jawapos,Rabu, 11 Mei 2005,
AS Roma v Udinese
ROMA - Hanya dua poin yang dikantongi AS Roma dalam 10
laga terakhirnya di Liga Italia Seri A. Tak pelak,
posisi skuad asuhan Bruno Conti itu pun semakin
terpuruk. Giallorossi kini terlempar ke peringkat 14
dengan hanya terpaut empat poin dari tim penghuni zona
degradasi.
Meski demikian, kans Roma untuk berlaga di kancah
Eropa musim depan belum tertutup. Lewat jalur Seri A
jelas sulit. Peluang itu ada dari ajang Coppa Italia.
Juara ajang ini bakal mewakili Italia di pentas Piala
UEFA. Kebetulan, Roma kini sudah menapak fase
semifinal dan bakal menjamu Udinese di Stadion
Olimpico dini hari nanti WIB. (Tayangan langsung antv
mulai pukul 02.00 WIB).
Memang, Roma masih harus melakoni laga semifinal kedua
di kandang Udinese pada 20 Mei. Tapi jika modal
kemenangan bisa diraih pada laga pertama dini hari
nanti, tugas Giallorossi bakal lebih mudah.
Hanya, bukan pekerjaan ringan bagi Roma untuk membekuk
Udinese. Dalam dua laga Seri A musim ini, Francesco
Totti dkk selalu kalah dari tim asal Kota Udine itu.
Belum lagi, di laga dini hari nanti, sejumlah pilar
Giallorossi terpaksa absen. Sebut saja gelandang
Daniele De Rossi dan bek Matteo Ferrari yang terkena
akumulasi kartu. Sementara kiper Ivan Pelizzoli, bek
Traianos Dellas, dan gelandang Olivier Dacourt tak
bisa turun karena cedera.
Beruntung, kali ini Roma bisa menurunkan kembali il
capitano Francesco Totti. Meski terkena skorsing
selama lima laga di kancah Seri A, tapi hukuman itu
tak berlaku di Coppa Italia. Dengan hadirnya Totti,
allenatore Roma Bruno Conti bisa menurunkan skema
tridente di lini depan.
"Banding kedua Totti ditolak. Dia baru bisa berlaga di
pekan terakhir Seri A menghadapi Chievo. Totti harus
bisa menebus kekhilafannya besok (dini hari nanti)
sembari menunggu kesempatan bermain di laga terakhir
Seri A," papar Rosella Sensi, Direktur Roma, seperti
dilansir Channel 4.
Bagaimana Udinese? Pasukan Luciano Spalletti ini
datang dengan konfidensi berlipat. Itu terkait sukses
mereka nangkring di peringkat empat Seri A, yang
berarti batas terakhir zona Champions. Di atas kertas,
Udinese berpeluang besar tampil di level Eropa musim
depan. Entah itu di ajang Liga Champions atau Piala
UEFA.
Lawatan Udinese ke Olimpico diiringi modal
mengesankan. Yakni tiga kemenangan beruntung di ajang
Seri A. Sangat kontras dengan Roma yang tak pernah
menang dalam 10 laga terakhirnya. Modal tim tamu
lainnya adalah pulihnya striker Antonio Di Natale.
Kendati begitu, Spalletti masih harus berpikir keras
meramu pasukannya. Sebab, akhir pekan ini mereka akan
melakoni laga krusial menghadapi Sampdoria Jika kalah
dari, maka Udinese bakal terlempar dari posisi empat
besar.
"Saya tahu, presiden klub sangat mengharapkan kami
lolos Liga Champions dan memenangkan Coppa Italia.
Kami sepakat dengan target itu, karena kami sendiri
sangat dahaga gelar juara," kata Spalletti.(bas)
HEAD TO HEAD
(Dua laga terakhir)
10-04-2004 Udinese-Roma 3-3 (Seri A)
10-11-2004 Roma-Udinese 0-3 (Seri A)
__________________________________
Do you Yahoo!?
Yahoo! Mail - You care about security. So do we.
http://promotions.yahoo.com/new_mail
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Give the gift of life to a sick child.
Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/5iY7fA/6WnJAA/Y3ZIAA/2_TolB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.
==========================================================
Milis Tabloid BOLA
Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL
PROTECTED]
==========================================================
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/bolaml/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/