--- In [email protected], Lucky Kanti <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> jawapos,Kamis, 19 Mei 2005,
> Lazio Siap Tampung Mr Trap 
> 
> Jika benar demikian, maka Lazio harus siap gigit jari.
> Peluang Trapattoni untuk masuk ke dalam skuad teknis
> Lazio juga kecil jika di sana masih bercokol Paolo Di
> Canio. Pemain yang dianggap sebagai simbol Lazio ini
> dikenal sebagai "musuh" Trapattoni. Mereka terbukti
> tidak bisa kerja bareng saat bersama di Juventus dulu.
> (bas/channel4)

Al Fonso: Hehe...Di Canio ini di mana2 selalu ingin menjadi yang 
terdepan. Kalau ga salah, dia ini anak kemarin sore di Lazio. Tapi, 
baru masuk, sudah sempat bikin ribut saat berebut tendang penalti 
dengan Simone Inzaghi, yang lebih senior di Lazio. Di dunia 
profesional mana ada istilah umur tua lebih berkuasa umur muda. Yang 
betul, orang lama lebih berkuasa drpd orang baru. Seperti kata 
jendral di West Point, "Hotmati bintang di seragamnya, bukan 
orangnya." 


--- In [email protected], Lucky Kanti <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> jawapos,Kamis, 19 Mei 2005,
> Lupakan Glazer, Fokus Final 
> 
> 
> MANCHESTER - Rencana boikot pendukung Manchester
> United pada final Piala FA di Stadion Millenium
> Cardiff Sabtu (21/5) nanti ditanggapi Sir Alex
> Ferguson, arsitek United. Fergie - sapaan akrab
> pelatih asal Skotlandia ini - berharap para pendukung
> United itu melakukan ide gile tersebut. Sebab, Roy
> Keane dkk sangat membutuhkan sokongan agar bisa
> menundukkan Arsenal dan merebut trofi juara Piala FA.

Al Fonso: Biasanya Fergie terkenal suka perang kata2. Ketemu masalah 
ini sudah pasti dia netral. Bela Glazer, penonton bisa ngamuk. Bela 
penonton, bisa2 dipecat oleh Glazer. 
Penonton kalau ga suka juga bisa nonton tipi kabel di rumah. Tiket 
sudah mahal, ga boleh turun ke lapangan, ga boleh duduk di bangku 
ofisial, disalami oleh pelatih sambil masuk tipi pun tidak. Suporter 
dengan penonton biasa, kalau gitu sama donk statusnya. 
Kalau ada yang nyinggung ttg eforia, gue sendiri penggemar sepakbola 
juga -sangat. Dulu 1995 di Stadion Siliwangi, saya pernah nonton 
duet Peri Sandria-Dejan Glusevic (Peri topskorer musim itu, 33 gol), 
Roger Milla, Mario Kempes, si Cepek, Kopa Atangana, dan banyak lagi 
jebolan primavera yang masa itu sangat populer karena diekspos koran.
Perasaan dulu, abis nonton Bandung Raya vs Pelita Jaya, ya udah, ga 
pingin nonton lagi.:) 

Alfonso,
ga bisa liat replay pula di stadion!




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
What would our lives be like without music, dance, and theater?
Donate or volunteer in the arts today at Network for Good!
http://us.click.yahoo.com/2xaSZB/SOnJAA/Y3ZIAA/2_TolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.

==========================================================
Milis Tabloid BOLA
Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL 
PROTECTED]
========================================================== 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/bolaml/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke