Kemungkinan siapa saja pelaku di belakang semua ini bisa siapa saja. Kemungkinan terbesar : 1. Lawan politik dalam negeri. (Musharaff misalnya). Alasannya : karena Bhutto adalah orang kuat, dengan garis keturunan yang juga kuat dan terpandang di percaturan politik dalam negeri dan dunia, serta memiliki banyak sekali pendukung yang setia, Bhutto adalah ancaman terbesar bagi lawan-lawan politiknya dalam merebut lagi kekuasaan di Pakistan. 2. Musuh-musuh negara yang menjadi sekutu Bhutto. Konon, Pakistan dengan Bhutto-nya adalah sekutu terdekat Amerika di Asia Selatan. Nah, jika Bhutto nantinya kembali berkuasa, ini juga bisa jadi ancaman bagi musuh sekutu Bhutto. Hmmm... jadi, yaa.. gitu deeh... 3. Orang-orang yang setia dengan Bhutto senior (bapaknya Benazir). Konon, Bhutto senior atau bapaknya Benazir Bhutto itu sangat anti pada Amerika. (benarkah demikian? CMIIW). Nah, sementara Bhutto junior (yang belajar banyak di Universitas-universitas di Amerika --- sehingga mungkin saja terkontaminasi) adalah pemimpin pakistan yang sangat 'bersahabat' dengan Amerika. Hmmm... jadi, kalau ada orang yang loyal pada si Bhutto senior, bisa saja jadi dendam plus jengkle', plus kesal, plus takut, plus paranoid, jika Bhutto junior benar-benar kembali berkuasa, karena kemungkinan 'persahabatan' dengan Amerika akan semakin terjalin mesra. (dan ini berarti pengkhianatan terhadap Bhutto senior. Ok?!)
Nahh.. begitu menurut pandangan saya. Kalau tuduhan terhadap Alqaidah, ah... saya malah ndak percaya. Al Qaidah sendiri masih saya anggap kelompok fiktif, dan kelompok maya yang maya sebenar-benarnya. (Bahkan Angingmammiri saja saya anggap lebih nyata daripada Al Qaidah). Nah, dengan ke-fiktif-an dan ke-maya-an Al Qaidah itu, orang-orang atau negara-negara yang sudah memiliki image buruk dan paranoid dengan islam akan mengatakan (atau mendesain keadaan) "Al Qaidah adalah pelaku di balik ini semua". Toh, Al Qaidah sendiri (kalau pun memang Al Qaidah itu benar ada) ndak pernah muncul ke depan publik atau mengadakan konferensi pers untuk mengklarifikasi atau membantah tuduhan orang-orang atau negara-negara itu. Kalau pers mengatakan "Al Qaidah mengaku berada di balik pembunuhan Bhutto", itu bisa saja hanya 'inisiatif' pers untuk membuat berita korannya laku keras, karena Al Qaidah itu kelompok teroris yang paling famous di telinga semua manusia di penjuru bumi. Hmmm... Jadi kesimpulannya, saya ndak percaya. (atau simpulkan saja sendiri) -- salam hangat penuh lelah... http://blogaholicacute.blogspot.com
