jawapos, Senin, 09 Mei 2005,
MALU
MILAN - Malu dan terpukul. Itulah yang dialami AC
Milan. Jika prediksi menilai duel AC Milan menjamu
Juventus di San Siro tadi malam sebagai laga penentuan
juara Seri A musim ini, jelas para pendukung fanatik
Juventus bisa tersenyum lebar. Betapa tidak?
Saat menjamu Milan di Delle Alpi pada Desember lalu,
Juve hanya bisa main imbang tanpa gol. Tapi, di
hadapan mayoritas pendukung Rossoneri di San Siro tadi
malam, betapa Juve perkasa melumat tuan rumah 1-0
(1-0). Sebiji gol penentu kemenangan La Vecchia
Signora (si Nyonya Tua), julukan Juventus, diukir
David "Trez" Trezeguet pada menit ke-28.
Inilah kemenangan perdana Juve di San Siro sejak
kemenangan terakhir nan telak 6-1 pada Seri A musim
1996/1997, tepatnya pada laga 6 April 1997.
Pertandingan tadi malam sebenarnya berlangsung sengit
dan seimbang. Kedua kubu saling gempur. Namun, Dewi
Fortuna lebih berpihak kepada pasukan Fabio Capello.
Dengan kekalahan tadi malam, jalan Milan menuju
scudetto makin terjal (lihat prediksi laga sisa).
Andai mampu memenangi tiga laga sisa, poin maksimal
pasukan Carlo Ancelotti adalah 85. Bila Juve juga
mampu melakukannya, poin maksimal mereka 88. Kalkulasi
ini jelas membuat Milan berharap ada kejutan Juve
bakal tergelincir pada tiga laga sisa.
"Ini memang bukan hari keberuntungan Milan. Kami
tampil buruk pada babak pertama dan baru bangkit pada
babak kedua. Saya melihat sosok Milan yang berbeda
pada babak kedua," papar Silvio Berlusconi, sang big
boss, seperti dikutip situs resmi Milan tadi malam.
Berlusconi mengaku kaget menyaksikan penampilan
Juventus pada level terbaiknya tadi malam. Dia juga
berharap pemain Milan tak larut dalam kekecewaan.
"Saya sempat memberi instruksi di kamar ganti untuk
melupakan kekalahan ini. Masih ada hari esok. Masih
ada pertandingan lain dan tantangan lain," ujarnya.
Gol keenam Trez pada hanya 14 kali penampilannya di
Seri A tadi malam diukir lewat heading mautnya
memanfaatkan umpan silang il capitano Alessandro Del
Piero. Pada babak kedua, Juve nyaris menambah gol
ketika heading Del Piero membentur mistar.
Pada menit ke-75, Milan sempat protes tidak diberi
penalti oleh wasit Pierluigi Collina setelah Cafu
dijatuhkan Gianluca Zambrotta di petak terlarang.
Tapi, Collina bergeming pada putusannya bahwa tindakan
itu bukan pelanggaran yang layak berbuah penalti. Pada
menit-menit akhir, Milan terus mengepung. Tapi,
pertahanan Juve begitu kokoh.
Setelah dibombardir pada babak pertama, pada menit
ke-55 Ancelotti mencoba melakukan perubahan formasi
dengan menarik keluar Jon Dahl Tomasson. Dimasukkan
Filippo Inzaghi 55. Pergantian ini sebetulnya cukup
efektif. Terbukti, tiga menit setelah masuk lapangan,
Inzaghi nyaris menyamakan kedudukan.
Memanfaatkan umpan Andriy Shenchenko, Inzaghi berhasil
menerobos masuk pertahanan Juve. Namun, tembakan jarak
dekatnya masih mampu diblok kiper Gianluigi Buffon.
Inzaghi mencoba memanfaatkan bola muntah, tapi keburu
disapu Zambrotta. Peluang terakhir Milan diperoleh
Alessandro Nesta di masa injury time. Sayangnya,
sundulan Nesta meneruskan tendangan bebas Rui Costa
masih belum mampu mengoyak gawang Buffon. (bas)
PREDIKSI SISA LAGA SERI A
AC Milan (76 poin)
Pekan Tanggal Home Away Poin
36 15/05 -- Lecce 3
37 22/05 Palermo -- 3
38 29/05 -- Udinese 3
-------------------------------------------------------
Perkiraan tambahan poin 9
TOTAL POIN AKHIR = 76 + 10 = 85
Juventus (79 poin)
Pekan Tanggal Home Away Poin
36 15/05 Parma -- 3
37 22/05 -- Livorno 3
38 29/05 Cagliari -- 3
--------------------------------------------------------
Perkiraan tambahan poin 9
TOTAL 88
=======
Senin, 09 Mei 2005,
Formasi Cemara Dikritik
TIKET ke final Liga Champions telah berada dalam
genggaman AC Milan. Kans memenangi scudetto musim ini
juga belum sepenuhnya tertutupmasih. Tapi, deretan
prestasi itu belum mampu membuat big boss AC Milan
Silvio Berlusconi puas. Pria yang juga menjabat
sebagai PM Italia itu merasa ada yang kurang dari
skuad Milan sekarang.
Kekurangan yang dia maksud adalah formasi pohon cemara
(4-3-2-1) yang belakangan sering digunakan pelatih
Carlo Ancelotti Meski terbilang efektif, di mata
Berlusconi formasi itu tak nikmat ditonton karena
hanya mengandalkan counter attack (serangan balik).
"Saya sudah memberitahu Ancelotti, kalau dia tidak
segera mengubah formasi itu, saya segera
memulangkannya," ungkap Berlusconi sebagaimana dirilis
Channel 4. Memang kalimat ini diucapkan dalam nada
bercanda, tapi bukan berarti tidak serius.
Dalam beberapa pertandingan terakhir, Milan memang
sering menggunakan formasi 4-3-2-1 dengan hanya
menempatkan Andriy Shevchenko di depan. Formasi ini
terkadang efektif menembus pertahanan lawan. Tapi, tak
jarang menjadi bumerang. Misalnya, ketika Milan harus
takluk 1-3 di kandang PSV Eindhoven pada semifinal
kedua Liga Champions pekan lalu. Beruntung, Milan
masih bisa lolos ke final karena aturan gol away.
"Ancelotti memang punya pengalaman internasional dalam
bertahan. Namun, tim ini tidak bermain bagus bila
hanya memainkan satu striker di depan. Kami juga
sangat beruntung bisa mencapai final Liga Champions,"
sindirnya.
Nah, entah karena sindiran sang bos, atau karena
pertimbangan strategi, dalam laga menjamu Juventus
tadi malam, Ancelotti kembali memainkan skema 4-3-1-2
seperti yang diinginkan Berlusconi dengan menurunkan
duet Sheva dan Jon Dahl Tomasson. Hasilnya? (bas)
__________________________________
Yahoo! Mail Mobile
Take Yahoo! Mail with you! Check email on your mobile phone.
http://mobile.yahoo.com/learn/mail
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Give the gift of life to a sick child.
Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/5iY7fA/6WnJAA/Y3ZIAA/2_TolB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.
==========================================================
Milis Tabloid BOLA
Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL
PROTECTED]
==========================================================
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/bolaml/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/