jawapos,Sabtu, 02 Apr 2005,
Sabtu, 02 Apr 2005,
Kokpit Sesak, Wurz Mengesankan
Babak latihan Grand Prix Bahrain kemarin tentu sangat
melegakan bagi test driver McLaren-Mercedes, Alexander
Wurz. Untuk kali pertama sejak tahun 2000, dia tampil
di sebuah grand prix.
Walaupun sekarang statusnya pembalap ketiga, hanya
boleh turun saat babak latihan di hari Jumat, Wurz
tetap boleh berbangga. Sebab, dia kembali tampil di
hadapan puluhan ribu penonton, diperhatikan oleh semua
bos tim F1 di jalur pit. Sebelum ini, selama empat
tahun, dia hanya bisa mengemudikan mobil saat uji
coba, di lintasan kosong.
Dan kemarin, Wurz berhasil meninggalkan kesan manis,
setelah mencatat waktu terbaik di sesi kedua dan
terakhir. Pembalap Austria berusia 31 tahun ini memang
sabar luar biasa. Empat tahun lamanya dia menunggu
kesempatan seperti kemarin. Kesempatan ini baru tiba,
setelah Juan Pablo Montoya mengalami retak tulang
bahu, sehingga McLaren membutuhkan pembalap pengganti.
Test driver yang lain, Pedro de la Rosa, mendapat
"hadiah" terbesar, tampil di dalam lomba menggantikan
Montoya. Sedangkan Wurz menggantikan De la Rosa
sebagai pembalap ketiga. Percaya atau tidak, kemarin
adalah kesempatan pertama Wurz mengendarai mobil
MP4-20. Sebelum ini, dia hanya bisa uji coba naik
mobil lama, MP4-19B, karena MP4-20 terlalu kecil
untuknya. Dengan tinggi badan sekitar 185 cm, Wurz
memang sulit duduk nyaman di kebanyakan mobil Formula
1.
Awal pekan ini, McLaren telah bekerja keras menyiapkan
kokpit khusus untuk Wurz, supaya dia bisa tampil akhir
pekan ini. Dan Wurz bersyukur timnya mau membalas
kesetiaannya dalam beberapa tahun belakangan. "Ini
adalah risiko besar untuk tim kami. Karena kami tak
tahu apakah saya bisa duduk dengan nyaman. Komponen
khusus untuk saya saja baru tiba Kamis malam," papar
Wurz, yang masih duduk sesak di dalam kokpit.
Mantan pembalap Benetton itu mengaku punya impian
tampil sebagai pembalap. Tapi dia juga sadar diri.
Dengan situasi seperti sekarang, akan lebih
menguntungkan bagi McLaren bila De la Rosa yang turun
menggantikan Montoya. "Dia (De la Rosa, Red) sudah
sering mengendarai mobil (baru) ini. Sedangkan saya
sama sekali tak pernah," pungkasnya.
Dengan kesabaran dan mentalitas seperti itu, jangan
kaget kalau performa mengesankan Wurz kemarin bisa
mengantarkannya kembali sebagai pembalap full time.
Mungkin bukan dengan McLaren, tapi yang penting
kembali balapan. (aza)
====
Sabtu, 02 Apr 2005,
Trulli: Toyota Belum Bisa Juara
Entah merendah atau sengaja membuat lawannya lengah,
Jarno Trulli, pembalap Toyota, sempat menyatakan kalau
tahun ini timnya tidak layak membicarakan juara.
Catatan prestasi manis di Australia dan Malaysia
dinilai belum bisa dijadikan indikasi kalau Toyota
berpeluang merebut gelar juara.
"Terlalu awal bagi kami untuk membahas apakah kami
mampu atau tidak menjuarai balapan. Musim ini bukanlah
musim yang tepat bagi kami untuk memburu gelar juara
meski kami membukukan start yang bagus," jelas Trulli.
Trulli, pada Grand Prix Malaysia lalu berhasil finish
di urutan kedua. Dia selalu start di urutan depan, dan
nyaris merebut pole possition.
Sayang, pembalap Italia ini tidak menjelaskan apa yang
membuat dia bersikap pesimistis timnya bakal kesulitan
bersaing memperebutkan gelar juara. "Dalam setiap
balapan kami senantiasa berusaha melakukan yang
terbaik, adalah target utama kami," beber Trulli.
Prestasi Toyota musim ini luar biasa. Total mereka
meraih 12 poin dari 2 balapan. Bandingkan dengan tahun
lalu, ketika mereka hanya mengoleksi 9 poin dari 18
seri. Ralf Schumacher, meski belum secepat Trulli,
bertekad untuk memperbaiki catatan waktunya di Shakir.
Adik kandung juara dunia Michael Schumacher ini, di
Malaysia lalu berhasil finish di urutan kelima. Di
klasemen sementara, Toyota menguntit Renault yang ada
di urutan teratas.
Tidak demikian halnya dengan Presiden Toyota
Motorsport, John Howett. "Jarno dan Ralf mampu menjadi
pasangan yang serasi, mereka saling mendukung satu
sama lain," kata Howett. "Kami tim yang maih muda,
kami berada pada momentum yang pas, kami tinggal
menjaganya dana melihat hasil yang bisa kamia raih
pada akhir musim nanti," bebernya.(ang/afp/rtr)
--------
Sabtu, 02 Apr 2005,
Debut F2005 �Cukup Memuaskan�
Schumi Belepotan, Barrichello Terganjal Problem
Girboks
BAHRAIN - Momen yang ditunggu-tunggu penggemar Ferrari
kemarin akhirnya tiba. Mobil baru Kuda Jingkrak,
F2005, kemarin untuk kali pertama turun secara resmi
di arena balap, dalam babak latihan Grand Prix Bahrain
di Sirkuit Sakhir. Hanya saja, hasilnya masih belum
bisa membuat para penggemar merasa optimistis
menghadapi lomba Minggu besok.
