--- In [email protected], Tombo Ati <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> indopos.co.id,Jumat, 06 Mei 2005,
> Teknologi Rudal Mentahkan Gol Liverpool
> 
> 
> AW: Saya Yakin Itu Gol

Alfonso: Kirain Arsene Wenger....

> LONDON - Gol.tidak.gol. Teka-teki gol pemain Liverpool Luis Garcia 
ke gawang Chelsea di laga kedua semifinal Liga Champions Selasa lalu 
akhirnya terjawab kemarin. Melalui teknologi baru yang dikembangkan 
berdasarkan teknologi rudal milik Israel, Virtual Replay, diketahui 
kalau bola sontekan Garcia itu belum sepenuhnya melewati garis 
gawang saat dihalau William Gallas. 

Alfonso: bikin nama memang bombastis sekalee, pake rudal 
segala...Maksud Virtual Replay ini cuma sejenis simulasi sepakbola 
di komputer. Pake Shockwave Player juga bisa jadi. Cara buatnya: 
lapangan bola disimulasikan. orang2 yg sedang lari dan tendang di TV 
dipindahkan ke lapangan "palsu" ini, dan kamera bisa digeser kemana 
pun kita mau. Jadi, kagak serumit teknologi rudal. Rudal juga musti 
pake simulasi sebelum dijalankan aslinya, supaya kaga salah hantam 
titik bidik (aim-point).

> Teknologi ini diterapkan oleh Sky TV, kanal televisi saingan ITV 
yang memegang hak siar duel semifinal Liverpool versus Chelsea itu. 
Sebagaimana dilansir Daily Mirror, teknologi ini bekerja dengan 
memasukkan ukuran lapangan dan gawang ke dalam sebuah program 
komputer. 

Alfonso: Hebat...marketing di momen yang tepat ingin ditonjolkan 
oleh Sky TV. Simulasi mereka bisa jadi ada benarnya. Setelah mereka 
kalah dapat hak siar dari ITV, mereka mungkin panas ingin jatuhkan 
ITV. Apalagi saat ITV dihujat oleh fans Chelsea, keluarlah mereka 
(Sky TV) sebagai pembela Chelsea, seolah2 mereka bisa menunjukkan 
kalau teknologi TV mereka lebih canggih dari ITV. Dengan harapan, 
hak siar lain waktu diorder ke mereka.

> Tapi Gaby Yorath, pembawa acara duel dua raksasa Inggris itu 
beralasan kalau UEFA-lah yang melarang mereka menaruh kamera di 
dalam gawang seperti yang jamak dipakai di Premiership Inggris.

Alfonso: Tipis -setipis SUTRA- kemungkinan Bung Gaby ini beralasan. 
Saya ga tau kenapa sih UEFA ngelarang CL pake kamera di dalam 
gawang? Malah si FIFA itu juga katanya sepakbola lebih manusiawi 
kalau semua keputusan ditentukan oleh wasit. Aneh2 saja pikiran 
orang2 konservatif ini. Saya ga tau wasit papan atas di Eropa setuju 
pake teknologi atau ga. Kalau setuju toh mereka yg lebih untung, ga 
disalahkan dan dihujat dunia, atau mau dibunuh...hiiii.... Kalau 
pakai teknologi, risiko mereka juga kecil dan reputasi tetap 
cemerlang Pepsodent. 

Atau si kepala UEFA dan FIFA ini orangnya suka rusuh? Senang liat 
orang rusuh? 

> Namun Slysko tetap berkeyakinan kalau keputusannya itu 
betul. "Feeling pertama saya mengatakan kalau itu gol. 100 persen 
saya percaya kala itu gol. Semuanya berlangsung begitu cepat saat 
itu dan saya harus mengambil keputusan dalam seperseratus detik," 
kilah asisten wasit asal Slovakia itu. 

Alfonso: Mourinho aja kudu lihat replay utk tau bola belum masuk 
gawang. Kalau ga lihat replay, dia tau itu ga gol? Nah, wasit mana 
boleh liat replay. Kalau ada peraturan dari FIFA kan mereka jadi 
boleh liat replay.

Alfonso,
tiup2 peluit di kuping orang




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Help save the life of a child.  Support St. Jude Children's Research Hospital's
'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/6iY7fA/5WnJAA/Y3ZIAA/2_TolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.

==========================================================
Milis Tabloid BOLA
Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL 
PROTECTED]
========================================================== 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/bolaml/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke