Sebelum kita masuk ke pentingnya defensive driving, ada baiknya kita mengetahui 
kenyataan yang ada di Indonesia:
Lebar dan panjang jalandi Indonesia tidak sebanding dengan jumlah kendaraan 
bermotor yang ada, dan pertambahan jalan tidak sebanding pula dengan 
pertambahan kendaraan bermotor.Masih rendahnya budaya/etika berkendara sehingga 
kemungkinan kecelakaan lebih besar.Sebuah data menunjukkan, kecelakaan jalan 
raya di Tanah Air telah menelan 30.000 korban per tahun atau 83 korban per 
hari, jauh di atas korban flu burung di Indonesia yang hanya 100 orang per 
tahun.Korban kematian pengguna kendaraan bermotor menyebabkan turunnya tingkat 
kesejehteraan keluarga masyarakat produktif Indonesia sampai sebesar 62,5%
Jadi dari fakta diatas berarti ada resiko berkendara di Indonesia, yang bisa 
dibagi menjadi dua yaitu faktor eksternal dan faktor internal.
Faktor eksternal berhubungan dengan segala sesuatu diluar diri dan kendaraan 
kita seperti: pengendara lain, kendaraan lain, pejalan kaki, kondisi 
jalan.Sedangkan faktor internal dipengaruhi diri sendiri saat berkendara 
misalnya seperti psikologi berkendara dan juga faktor kondisi kendaraan yang 
mungkin kurang prima.
Dari resiko-resiko diatas maka kita sangat dianjurkan menjadi seorang pengemudi 
yang defensive.
Pengertian Defensive Driving adalah : berkendara dengan selalu mengantisipasi
bahaya untuk mencegah kecelakaan. dengan tujuan:
Memiliki sikap mengemudi yang aman dan nyaman bagi diri sendiri, penumpang atau 
pengguna jalan lain
Memahami dan mampu melakukan aturan dan teknik mengemudi yang selalu 
mengantisipasi
bahaya di jalan rayaMengetahui teknikal kendaraan sehingga meningkatkan rasa 
percaya diri dan lebihmenghargai tanggung jawab mengemudiMemiliki sikap 
disiplin dan sopan-santun berlalulintas.
Adapun keuntungan yang didapat dari menjadi pengemudi Defensive adalah:
menurunkan angka kecelakaan hingga 70%meningkatkan keamanan pribadi, penumpang 
dan pengguna jalan lain
meningkatkan moral/etika berkendara
menekan premi asuransimengurangi kerusakan kendaraanmeningkatkan harga jual 
kembali dari kendaraanmengurangi hilangnya waktu kerjamengurangi claim sakit
Jadi lebih baik mencegah daripada mengobati, lebih baik menjadi pengendara 
defensive sekarang sebelum kecelakaan menimpa anda. Dengan investasi yang bisa 
dibilang tidak besar dibandingkan bila anda harus memperbaiki mobil anda yang 
rusak atau membayar biaya rumah sakit akibat kecelakaan tersebut, belum lagi 
apabila ada kerugian di pihak pengendara lain yang harus kita tanggung. JADI 
JADILAH DEFENSIVE DRIVER SEKARANG JUGA!

Salam
Roslianna Driving Consultant
www.kursusmengemudi.com






      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke