jawapos,Kamis, 19 Mei 2005,
Jelang Grand Prix Formula 1 di Monaco
Nasib Schumi Tergantung Bridgestone
Michael Schumacher biasanya tiba di Monaco dengan
perasaan optimistis. Bagaimana pun, dialah raja
sirkuit jalanan itu saat ini. Namun, akhir pekan ini,
situasinya beda. Sukses tidaknya Schumi tidak lagi
bergantung pada kemampuan pribadi dan mobil. Melainkan
pada karet hitam Bridgestone.
Ulasan Azrul Ananda
Hanya Ayrton Senna punya rekor lebih baik dari Schumi
di Monaco. Mendiang Senna telah menang enam kali,
sementara Schumi lima kali. Dan kalau melihat hasil
lima seri pertama 2005, rekor Senna itu masih akan
aman minimal setahun lagi.
Masalahnya bukan Schumi, bukan pula Ferrari. Saat ini,
sukses atau tidaknya Kuda Jingkrak sangat bergantung
pada karet hitam Bridgestone. Kalau Bridgestone
kompetitif, Schumi bisa menang. Kalau tidak, Ferrari
bakal kembali menyelesaikan lomba dengan hasil
mengecewakan.
Presiden Ferrari, Luca di Montezemolo, berkali-kali
menegaskan tentang kelemahan ban ini. "Kalau ban kami
sekarang berfungsi dengan baik, Ferrari pasti sudah
memenangkan semua lomba," ucapnya seperti dikutip
Gazzetta dello Sport.
Balapan di Monaco akhir pekan ini pun menjadi ujian
terbesar bagi Bridgestone. Masalah yang mereka di
hadapi di lima seri perdana, sangatlah membahayakan
bila terus berlanjut di Monaco yang sempit dan lamban.
Di awal musim, problem Bridgestone ada dua. Ban mereka
sulit panas untuk kualifikasi, tapi gampang habis
sebelum lomba berakhir. Belakangan, problemnya diklaim
berkurang satu. Kini, Bridgestone disebut hanya lemah
saat kualifikasi. Soal keawetan, katanya no problem.
Ironisnya, di Spanyol 8 Mei lalu, Schumi out gara-gara
bannya pecah. Alasan utamanya memang debris (serpihan
di lintasan) dan tekanan yang menurun akibat jalan
lamban di belakang safety car, tapi masih ada yang
bilang itu hanya alasan belaka. Menurut beberapa
pihak, ban Bridgestone masih belum cukup tahan
siksaan.
Nah, di Monaco, kualifikasi luar biasa penting.
Keawetan ban juga sangat menentukan. Kalau Bridgestone
tidak menemukan solusi, wah, Schumi dan para tifosi
bakal kembali bete.
Soal kualifikasi, jangankan start di sekitar posisi
sepuluh, di urutan kedua saja kadang tidak cukup untuk
menang. Siapa yang start terdepan, asal startnya baik,
hampir selalu menjadi juara di Monaco.
Posisi Schumi makin rumit, karena saat kualifikasi
pertama Sabtu nanti dia harus ikut rombongan awal
(karena out di Barcelona). Padahal, di sirkuit
jalanan, permukaan lintasan sangatlah "kotor." Lebih
parah dari sirkuit pada umumnya. Jadi, dia yang keluar
duluan bakal kerepotan. Dan dia yang keluar terakhir
bakal tertolong oleh bekas ban yang menempel dari
mobil-mobil sebelumnya.
Lalu, ketika lomba, ban belakang bakal banyak disiksa.
Monaco nyaris tak punya trek lurus (ada tapi agak
melengkung). Isinya hanya tikungan demi tikungan,
banyak di antaranya diambil dengan gigi dua (mungkin
satu).
Jadi, mobil sangat banyak melakukan akselerasi.
Sedikit-sedikit gas, menyiksa ban belakang. Perlu
diingat pula, Monaco menuntut pemakaian ban yang
lunak. Memang makin lengket, tapi juga makin mudah
habis.
Schumi dan Ferrari sadar betul ketergantungan mereka
pada Bridgestone di Monaco. Makanya, sejak GP Spanyol,
tim ini kembali melakukan uji coba intensif. Bahkan,
Selasa lalu, Schumi dan Ferrari masih testing di
Fiorano. Itu hebat dan sangat mahal, mengingat hari
ini babak latihan sudah digelar (di Monaco, Kamis
memang latihan, Jumat libur).
Schumi dan Ferrari juga masih yakin bisa meraih hasil
maksimal di Monaco. "Kami sama sekali tidak punya
niatan untuk menyerah. Ini adalah sport. Dan dalam
sport, apa saja bisa terjadi," kata sang juara dunia
tujuh kali. "Kami mungkin sedang berada di fase lemah.
Dalam sport, kadang kita di atas, kadang di bawah.
Yang penting, kami tahu mengapa kami sedang di bawah.
Jadi kami tinggal menemukan cara untuk kembali ke
puncak," paparnya.
