Meski tidak lagi mempengaruhi hasil klasemen, Chelsea sanggup menghabisi Manchester United dengan skor 3-1 di hadapan ribuan penonton di stadion Old Trafford hari Selasa (10/5).
Langsung dipaksa bertahan begitu kick-off dilakukan, gawang Chelsea pun bobol juga oleh serangan United yang bergelombang. Adalah Ruud van Nistelrooy yang menjadi pencetak gol ketika melalui sebuah umpan silang di menit kedelapan dari sisi kiri, kaki pemain Belanda itu menyontek bola melewati kiper Carlo Cudicini. Seusai gol berbau offside itu, Chelsea langsung membangun serangan dan mengatasi keterkejutannya. Hasilnya di menit ke-17 sebuah tembakan cemerlang dari Tiago Mendes membungkam seisi stadion Old Trafford. Tanpa mendapat kawalan sedikit pun, pemain asal Portugal itu sukses melambungkan bola dari jarak sekitar 30 meter hingga menembus pojok kanan atas gawang yang dikawal Roy Carroll. Setelah kedudukan berimbang 1-1, United tidak mencoba untuk bermain bertahan dan mengamankan poin satu. Sebaliknya, mereka bermain terbuka guna melakukan penekanan beruntun. Meski pada akhir babak pertama hal ini terbilang berhasil karena permainan Chelsea tidak berkembang, namun bumerang justru yang skuad Alex Ferguson dapat di babak kedua. Menyadari pertahanan lawannya begitu terbuka, Jose Mourinho nampaknya menginstruksikan anak buahnya untuk menahan bola di lini pertahanan dan menunggu 'Setan Merah' merangsek masuk guna melakukan serangan balik. Terbukti di menit ke-61, sebuah sentuhan dari Tiago dari lini tengah membuat Eidur Gudjohnsen bisa langsung menembus pertahanan akhir tuan rumah guna berjibaku dengan Roy Carroll. Tanpa cela, penyerang yang malam itu dipasang seorang diri paling depan mengecoh kiper timnas Irlandia Utara tersebut sehingga kedudukan berbalik bagi keunggulan Chelsea. Dalam keadaan tertinggal, MU makin frustrasi karena serangan Wayne Rooney cs. terus-menerus tertahan oleh tembok Chelsea yang dibangun William Gallas, Geremi, Glen Johnson, Ricardo Carvalho, Robert Huth dan Claude Makelele. Imbasnya di menit ke-72 Darren Fletcher pun digantikan oleh Louis Saha sedangkan Chelsea makin menambal pertahannya dengan memasukkan Jiri Jarosik untuk mengganti Johnson. Kefrustrasian dan hilangnya konsentrasi United ini pun mampu dimanfaatkan oleh The Blues untuk menambah keunggulan. Di menit ke-83 gol serupa dengan yang dicetak Nistelrooy, diciptakan ulang oleh Joe Cole. Lengahnya Gary Neville menyerobot bola, membuat Frank Lampard dapat merebut posesi. Kapten tim itu bergerak ke kiri dan melepaskan umpan rendah yang diselesaikan oleh Cole dengan baik meski berbau offiside. Gol ketiga Chelsea ini adalah yang terakhir dalam pertandingan karena hingga wasit Graham Poll meniup peluit bernada panjang skor tetap bertahan untuk kemenangan Chelsea. [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.' http://us.click.yahoo.com/6iY7fA/5WnJAA/Y3ZIAA/2_TolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY. ========================================================== Milis Tabloid BOLA Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL PROTECTED] ========================================================== Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/bolaml/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
