Buset lengkap betul. Kalo yang saya alami:
* semakin lama kentut ditahan semakin mantap baunya
* semakin nyaring bunyinya semakin tidak berbau
* setelah BAB kentut cenderung semakin tidak berbau



On 3/31/09, Muhammad Rusdianto <[email protected]> wrote:
> Sumber: dari milis sebelah.. :))
>
>
> Artikel ttg Kentut boleh juga neh...
>
> BACA DENGAN PELAN-PELAN DAN DIRENUNGKAN...
>
> *Pertanyaan seputar kentut.....**
>
> 1. Dari mana asal kentut ?
> Dari gas dalam usus. Gas dalam usus berasal dari udara yang kita telan, gas
> yang menerobos ke usus dari darah, gas dari reaksi kimia & gas dari bakteri
> dalam perut.
>
> 2. Apa komposisi kentut ?
> Bervariasi. Makin banyak udara anda telan, makin banyak kadar nitrogen dalam
> kentut (oksigen dari udara terabsorbsi oleh tubuh sebelum sampai di usus).
> Adanya bakteri serta reaksi kimia antara asam perut & cairan usus
> menghasilkan karbondioksida. Bakteri juga menghasilkan metana & hidrogen.
> Proporsi masing-masing gas tergantung apa yang anda makan, berapa banyak
> udara tertelan, jenis bakteri dalam usus, berapa lama kita menahan kentut.
> Makin lama menahan kentut, makin besar proporsi nitrogen, karena gas-gas
> lain terabsorbsi oleh darah melalui dinding usus. Orang yang makannya
> tergesa-gesa kadar oksigen dalam kentut lebih banyak karena tubuhnya tidak
> sempat mengabsorbsi oksigen. (Makanya jangan suka nahan kentut ).
>
> 3. Kenapa kentut berbau busuk ?
> Bau kentut karena kandungan hidrogen sulfida & merkaptan. Kedua senyawa ini
> mengandung sulfur (belerang). Makin banyak kandungan sulfur dalam makanan
> anda, makin banyak sulfida & merkaptan diproduksi oleh bakteri dalam perut,
> & makin busuklah kentut anda. Telur & daging punya peran besar dalam
> memproduksi bau busuk kentut. Kacang-kacangan berperan dalam memproduksi
> volume kentut, bukan dalam kebusukannya.
>
> 4. Kenapa kentut menimbulkan bunyi ?
> Karena adanya vibrasi lubang anus saat kentut diproduksi. Kerasnya bunyi
> tergantung pada kecepatan gas. (Dan diameter lubang anus anda,
> hi..hi....)
>
> 5. Kenapa kentut yang busuk itu hangat & tidak bersuara ?
> Salah satu sumber kentut adalah bakteri. Fermentasi bakteri & proses
> pencernaan memproduksi panas, hasil sampingnya adalah gas busuk. Ukuran
> gelembung gas lebih kecil, hangat & jenuh dengan produk metabolisme bakteri
> yg berbau busuk. Ini kemudian menjadi kentut, walau hanya kecil volumenya...
> SBD (Silent But Deadly).
>
> 6. Berapa banyak kentut diproduksi sehari ?
> Rata-rata setengah liter sehari dalam 14 kali kentut.
>
> 7. Mengapa kentut keluar melalui lubang dubur ?
> Karena density-nya lebih ringan, kenapa gas kentut tidak melakukan
> perjalanan ke atas? Tidak demikian. Gerak peristaltik usus mendorong isinya
> ke arah bawah. Tekanan di sekitar anus lebih rendah. Gerak peristaltik usus
> menjadikan ruang menjadi bertekanan, sehingga memaksa isi usus, termasuk
> gas-nya untuk bergerak ke kawasan yg bertekanan lebih rendah, yaitu sekitar
> anus. Dalam perjalanan ke arah anus, gelembung-gelembung kecil bergabung
> jadi gelembung besar. Kalau tidak ada gerak peristaltik, gelembung gas akan
> menerobos ke atas lagi, tapi tidak terlalu jauh, karena bentuk usus yg rumit
> & berbeit-belit. (Bayangkan kalo kentut keluar dari lubang hidung).
>
> 8. Berapa waktu yang diperlukan oleh kentut untuk melakukan perjalanan ke
> hidung orang lain ?
> Tergantung kondisi udara, seperti kelembaban, suhu, kecepatan & arah angin,
> berat molekul gas kentut, jarak antara 'transmitter' dengan 'receiver'.
> Begitu meninggalkan sumbernya, gas kentut menyebar & konsentrasinya
> berkurang. Kalau kentut tidak terdeteksi dalam beberapa detik, berarti
> mengalami pengenceran di udara & hilang ditelan udara selama-lamanya.
> Kecuali kalau anda kentut di ruang sempit, seperti lift, mobil,