Bridgestone sendiri tidak banyak berkomentar
menghadapi Monaco. Mereka bahkan tetap tenang dalam
menanggapi kritikan pedas Luca di Montezemolo. "Kami
telah menjalani tes dengan baik bersama Ferrari di
Fiorano. Kami yakin telah membuat pilihan ban yang
tepat. Balapan (di Monaco) nanti bakal menarik untuk
dilihat," kata Hisao Suganuma, technical manager
Bridgestone.
Setelah lima lomba, Schumi kini hanya punya 10 poin.
Pimpinan klasemen sementara, Fernando Alonso dari
Renault, sudah punya 44 poin. Kalau ingin merebut
gelar kedelapan, Schumi harus menang mulai sekarang.
(*)
=======
Kamis, 19 Mei 2005,
Fisichella Kejar Menang, Alonso Diminta Hati-hati
Pasangan pembalap Renault, Giancarlo Fisichella dan
Fernando Alonso, bakal menghadapi Grand Prix Monaco
dengan pendekatan sedikit beda. Bila Fisico -julukan
Fisichella-- bertekad kembali menang, Alonso mungkin
bakal lebih hati-hati.
Tahun ini, Renault memang sedang di puncak. Namun, di
saat Alonso menang tiga kali, Fisico justru tiga kali
gagal finis. Nah, di Monaco, pembalap Italia itu
melihat peluang besar untuk keluar dari bayang-bayang
rekan setimnya.
Selama ini, Fisico memang selalu tampil cepat di
Monaco. Dia pernah juara dua dan tiga waktu masih
bersama Benetton (yang sekarang jadi Renault). Gaya
membalapnya yang halus, cocok untuk lintasan sempit
yang dilengkapi pagar pengaman ini.
"Saya senang membalap di jalanan seperti ini, mencoba
menemukan batas kemampuan mobil. Saya selalu tampil
baik di Monaco, dan tahun ini seharusnya masih seperti
itu," ucapnya.
Sementara itu, Alonso justru diingatkan manajer tim
Renault, Flavio Briatore, untuk lebih hati-hati.
Briatore, yang juga manajer pembalap Spanyol itu
sendiri, menyebut apa yang terjadi tahun lalu sebagai
alasan. Waktu itu, Alonso berpeluang naik podium. Tapi
karena terlalu bernafsu, malah bertabrakan di
terowongan sirkuit.
Memang, Alonso kini memimpin klasemen dengan jarak
cukup jauh. Hanya saja, Renault R25 tak lagi dianggap
sebagai mobil tercepat. Gelar itu sudah pindah ke
McLaren MP4-20 yang dikendarai Kimi Raikkonen dan Juan
Pablo Montoya. Agar tetap aman, Alonso harus
memikirkan poin sebanyak mungkin, tidak harus menang.
(aza)
==
Kamis, 19 Mei 2005,
BAR Bantu Upaya Ganjal Ferrari
BAR-Honda memang masih belum akan tampil di Monaco
akhir pekan ini. Mereka masih harus menjalani
skorsing, baru boleh tampil di Nurburgring, Jerman, 29
Mei mendatang. Meski demikian, bukan berarti tim
tersebut bisa beristirahat. Sejak pekan lalu, tim ini
sudah aktif latihan.
Hebatnya, BAR tidak hanya uji coba untuk diri sendiri,
tapi juga untuk menolong pemakai Michelin lain
mengganjal Ferrari di Monaco.
Ketika uji coba di Paul Ricard, Prancis, 11 Mei lalu,
BAR turun lengkap dengan dua pembalap. Test driver
Anthony Davidson dan Enrique Bernoldi memang
memfokuskan diri ke pengembangan mobil. Namun, data
yang mereka dapat untuk Michelin tentu bisa membantu
upaya mengganjal Ferrari dan Bridgestone di Monaco.
Dan Michelin tentu menghargai bantuan BAR. Produsen
ban asal Prancis itu memang ingin meneruskan sukses di
Monaco. Mereka telah menang di sana sejak 2002.
BAR-Honda sendiri juga bakal muncul di Monaco. Tidak
untuk balapan, namun supaya bisa tetap terlihat di
ajang paling bergengsi ini. Pembalap utama mereka,
Jenson Button, juga akan hadir melayani permintaan
tamu dan sponsor tim. Toh, pembalap Inggris itu memang
tinggal di Monaco.
Di sisi lain, tinggal di Monaco juga membuat Button
sangat kecewa. "Aneh rasanya bangun di apartemen saya
dan melihat mobil lain turun balapan," pungkasnya.
(aza)
__________________________________
Do you Yahoo!?
Yahoo! Mail - You care about security. So do we.
http://promotions.yahoo.com/new_mail
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital's
'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/6iY7fA/5WnJAA/Y3ZIAA/2_TolB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.
==========================================================
Milis Tabloid BOLA
Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL
PROTECTED]
==========================================================
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/bolaml/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/