jawapos,Selasa, 12 Apr 2005,
Inter Milan v AC Milan
Awas, Trauma!
MILAN - Hasil positif (2-0) yang diraih Rossonerri
pada first leg perempat final Liga Champions pekan
lalu belum bisa membuat kubu AC Milan tidur nyenyak.
Rasa cemas terus menghantui menjelang second leg di
kandang rival sekotanya, Inter Milan, dini hari nanti
WIB.
Milan justru mulai tertekan di saat posisinya berada
di atas angin. Lho? Ya, apalagi kalau bukan trauma di
perempat final Liga Champions musim lalu. Saat
berhadapan melawan Deportivo pada first leg, Milan
sudah unggul 4-1. Kemenangan itu membuat Rossonerri
begitu percaya diri saat melawat ke kandang wakil
Spanyol itu di Riazor.
Konfidensi Paolo Maldini dkk kian tinggi karena
Deportivo diyakini tak bisa memetik kemenangan 3-0
sebagai modal untuk lolos ke semifinal. Prediksi
punggawa Milan kali ini ternyata meleset. Deportivo
yang tampil spartan dan tanpa beban, berhasil
menggulung Milan 4-0. Rossonerri pun akhirnya harus
tersingkir karena kalah agregat gol.
Nah, sukses Deportivo itulah yang menjadi spirit bagi
Inter Milan kala menjamu Milan dalam laga derby dini
hari nanti. Inter optimistis Milan tak berada di
posisi menguntungkan untuk lolos menyusul beban berat
yang harus dipukul di pundak Maldini dkk. "Sepak bola
memang permainan yang aneh dan tak bisa dinalar.
Termasuk hasil mengejutkan di laga kedua," kata
Roberto Mancini, pelatih Inter kepada Reuters.
"Jika Anda percaya pada diri sendiri, segala
sesuatunya bisa terjadi buat Anda. Ada sebuah tim yang
bisa bangkit ketika kalah 0-3. Sementara kami hanya
kalah 0-2. Ada tim yang lebih lemah bisa mengalahkan
yang lebih kuat. Itu yang mungkin akan terjadi dalam
laga nanti," imbuhnya.
Kenapa Mancini optimistis? Tak lain karena pada laga
nanti dia sudah bisa menurunkan mesin gol andalan
Adriano setelah absen cukup lama karena cedera lutut.
Meski bomber asal Brazil itu belum bergabung bersama
rekan-rekannya dalam sesi latihan, tapi dia sudah
mengikuti latihan ringan atas bimbingan pelatih
khusus.
Adriano menjadi tumpuan karena dia pernah
menyelamatkan Inter di Babak 16 Besar saat menghadapi
FC Porto. Pada leg pertama, Inter ditahan Porto 1-1.
Inter akhirnya lolos lewat kemenangan telak 3-0 di leg
kedua di San Siro berkat ketiga gol yang dicetak
Adriano.
Inter semakin pede karena tim besutan Carlo Ancelotti
ini baru saja tampil buruk saat ditahan imbang tim
papan bawah Brescia di pentas Seri A Italia Minggu
lalu. Selain itu, ada celah di barisan pertahanan
Milan menyusul kabar cedera paha yang dialami kapten
tim Paolo Maldini. Di tengah, kerja para gelandang
Inter juga semakin ringan dengan ketidakhadiran
Gennaro Gatusso yang terkena skorsing.
"Untuk Maldini, kami masih harus menunggu sampai besok
(hariini). Jika kondisinya membaik, saya akan
menurunkannya. Kami memang hanya butuh hasil seri,
tapi saya yakin Inter akan memforsir serangan untuk
memburu kemenangan. Disitulah, peran Maldini sangat
dibutuhkan untuk meredam agresifitas Inter," ucap
Ancelotti.
Wasit Untungkan Inter ?
Di San Siro, suporter Milan boleh saja mendominasi
stadion yang menjadi markas kedua kubu. Namun, Inter
Milan masih bisa �berharap� bantuan pemain ke-12
lainnya. Siapa? Wasit. Lho, konspirasi loloskan
Nerrazurri ke semifinal?
Skenario itu memang belum tercium. Namun, menilik
track record Markus Merk, wasit asal Jerman yang
memimpin laga kali ini, tifosi Milan layak cemas. Merk
bukan wajah asing bagi Inter Milan lantaran wasit yang
memimpin final Euro 2004 itu sudah lima kali memimpin
partai yang dilakoni Nerrazurri, empat di antaranya
berakhir untuk kemenangan Inter. Satu laga lainnya
berakhir seri. Nah, catatan itulah yang membuat publik
Milan merasa miris.
"UEFA telah menugaskan wasit terbaik di laga penentuan
ini. Saya percaya, mereka (wasit) akan bekerja
maksimal. Mereka toh tetap manusia yang bisa membuat
kesalahan. Hanya, kesalahan itu tak harus dikaitkan
dengan keuntungan yang diperoleh tuan rumah,"papar
Carlo Ancelotti.
"Saya percaya, Milan masih bisa menjaga dominasi di
San Siro. Inter sudah pasti akan memburu kemenangan,
tapi kami juga tak ingin tiket semifinal
lepas,"lanjutnya.
Ancelotti benar. Dalam tiga tahun terakhir, julukan
penguasa San Siro lebih melekat di kubu Milan. Data
statistik menunjukkan, bahwa Inter belum pernah menang
dalam 9 pertemuan terakhir, baik di kancah domestik
maupun Eropa. Lebih ironis lagi, dalam tiga pertemuan
terakhir, Inter belum mampu menjebol gawang Milan.
(bas)
Lima Laga Inter Milan yang Dipimpin Merk :
03-12-1996 Boavista-Inter 0-2 (Piala UEFA)
31-03-1998 Inter-Spartak Moscow 2-1 (Piala UEFA)
25-11-1998 Inter-Real Madrid 3-1 (Liga Champions)
04-03-2002 Inter-Valencia 1-1 (Piala UEFA)
09-04-2003 Inter-Valencia 1-0(Liga Champions)
=====
Selasa, 12 Apr 2005,
Kondisi Tim :
Inter Milan :
Butuh kemenangan minimal 3-0 untuk bisa melangkah ke
semifinal. Tapi, Inter punya tambahan energi menyusul
kemenangan 1-0 atas Bologna di kancah Seri A Minggu
lalu. Kondisi Giuseppe Favalli, Juan
SebastiᮠVer��an Dejan Stankovic
lebih bugar pascaabsen menghadapi Bologna. Inter kian
solid menyusul kabar pulihnya bomber Adriano.
AC Milan :
Keunggulan 2-0 di leg pertama membuat Milan lebih
percaya diri. Milan hanya butuh hasil imbang atau
kalah tipis 0-1 untuk lolos. Sayangnya, persiapan
Milan jelang lawatan ke San Siro terganggu dari hasil
imbang 1-1 saat menghadapi Brescia Minggu lalu. Milan
juga tak bisa tampil solid menyusul skorsing terhadap
gelandang Gennaro Gattuso serta cedera yang diderita
Paolo Maldini dan Kakha Kaladze.
Kondisi Kedisiplinan :
Inter Milan :
Skorsing : -
Absen di Laga Berikutnya
Jika Terkena Kartu Kuning : Juan Sebastian Veron,
Cristiano Zanetti
AC Milan :
Skorsing : Gennaro Gattuso
Absen di Laga Berikutnya
Jika Terkena Kartu Kuning : Alessandro Nesta
===
Selasa, 12 Apr 2005,
Perkiraan Pemain :
Inter Milan (4-4-2): 1-Toldo (g); 4-J. Zanetti,
2-Cordoba, 11-Mihajlovic, 16-Favalli; 25-Stankovic,
14-Veron, 6-C. Zanetti, 19-Cambiasso; 30-Martins,
10-Adriano
Pelatih: Roberto Mancini
AC Milan (4-3-1-2): 1-Dida (g); 2-Cafu, 5-Costacurta,
31-Stam, 4-Kaladze; 23-Ambrosini, 21-Pirlo,
22-Seedorf; 22-Kaka; 7-Shevchenko, 11-Crespo
Pelatih: Carlo Ancelotti
Wasit : Markus Merk (Jerman)
Asisten Wasit 1 : Christian Schraer (Jerman)
Asisten Wasit 2 : Jan Hendrik-Salver(Jerman)
Fourth Official : Florian Meyer (Jerman)
Stadion : San Siro (Milan)
Head to Head
(Delapan Duel Terakhir):
06/04/2005 Milan v Inter 2-0 Liga Champions
27/2/2005 Inter v Milan 0-1 Seri A
24/10/2004 Milan v Inter 0-0 Seri A
21/2/2004 Milan v Inter 3-2 Seri A
5/10/2003 Inter v Milan 1-3 Seri A
13/5/2003 Inter v Milan 1-1 Liga Champions
7/5/2003 Milan v Inter 0-0 Liga Champions
12/4/2003 Inter v Milan 0-1 Seri A
23/11/2002 Milan v Inter 1-0 Seri A
__________________________________
Do you Yahoo!?
Yahoo! Small Business - Try our new resources site!
http://smallbusiness.yahoo.com/resources/
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Give the gift of life to a sick child.
Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/5iY7fA/6WnJAA/Y3ZIAA/2_TolB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.
==========================================================
Milis Tabloid BOLA
Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL
PROTECTED]
==========================================================
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/bolaml/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/