jawapos,Kamis, 14 Apr 2005,
Sporting Lisbon v Newcastle United 

Tradisi Tuan Rumah
LISBON - Stadion Jose Alvalade memang direnovasi
sebelum menjadi salah satu venue di Euro 2004 lalu.
Tapi, pergantian wajah kandang Sporting Lisbon itu
tentu tak merubah semuanya. 

Dalam hal catatan sejarah, misalnya. Di stadion ini,
lima klub Inggris berbeda pernah dijamu Sporting dalam
berbagai ajang. Dan, kelima-limanya bernasib sama:
pulang dengan kepala tertunduk karena menjadi
pecundang. 

Akankah Newcastle United yang dini hari nanti WIB
melawat ke sana guna melakoni duel kedua perempat
final Piala UEFA bakal menjadi korban keenam?
Kemungkinan ke arah itu sangat terbuka. 

"Kami sudah dua kali berhadapan dengan Newcastle, jadi
kami sudah belajar banyak. Di kandang sendiri, kami
tak akan mengulangi kesalahan yang sama," tegas Jose
Peseiro, pelatih Sporting, seperti dikutip Planet
Football.

Kesalahan terbesar Sporting saat kalah 0-1 di first
leg adalah terlalu memberi ruang kepada Alan Shearer.
Dan, penyerang gaek itu pula lah yang akhirnya menjadi
penentu kemenangan The Magpies. 

So, di Jose Alvalade, Shearer harus siap berkeringat
lebih deras menghadapi marking ketat. Itu artinya,
lini kedua Newcastle harus lebih berani menusuk atau
menembak dari luar kotak penalti jika ingin membuka
peluang. 

Tapi, bisakah itu mereka lakukan jika tuan rumah sama
sekali tak memberi ruang untuk bergerak? Apalagi,
motivasi Rui Jorge dkk juga tengah terpicu menyusul
kemenangan 1-0 atas Beira Mar di Superliga Portugal
akhir pekan lalu. Kemenangan itu memperkukuh mereka di
posisi runner up dan hanya terpaut tiga angka dari
Benfica yang berada di puncak. 

Di lain pihak, Newcastle justru takluk 0-1 dari
Tottenham Hotspur di ajang Premiership setelah kiper
pengganti Stephen Harper melakukan blunder fatal.
Padahal, kalau kondisi Given belum membaik juga,
Harper kembali harus bertugas. 

Ini tentu akan berpengaruh kepada kepercayaan diri
pengawal benteng pertahanan yang sudah pasti ditinggal
Jean-Alain Boumsong dan Aaron Hughes. "Ah, posisi kami
masih lebih baik dari Sporting kok berkat kemenangan
di laga pertama lalu," kilah Graeme Souness, arsitek
Newcastle, seperti dikutip Reuters. 

Souness mungkin lupa, selain sejarah positif atas
klub-klub Inggris, dijadikannya Jose Alvalade sebagai
venue final Piala UEFA musim ini juga akan menjadi
modal magis bagi Sporting. (ttg)

PRAKIRAAN PEMAIN
Sporting Lisbon (4-4-2): 76-Ricardo (g); 22-Beto,
6-Hugo, 14-Enakahire, 23-Rui Jorge; 28-Moutinho,
5-Martins, 8-Pedro Barbosa, 37-Rogerio; 10-Sa Pinto,
9-Niculae
Pelatih: Jose Peseiro 
Newcastle United (4-4-1-1): 1-Given (g); 2-Carr,
5-O�Brien, 3-Eliott, 27-Taylor; 17-Ambrose, 4-Butt,
7-Jenas, 32-Robert; 8-Dyer, 9-Shearer 
Pelatih: Graeme Souness 
Stadion: Jose Alvalade, Lisbon 
=====
Kamis, 14 Apr 2005,
AC Parma v Austria Vienna


Muda Jadi Andalan 
Kian menjauh dari zona degradasi di pentas Liga Italia
Seri A, kebahagiaan AC Parma tentu akan kian lengkap
jika mampu menaklukkan Austria Vienna. Dan, bermodal
hasil 1-1 di laga pertama lalu, kans Parma terbuka
lebar meskipun jika allenatore Pietro Carmignani
mempertahankan skuad mudanya. Toh, kalaupun kinerja
mereka macet, masih ada para seniornya yang siap
membantu. 

Darah muda Gialloblu telah membuktikan ketangguhan
mentalnya ketika menang 3-1 atas Reggina di pentas
domestik akhir pekan lalu. Kemenangan itu menjadi
modal berharga Bonera dkk untuk meredam ambisi Austria
Vienna. (*)

PRAKIRAAN PEMAIN
AC Parma (4-4-1-1): 37-Bucci (g); 5-Bonera, 3-Cordone,
14-Contini, 35-Dessena; 23-Bresciano, 30-Simplicio,
33-Grella, 29-Camara; 24-Gibbs; 40-Vignaroli 
Pelatih: Pietro Carmignani
Austria Vienna (4-4-2): 12-Safar (g); 2-Afolabi,
4-Antonsson, 6-Dospel, 5-Papac; 20-Kiesenebner,
15-Blanchard, 7-Sionko, 8-Wagner; 21-Rushfeldt,
22-Dusumnu
Pelatih: Lars Sondergaard
Stadion: Ennio Tardini, Parma


AZ Alkmaar v Villareal 


Modal di Tangan 
Kabar bakal direkrutnya Co Adriaanse oleh FC Porto,
mungkin memang sedikit menganggu konsentrasi para
punggawa AZ Alkmaar. Tapi tentu tak akan sampai
membuat mereka membuang percuma peluang menembus
semifinal. Apalagi, mereka mengantongi modal
signifikan setelah menundukkan tamu mereka dari
Spanyol itu 2-1 di laga pertama lalu. Siapa tahu
Adriaanse akan berubah pikiran jika mereka bisa terus
melaju.

Jangan lupa, Alkmaar sangat digdaya saat main di
kandang. Sejak tampil di pentas Eropa pada musim 1978
lalu, mereka tak pernah kalah di kandang sendiri.
Total, Alkmaar tak tersentuh kekalahan dalam 18 laga
mereka di ajang Eropa. Peluang menang kembali terbuka
karena Villarreal masih akan kehilangan bomber
andalannya, Diego Forlan, yang didera cedera. (*)
PRAKIRAAN PEMAIN
AZ Alkmaar (4-4-2): 1-Timmer (g); 5-De Cler,
3-Mathijsen, 4-Opdam, 2-Kromkamp; 17-Meerdink,
6-Landzaat, 8-Lindenbergh, 18-Nelisse; 10-Van Galen
11-Perez 
Pelatih: Co Adriaanse 
Villareal (4-4-2): 25-Reina (g); 24-Armando Sa,
2-Rodriguez, 3-Arruabarrena, 18-Arzo; 19-Senna,
6-Josico, 8-Riquelme, 12-Sorin; 9-Figueroa, 23-Jose
Mari 
Pelatih: Manuel Pellegrini 
Stadion: Alkmaarderhout, Alkmaar 




 



                
__________________________________ 
Do you Yahoo!? 
Yahoo! Small Business - Try our new resources site!
http://smallbusiness.yahoo.com/resources/


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Give the gift of life to a sick child. 
Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/5iY7fA/6WnJAA/Y3ZIAA/2_TolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.

==========================================================
Milis Tabloid BOLA
Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL 
PROTECTED]
========================================================== 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/bolaml/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke