Subject: FW: Ketika Maut Meminangmu .... 
Date: Thu, 27 Jul 2006 17:46:46 +0700 
From: "Dudy Iskandar" <[EMAIL PROTECTED]> 
To: [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED],
[EMAIL PROTECTED], "Utami Pangestuti"
<[EMAIL PROTECTED]>, "Lisa Desianty" <[EMAIL PROTECTED]>,
"Eko Kun" <[EMAIL PROTECTED]>, "sjahril
samad" <[EMAIL PROTECTED]>,
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED] 

Dari tetangga yang sangat baik dan peduli akan kita
semua ....  
 

Ketika Maut Meminangmu 

 

Apa kabar sahabatku...??
Lama nian kita tak jumpa dan tak bertegur sapa 

Saya yakin bukan karena kebencian diantara kita
Sayapun yakin bukan karena apa - apa...
Tapi rutinitas kesibukan yang tlah menjebak kita

Satu hal sebagai bahan renungan kita...
Tuk merenungkan indahnya malam pertama
Tapi bukan malam penuh kenikmatan duniawiah semata
Bukan malam pertama masuk ke peraduan Adam dan Hawa

Justeru malam pertama perkawinan kita dengan Sang
Mauuut
Sebuah malam yang meninggalkan isak tangis sanak
saudara

Hari itu...mempelai sangat dimanjakan
Mandipun...harus dimandikan

Seluruh badan kita terbuka....
Tak ada sehelai benangpun menutupinya..
Tak ada sedikitpun rasa malu...
Seluruh badan digosok dan dibersihkan
Kotoran dari lubang hidung dan anus dikeluarkan
Bahkan lubang – lubang itupun ditutupi kapas putih...
Itulah sosok kita....
Itulah jasad kita waktu itu

Setelah dimandikan...,
Kitapun kan dipakaikan gaun cantik berwarna putih
Kain itu ...jarang orang memakainya..
Karena bermerk sangat terkenal bernama Kafan
Wewangian ditaburkan ke baju kita...
Bagian kepala..,badan..., dan kaki diikatkan
Tataplah....tataplah...itulah wajah kita Keranda
pelaminan...
Langsung disiapkan Pengantin bersanding sendirian...

Mempelai di arak keliling kampung bertandukan tetangga


Menuju istana keabadian sebagai simbol asal usul kita
Diiringi langkah gontai seluruh keluarga 

Serta rasa haru para handai taulan

Gamelan syahdu bersyairkan adzan dan kalimah kudus 

Akad nikahnya bacaan talkin...
Berwalikan liang lahat..
Saksi - saksinya nisan-nisan..yang tlah tiba duluan

Siraman air mawar..pengantar akhir kerinduan

dan akhirnya.....
Tiba masa pengantin..
Menunggu dan ditinggal sendirian...
Tuk mempertanggungjawabkan seluruh langkah
kehidupan

Malam pertama bersama KEKASIH..
Ditemani rayap - rayap dan cacing tanah
Di kamar bertilamkan tanah..
Dan ketika 7 langkah tlah pergi....
Kitapun kan ditanyai oleh sang Malaikat...
Kita tak tahu apakah akan memperoleh Nikmat Kubur...
Ataukah kita kan memperoleh Siksa Kubur.....
Kita tak tahu...dan tak seorangpun yang tahu....
Tapi anehnya kita tak pernah galau ketakutan....
Padahal nikmat atau siksa yang kan kita terima 

Kita sungkan sekali meneteskan air mata...
Seolah barang berharga yang sangat mahal...

Dan Dia Kekasih itu..
Menetapkanmu ke syurga..
Atau melemparkan dirimu ke neraka..
Tentunya kita berharap menjadi ahli syurga...
Tapi....tapi ....sudah pantaskah sikap kita selama
ini...
Untuk disebut sebagai ahli syurga ?????????

Sahabat...mohon maaf...jika malam itu aku tak
menemanimu

Bukan aku tak setia...
Bukan aku berkhianat....
Tapi itulah komitmen azali tentang hidup dan kehidupan


Tapi percayalah...aku pasti kan mendo'akanmu...
Karena ...aku sungguh menyayangimu...
Rasa sayangku padamu lebih dari apa yang kau duga 

Aku berdo'a...semoga kau jadi ahli syurga.

Amien

Sahabat....., jika ini adalah bacaan terakhirmu  

Jika ini adalah renungan peringatan dari Kekasihmu

Ambillah hikmahnya.....
Tapi jika ini adalah salahku...maafkan aku....
Terlebih jika aku harus mendahuluimu....
Ikhlaskan dan maafkan seluruh khilafku
Yang pasti pernah menyakiti atau mengecewakanmu.....

Kalau tulisan ini ada manfaatnya....
Silakan di print out dan kau simpan sebagai
renungan...
Siapa tahu ...suatu saat kau ingat padaku
Dan...aku tlah di alam lain....

Satu pintaku padamu...

Tolong do'akan aku....



__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

Kirim email ke