Sabtu, 28 Mei 2005,
Juara Wales Tawarkan Solusi Penyelamatan

KANS Liverpool mempertahankan gelar Liga Champions musim depan masih suram. 
Hingga kemarin UEFA masih bertahan pada keputusan tidak memberikan dispensasi 
kepada Liverpool yang hanya finis di urutan keempat klasemen akhir Premier 
League musim 2004/2005. 

Di tengah kesuraman masa depan mempertahankan trofi itu, tawaran solusi datang 
dari Wales. Juara Premier League Wales, Total Network Solutions (TNS), 
mengusulkan mereka diadu dengan Liverpool dalam laga playoff yang hanya 
berlangsung sekali. Pemenang duel ini nanti berhak mendapatkan tempat pada 
kualifikasi Liga Champions musim depan, slot yang seharusnya menjadi jatah 
otomatis TNS. 

"Saya bersimpati kepada Liverpool. Ini bisa menjadi solusi yang tepat bagi 
semua pihak," ujar Mike Harris, owner TNS, kepada BBC Sport. 

Selain karena simpati, lanjut Harris, playoff melawan Liverpool juga lebih 
menjanjikan dari sisi komersial serta publikasi bagi TNS dan juga Premier 
League Wales. Masuk akal. Sebab pada babak kualifikasi nanti calon lawan TNS 
pastilah klub-klub gurem dari negara-negara kecil. 

"Duel itu sudah pasti akan turut mempromosikan Premier League Wales ke 
lingkungan Britania Raya. Ini sangat penting mengingat betapa kecil perhatian 
yang kami dapatkan mengingat fokus media dan sponsor selama ini hanya tercurah 
ke tetangga kami, Premiership Inggris," terang Harris. 

Perlu diketahui, sejak pertama digelar 13 tahun lalu, belum ada wakil Premier 
League Wales yang bisa menembus babak utama Liga Champions. Bahkan, untuk 
sekadar melewati babak pertama dari tiga babak kualifikasi, hanya Barry Town 
yang pernah mencicipinya. 

Tapi, belum lagi UEFA menanggapi, FAW (Asosiasi Sepak Bola Wales) sudah 
mencekal usulan Harris itu. Menurut David Collins, Sekjen FAW, kalau TNS 
bersikukuh dengan ide mempertaruhkan slotnya ke Champions itu, jatah mereka 
justru bakal dioperkan ke klub lain. 

Sementara itu, desakan kepada UEFA agar mengakomodasi Liverpool pada Liga 
Champions mendatang terus berdatangan. Tak terkecuali dari kubu FA (Asosiasi 
Sepak Bola Inggris) yang sebelumnya mengatakan jatah keempat dari Inggris 
adalah milik Everton.

"Seluruh dunia menghendaki kami tampil lagi di Liga Champions musim depan," 
ujar Rick Parry, chief executive Liverpool, seperti dikutip Daily Mirror, yang 
diamini chairman David Moores. 

"Adalah sangat konyol jika sebuah tim juara bertahan tidak diberi kesempatan 
mempertahankan gelarnya," timpal tactician Liverpool Rafael Benitez secara 
terpisah.

Sedangkan FA memastikan akan terus melobi UEFA agar menambah satu lagi jatah 
bagi Inggris. "Misalkan dengan mempertemukan Liverpool pada babak 
pra-kualifikasi. Toh pertandingan seperti itu juga akan sangat menguntungkan 
secara finansial bagi klub-klub kecil yang nanti jadi lawan Liverpool," kata 
Brian Barwick, chief executive FA. 

Meski belum ada indikasi perubahan sikap, keputusan final UEFA tentang nasib 
Liverpool ini akan diambil di pertemuan yang akan mereka gelar di Manchester 
pada Juni mendatang.(ttg)

-- 
Best regards,
Bakayaro San                         



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Has someone you know been affected by illness or disease?
Network for Good is THE place to support health awareness efforts!
http://us.click.yahoo.com/0xaSZB/UOnJAA/Y3ZIAA/2_TolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.

==========================================================
Milis Tabloid BOLA
Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL 
PROTECTED]
========================================================== 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/bolaml/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke