wah tuty.. jadi mi kah?
tawwa.. berapa bulanmi ces?

moga lancar n sehat2 slalu.. :)

2008/10/21 Tuty Yusra <[EMAIL PROTECTED]>

>
> aduh.. kasiannya kodong..
> mudah2an tidak terjadi pada kita semua
> dan bersyukurlah kita ternyata masih banyak yang lebih susah :(
>
> *berdoa sambil mengelus perut*
>
> Pada tanggal 21/10/08, Syaifullah Ahmad Faisal dg.Gassing <
> [EMAIL PROTECTED]> menulis:
>
>>  Sedihku baca ceritamu Ra..
>> sebagai ayah yg sudah 2x menyaksikan langsung proses kelahiran anaknya, sy
>> bisa merasakan beratnya perjuangan sang ibu...
>> sayang, ujungnya tak semanis yang diharapkan..
>> tapi..
>> Insya Allah si jabang bayi akan jadi malaikat kecil di hari akhir nanti
>> yang akan menuntun kedua orang tuanya...
>>
>> hhh..negeri kita memang kaya, tapi sayang masih banyak juga yang masih
>> kekurangan..
>>
>> On Tue, Oct 21, 2008 at 9:40 AM, Irayani Queencyputri <
>> [EMAIL PROTECTED]> wrote:
>>
>>> Ada sesuatu yg bikin miris pagi ini :(
>>>
>>> Sebelumnya saya nginfoin kalo di Puskesmas Tambelan itu ada UGD 24
>>> jam-nya dan ruang rawat inap. Lumayan lah walau tidak selengkap rumah sakit.
>>>
>>> Subuh tadi jam 2, masuk seorang ibu yg ingin melahirkan. Diterima di UGD.
>>> Dan didampingi oleh bidan dan beberapa perawat untuk membantu persalinan.
>>>
>>> Sampai pagi tadi, anaknya belum lahir juga. Keluarga besarnya banyak yang
>>> datang.
>>>
>>> Ternyata anaknya ga bisa keluar. Awalnya baru keluar kepalanya. Kemudian
>>> setengah badannya, lalu gak bisa lagi keluar. Sampai jam 8 pagi tadi
>>> keadaannya masih demikian. Bayinya besar, susah melewati jalur persalinan
>>> normal.
>>>
>>> Dalam kasus seperti ini, harusnya dicaesar saja. Tapi apa daya, peralatan
>>> dan tenaga puskesmas tidak memadai :( jadilah ibu itu "dipaksa" melahirkan
>>> secara normal.
>>>
>>> Jam 9 lewat 10 menit tadi, akhirnya bayi tersebut berhasil dilahirkan.
>>> Tetapi sudah terlambat, sang bayi sudah tak dapat diselamatkan lagi.
>>> Beratnya 5 kg.
>>>
>>> Menurut staf puskesmas, hal ini sering terjadi, dan mereka harus
>>> merelakan kepergian anak2 yang tidak bisa ditolong :(
>>>
>>> Di pulau seterpencil ini, di mana kapal hanya 2x sebulan dengan jarak
>>> tempuh 24 jam, tidak ada yang bisa dilakukan untuk menyelamatkan sang bayi
>>> ;(
>>> Mau dilarikan ke rumah sakit di Tanjung Pinang pun tidak bisa karena
>>> kendala transportasi.
>>>
>>> Bagi mereka yang punya duit lebih, mungkin sebelum kelahiran akan
>>> bersiap2 melahirkan di Tanjung Pinang sana. Tapi bagi mereka yang duitnya
>>> pas-pasan, puskesmas lah yang menjadi harapan satu-satunya.
>>>
>>> *sedih*
>>>
>>>
>>> --
>>> Peace, Love and Smile :)
>>> Rara
>>> -=[God bless you!]=-
>>> --
>>> Me? Just click http://i-rara.com/
>>>
>>> Sent from my DentalBlogger(R) wireless device
>>> ------------------------------------
>>>
>>> Komunitas Blogger Makassar
>>> http://www.angingmammiri.org/Yahoo! Groups Links
>>>
>>>
>>>
>>>
>>
>>
>> --
>> -----
>> "Keep on Bloggin' in a free world..!!!"
>> read the contents of my brain at :
>> http://daenggassing.com/
>>
>>
>  
>



-- 
Muhammad Rusdianto
[EMAIL PROTECTED]
http://rusdianto.net
Hanya dengan mengingat Allah, hati akan tenang
now surely by Allah's remembrance are the hearts set at rest
>> al-Ra'd [13]: 28

Kirim email ke