> konsentrasinya lebih banyak, sehingga baunya akan tinggal dalam waktu lama
> sampai akhirnya diserap dinding.
>
> 9. Apakah setiap orang kentut ?
> Sudah pasti, kalau masih hidup. Sesaat setelah meninggal pun orang masih
> bisa kentut. (Makanya gak usah malu kalo sering kentut)
>
> 10. Betulkah laki-laki kentut lebih sering daripada perempuan ?
> Tidak ada kaitannya dengan gender.. Kalau benar, berarti perempuan menahan
> kentutnya, & saat kentut banyak sekali jumlah yg dikeluarkan.
>
> 11. Saat apa biasanya orang kentut ?
> Pagi hari di toilet, yang disebut "morning thunder". Kalau resonansinya
> bagus, bisa kedengaran di seluruh penjuru rumah.
>
> 12. Mengapa makan kacang-kacangan menyebabkan banyak kentut ?
> Kacang-kacangan mengandung zat gula yang tidak bisa dicerna tubuh. Gula tsb
> (raffinose, stachiose, verbascose) jika mencapai usus, bakteri di usus
> langsung berpesta pora & membuat banyak gas. Jagung, paprika, kubis,
> kembang kol, susu juga penyebab banyak kentut (bukan baunya!).
>
> 13. Selain makanan, apa saja penyebab kentut ?
> Udara yang tertelan, makan terburu-buru, makan tanpa dikunyah, minum soft
> drink, naik pesawat udara (karena tekanan udara lebih rendah, sehingga gas
> di dalam usus mengalami ekspansi & muncul sebagai kentut).
>
> 14. Apakah kentut sama dengan sendawa, tapi muncul dari lain lubang ?
> Tidak... sendawa muncul dari perut, komposisi kimianya lain dengan kentut.
> Sendawa mengandung udara lebih banyak, kentut mengandung gas yang
> diproduksi oleh bakteri lebih banyak.
>
> 15. Kemana perginya gas kentut kalau ditahan tidak dikeluarkan ?
> Bukan diabsorbsi darah, bukan hilang karena bocor.. Tapi bermigrasi ke
> bagian atas menuju usus & pada gilirannya akan keluar juga. Jadi bukan
> lenyap, tapi hanya mengalami penundaan.
>
> 16. Mungkinkah kentut terbakar ?
> Bisa saja. Kentut mengandung metana, hidrogen yang combustible (gas alam
> mengandung komponen ini juga). Kalau terbakar, nyala-nya berwarna biru
> karena kandungan unsur hidrogen. (Kalo naik gunung, lupa bawa korek api tapi
> mau masak indomie, pakai aja kentut buat nyalain kompor)
>
> 17. Bisakah menyalakan korek api dengan kentut ?
> Jangan mengada-ada. ... konsistensinya lain. Juga suhunya tidak cukup panas
> untuk memulai pembakaran.
>
> 18. Mengapa kentut anjing & kucing lebih busuk ?
> Karena anjing & kucing adalah karnivora (pemakan daging). Daging kaya akan
> protein. Protein mengandung banyak sulfur, jadi bau kentut binatang ini
> lebih busuk. Lain dengan herbivora seperti sapi, kuda, gajah, yang
> memproduksi kentut lebih banyak, lebih lama, lebih keras bunyinya, tapi
> relatif tidak berbau. (Makanya lebih baik pelihara gajah di rumah daripada
> anjing).
>
> 19. Betulkah bisa teler kalau mencium bau kentut 2-3 kali berturut-turut ?
> Kentut mengandung sedikit oksigen, mungkin saja anda mengalami pusing kalau
> mencium bau kentut terlalu banyak. (Makanya yang punya hobi cium bau kentut,
> sebaiknya dikurangin)
>
> 20. Apakah warna kentut ?
> Tidak berwarna. Kalau warnanya oranye seperti gas nitrogen oksida, akan
> ketahuan siapa yang kentut.
>
> 21. Kentut itu apakah asam, basa atau netral ?
> Asam, karena mengandung karbondioksisa (CO2) & hidrogen sulfida (H2S).
>
> 22. Apa yang terjadi kalau seseorang kentut di planet Venus ?
> Planet Venus sudah banyak mengandung sulfur (belerang) di lapisan udaranya,
> jadi kentut di sanapun tidak ada pengaruhnya.*
>
>
> --
> =====================================================================
> Muhammad Rusdianto
> Email : [email protected]
> Blog : http://rusdianto.net
> YM : antok_09
> Barangsiapa merintis jalan mencari ilmu maka Allah akan memudahkan baginya
> jalan ke surga. (HR. Muslim)
> =====================================================================
>


-- 
http://hasant.wordpress.com
siddi laleng tenriola, wirinna bittarae

Kirim email ke