jawapos,Sabtu, 30 Apr 2005,
Sabtu, 30 Apr 2005,
Cannavaro Tenggak Doping?

SATU lagi tayangan mengejutkan muncul di layar kacar
stasiun televisi RAI 2 kemarin. Jaringan televisi
milik Pemerintah Italia itu menayangkan sebuah klip
menghebohkan yang memperlihatkan kapten Timnas Italia
Fabio Cannavaro menelan "obat penambah stamina".

Klip itu bersetting di kamar 712 Hotel Marriott di
Moskow. Yaitu saat Cannavaro, yang kala itu masih
berada di Parma, akan membela Gialloblu di final Piala
UEFA edisi 1999 melawan klub Prancis Olympique
Marseille. 

"Lihatlah buruknya kondisi kamiu. Saya baru berusia 25
tahun tapi sudah mau dibunuh secara perlahan oleh
sistem yang ada," kata Cannavaro di klip yang diambil
dengan handycam milik bek yang kini bermain di
Juventus tersebut. Dan ketika "obat" itu sudah mulai
masuk ke dalam syarafnya, Cannavaro kembali bergumam,
"Enak sekali�saya masih butuh banyak�banyak."

Sebelum partai final itu dihelat, pelatih Marseille
Rolland Courbis juga sudah menuding rekan setim
Cannavaro, Juan Sebastian Veron, sebagai pengguna
obat-obatan yang masuk daftar hitam. Guna menanggapi
tudingan itu, di klip yang sama juga diperlihatkan
guyonan antara Canavaro dan Veron. Di situ Cannavaro
memperlihatkan bagaimana biasanya Veron menenggak
doping. 

Persoalannya sekarang, bagaimana klip yang sangat
pribadi sifatnya itu bisa jatuh ke RAI 2? Usut punya
usut, rupanya ada seseorang yang mengetahui keberadaan
klip itu yang mengirimkannya ke rumah salah satu
reporter RAI 2, Giovanni Masotti. 

Masotti sendiri mengaku banyak mendapat tekanan dari
berbagai pihak agar tidak menayangkan klip itu. Di
antaranya adalah pengacara Cannavaro dan juga seorang
tokoh politik terkenal. Tapi Masotti memilih untuk
tetap menayangkannya. Tak pelak, klip kontroversial
itu langsung menuai beragam tanggapan. Yang paling
pokok adalah, apakah benar obat yang ditenggak
Cannavaro itu benar-benar obat terlarang? 

Lilian Thuram yang saat kejadian itu juga berada di
kamar yang sama, menepis anggapan kalau obat itu
adalah obat terlarang. "Fabio hanya meminum vitamin
guna mengembalikan kondisi tubuhnya. Televisi telah
menciptakan skandal palsu. Di kamar itu kami hanya
bercanda, sama sekali bukan sesuatu yang serius,"
tegasnya. 

"Saya sudah bertemu Fabio setelah penayangan itu dan
ia benar-benar kecewa dan sedih," sambung Thuram, yang
kini kembali satu dengan dengan Cannavaro di Juventus.
Bukan hanya sedih dan kecewa. Cannavaro juga berencana
menuntut RAI 2. (*/ttg)


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Help save the life of a child.  Support St. Jude Children's Research Hospital's
'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/6iY7fA/5WnJAA/Y3ZIAA/2_TolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.

==========================================================
Milis Tabloid BOLA
Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL 
PROTECTED]
========================================================== 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/bolaml/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke