Demo Damai
http://www.inilah.com/news/politik/2009/12/10/213881/demo-damai-sby-dituntut-minta-maaf/
Bayu Hermawan



Fadjroel Rahman
(inilah.com /Dokumen)

INILAH.COM, Jakarta - Aktivis Gerakan Indonesia Bersih, Fadjroel Rahman 
menuntut Presiden SBY meminta maaf karena peringatan hari antikorupsi berjalan 
tidak rusuh seperti apa yang dikatakan SBY.
"Melihat kejadian kemarin, dimana aksi benar-benar berjalan aman dan terkendali 
dan sama sekali tidak sesuai dengan pidato yang disampaikan Presiden, maka 
Presiden harus benar-benar meminta maaf," tegas Fadjroel Rahman kepada 
INILAH.COM, Jakarta, Kamis (10/12). 
Dirinya juga mengatakan, pidato presiden yang sangat intimidatif yang 
disampaikan sebelum aksi 9 Desember benar-benar membawa kerugian bagi civil 
society.
"Jelas, kita jadi susah untuk apa-apa, mau bikin panggung susah, pinjam alat 
soud system susah, bahkan rencana kami untuk mengelar acara di malam sebelum 
aksi yang rencananya akan digelar di TIM gagal karena tidak mendapatkan izin," 
katanya. 
Selain merugikan gerakan civil society, menurutnya, apa yang disampaikan 
Presiden SBY sedikit banyak berpengaruh di masyarakat.
"Sedikit banyak ada pengaruhnya mulai dari mereka yang enggan pergi dan 
beraktivitas keluar, hingga mereka yang enggan ikut aksi karena takut terjadi 
kerusuhan," ujar Fadroel. Saat dikatakan apakah itu yang menyebabkan jumlah 
peserta aksi tidak sesuai apa yang ditargetkan, Fadjroel tidak memungkirinya.
Seharusnya, sambung dia, Presiden SBY tidak perlu menyampaikan hal itu, karena 
itu justru membuat dirinya dinilai sebagai pemimpin yang mudah takut. "Jika 
mereka mengatakan hal-hal yang ditakutkan Presiden tidak terjadi, karena 
Presiden sudah mengingatkan sebelumnya, itu tidak bisa dijadikan alasan 
pembenaran, itu salahnya kenapa mengikuti laporan intelijen yang salah," 
imbuhnya. 
Fadjroel juga mengingatkan, orang-orang tidak bisa mengurus negara hanya dengan 
cara ancam mengancam. "Karena itu adalah cara yang khas ala Orba, jadi jika 
pemerintah sekarang menjalankan cara itu jadi pemerintah sekarang tidak beda 
dengan Orba," cetusnya. [mut]


      Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat. Undang teman dari 
Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang! 
http://id.messenger.yahoo.com/invite/

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke