Dear all,

Sekedar intermezzo dan bahan renungan kita bersama, Insya Allah di komunitas BC 
kisah serupa ii tidak terjadi, karena kita semua tidak punya cita2 menjadi 
seperti yang begitu,kita juga tidak mau jadi korban dari yang begitu, karena 
yang begitu itu tidak bagus kalau dibegitukan... :)

Apaan itu yg begituan?, selamat membaca...
Yang saya kasih kode "..." adalah penggantian nama dari komunitas dan pihak 
korban dalam kisah nyata ini, demi menghargai privacy dan kenyamanan yang 
bersangkutan.

Salam,
Deni


===================================================
--- In [email protected], "Mas-XXX" <toyotabm11...@...> wrote:

Assalamu'alaikum dan Selamat pagi Rekan "XXX-Mania",

Pada bulan mei 2010 melalui AGROMARET.COM media jual beli agrobisnis mengenal 
UD.SEGARA TELUR sebagai produsen telur ayam negeri di jl.Raya Gaprang RT.02 
RW.01, Blitar, Jawa Timur 66171. a/n Anton no hp 087756375878.

Tetapi pada bulan Juli Anton menghubungi saya dengan no lain untuk menanyakan 
kelanjutan pemesanan telur. Dan saya tanya kenapa no lama gak bisa dihubungi 
dan namanya bukan Anton tetapi Sholeh, dia bilang kalau Anton dan sholeh adalah 
orang yang sama dengan nama lengkap Anton Sholeh...(ada nama panjangnya lagi 
tetapi saya lupa) sedang alamatnya saya chek di agromaret.com alamatnya ngunut, 
tulung agung, jawa timur 66171 no hp 085646600091. dan saya pikir gak ada 
masalah karena orang yang sama, hingga tanggal 9 Juli 2010 kami sepakat 
mengadakan transaksi jual beli telur perdana dengan jumlah 3 ton untuk kirim ke 
wilayah Jabotabek dan Surabaya.

Mulanya AS minta DP 20% tapi saya gak mau (kawatir nanti gak dikirim karena 
baru pertama dan saya tidak kelokasi langsung) akhirnya deal saya kasih DP 
500rb dan saya transfer tgl 10/7/2010 jam 18:40:10 melalui ATM BCA ke BANK 
PERMATA a/n HENI AGUSTINA. Kami janji ketemu di bandara cengkareng JKT, AS 
berangkat hari sabtu jam 8 malam ke Jkt dan saya hari Minggu jam 9:25 tetapi 
karena pesawat 2x delay saya sampai di Jkt jam 16:30 dan langsung hubungi AS 
tetapi nomor dialihkan ke nomor lain, lalau saya sms kadang fail dan kadang 
masuk tetapi gak di balas hingga saya tunggu sampai hari selasa hasilnya nihil.

Pihak pemesanpun tanyakan terus kenapa telur belum datang, akhirnya saya cerita 
apa adanya..

Ternyata beliau cerita bahwa pernah ditipu semacam ini juga dan setelah kami 
cocokkan datanya ternyata orang yang sama yang menipu. Melalui media ini saya 
berpesan kepada pak Anton Sholeh...

Kalau anda membaca posting saya ini tolong sadarlah pak..Uang 500rb gak usah 
kembalikan untuk sedekah kepada bpk sekeluarga tetapi saya tidak akan memaafkan 
kelakuan bpk sampai menjelang bapak meninggal, kalau bapak tidak mau minta maaf 
sama saya secara langsung juga pada orang yang pernah bapak tipu...

Kepada rekan "XXX-Mania" mohon berhati-hati, untuk transaksi melalui transfer 
kalau belum kenal betul, karena kadang sulit memberi kepercayaan kepada orang 
sebelum kenal betul kondisi dan karakter orang tersebut.

Thanks & Wassalam
"Mr. X" 

=================================================


Kirim email ke