Kemarin, Michael Schumacher memang mampu menembus lima
besar. Tapi di lintasan dia terlihat belepotan, harus
berjuang keras mengendalikan mobil. Beberapa kali dia
mengunci ban depan, tanda kurangnya keseimbangan
mobil.
Lebih parah lagi, rekan setimnya Rubens Barrichello
hanya mampu melahap lima lap, karena menghadapi
masalah girboks.Mobil F2005 memang dipaksakan turun di
Bahrain akhir pekan ini. Menurut jadwal, mobil itu
seharusnya baru akan dipakai di Grand Prix Spanyol,
Mei mendatang. Tapi karena Ferrari tak mampu tampil
kompetitif di dua seri pertama, tim juara dunia itu
pun mempercepat debut F2005. Padahal, mobil itu baru
selesai dua unit.
Jadi Schumi -julukan Michael-dan Barrichello tampil di
Bahrain tanpa mobil cadangan yang sepadan. Kalau ada
masalah, mereka harus kembali memakai F2004M, mobil
musim lalu yang dimodifikasi agar sesuai dengan
regulasi tahun ini. Ketahanan mobil secara keseluruhan
juga belum meyakinkan. Tak heran bila Barrichello
kemarin praktis tak sempat latihan. Walau kecepatan
dan ketahanan F2005 pada dasarnya masih tanda tanya,
Ferrari merasa optimistis bisa tampil kompetitif dan
meraih hasil baik.
"Hasil ini lumayan baik. Kami cukup senang dengan
mobil ini, cukup puas dengan hasil latihan," kata Ross
Brawn, direktur teknik Ferrari. Soal ban Bridgestone,
yang disebut sebagai penyebab kekalahan di Malaysia
dua pekan lalu, Brawn juga merasa cukup puas. "Sejauh
ini tidak ada masalah. Tapi kita harus selalu ingat
bahwa kondisi lintasan bisa terus berubah," paparnya.
Brawn menegaskan, ban yang mereka pakai belum terasa
seratus persen pas. Namun sudah mengarah ke performa
yang diinginkan. "Kalau ban kami mampu bertahan
sepanjang lomba, maka kami punya strategi yang baik
dan mobil yang lebih baik," ujarnya.
Dengan regulasi baru 2005, yang memaksa satu mesin
bertahan dua lomba, babak latihan menjelang lomba
memang semakin membingungkan untuk dijadikan bahan
perbandingan. Kebanyakan pembalap memilih tidak
ngotot, sekadar memanasi mesin. Mereka tak berani
ambil risiko melakukan banyak putaran, khawatir
mesinnya tidak awet untuk lomba berikutnya.
Meski demikian, dari hasil kemarin, bisa dipastikan
Renault dan McLaren-Mercedes masih menjadi barometer
kecepatan mobil Formula 1 2005. Di sesi kedua dan
terakhir kemarin, test driver McLaren Alexander Wurz
berhasil menjadi yang tercepat. Bintang muda Renault,
Fernando Alonso, di urutan kedua. Di kedua sesi,
Renault dan McLaren masih menunjukkan konsistensi. Di
lomba ini, keduanya memang masih jadi unggulan utama.
Babak kualifikasi pertama dilangsungkan hari ini,
sedangkan kualifikasi penentuan dan lomba digelar
Minggu besok. (aza)
Hasil Latihan GP Bahrain (Sesi Kedua)
1. Alexander Wurz, McLaren-Mercedes 1 menit 30,695
detik
2. Fernando Alonso, Renault 1:31,969
3. Vitantonio Liuzzi, Red Bull-Cosworth 1:32,319
4. Pedro de la Rosa, Mclaren-Mercedes 1:32,333
5. Michael Schumacher, Ferrari 1:32,431
6. Jarno Trulli, Toyota 1:32,595
7. Giancarlo Fisichella, Renault 1:32,708
8. Kimi Raikkonen, McLaren-Mercedes 1:32,988
9. Jenson Button, BAR-Honda 1:33,037
10. Ralf Schumacher, Toyota 1:33,077
11. Nick Heidfeld, Williams-BMW 1:33,152
12. Takuma Sato, BAR-Honda 1:33,205
13. Christian Klien, Red Bull-Cosworth 1:33,436
14. Ricardo Zonta, Toyota 1:33,443
15. Mark Webber, Williams-BMW 1:33,563
16. David Coulthard, Red Bull-Cosworth 1:33,708
17. Felipe Massa, Sauber-Petronas 1:33,726
18. Narain Karthikeyan, Jordan-Toyota 1:33,981
19. Robert Doornbos, Jordan-Toyota 1:34,222
20. Jacques Villeneuve, Sauber-Petronas 1:34,300
21. Tiago Monteiro, Jordan-Toyota 1:34,727
22. Patrick Friesacher, Minardi-Cosworth 1:35,325
23. Christijan Albers, Minardi-Cosworth 1:36,094
24. Rubens Barrichello, Ferrari rusak girboks
__________________________________
Do you Yahoo!?
Yahoo! Personals - Better first dates. More second dates.
http://personals.yahoo.com
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital's
'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/6iY7fA/5WnJAA/Y3ZIAA/2_TolB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.
==========================================================
Milis Tabloid BOLA
Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL
PROTECTED]
==========================================================
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/bolaml/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/