*Laga Penuh Darah, Persigo v Persiwa Rusuh
*18 Orang Dilarikan ke RS
GORONTALO - Laga pamungkas Divisi I Wilayah III antara Persigo Gorontalo
kontra Persiwa Wamena di Stadion Merdeka, Gorontalo, berakhir rusuh.
Pertandingan yang baru berjalan 38 menit itu terpaksa dihentikan. Puluhan
ribu suporter tim tuan rumah merangsek masuk lapangan dan memukuli seluruh
pemain dan ofisial Persiwa.
Emosi penonton tak terkendali kendati Persigo sudah unggul 5-0 dalam tempo
38 menit. Tiga gol Persigo diborong striker Ari Supriyatna dan dua gol
lainnya diciptakan dua legiun asing, Thomas Marshalla dan Varney Boakay.
Tapi, apapun hasil pertandingan ini tak mempengaruhi laju persiwa ke babak
selanjutnya.
Tanda-tanda bakal terjadi rusuh sudah terasa sebelum pertandingan dimulai.
Ribuan pendukung tim tuan rumah tak henti-hentinya meneriakkan "Ganyang
Persiwa
Gamyang Persiwa
" Menurut berita yang dilansir Gorontalo Post
(Jawa Pos Grup), emosi pendukung tuan rumah dipicu oleh dendam gara-gara
ulah oknum ofisial dan pemain Persiwa yang pernah memukuli beberapa
anggota tim Persigo saat bertandang ke Wamena pada putaran I lalu. Tiga
pemain dan asisten pelatih Natsir Pala harus dilarikan ke rumah sakit.
Ketika itu, Persigo kalah 0-2.
Yang lebih membuat pendukung Persigo sakit hati, tidak ada tindakan dari
PSSI soal rusuh di Wamena lalu. Sebaliknya, ketika terjadi keributan kecil
yang terjadi di kandang Persigo saat menjamu Persim Maros, PSSI langsung
memberi sanksi berupa denda Rp 20 juta.
Suporter merasa semakin tak nyaman ketika melihat anggota TNI dari
Batalyon 713 Satyatama sebanyak 120 personil datang bersenjata. Pasukan
huru-hara menyisir lapangan sekitar pukul 15.00 Wita. Padahal, selama ini
pengamanan seperti itu tidak pernah dilakukan. Yang ada hanyalah
pengamanan dari polisi. Suporter curiga, TNI sengaja mem-back-up Persiwa
yang manajernya juga anggota TNI, Jhon Banua. Selama di Gorontalo, tim
Persiwa menginap di Markas Kompi B Liluwo Kota Gorontalo.
Wasit Saada SPd asal Makassar memulai kick-off pukul 15.30 Wita. Sejak
menit pertama, Persigo langsung mengurung pertahanan Persiwa.Pada menit
ke-2, Ari Supryatna langsung membobol gawang yang dijaga Gerry Mandagi.
Berselang lima menit, gol beruntun diciptakan tiga bomber Persigo, Ari,
Thomas dan Varney.
Setelah itu, aksi lempar mulai terjadi. Namun, pertandingan tetap bisa
berjalan. Situasi masih bisa dikendalikan aparat. Sasaran lemparan yang
paling banyak kepada kiper. Karena itu, saat terjadi gol ketiga, kiper
Gerry Mandagi jatuh tersungkur terkena lemparan batu. Tiga gigi pemain
asal Manado itu copot dan langsung diobati di pinggir lapangan. Gerry
tetap dipaksakan main. Penonton terus merangsek, mendekat ke belakang
gawang.
Puncaknya, setelah gol kelima diciptakan Ari, beberapa suporter masuk
bench ofisial lawan dan langsung memukuli anggota tim Persiwa. Spontan,
ofisial yang merawa jiwanya terancam langsung lari masuk lapangan. Saat
itu, situasi menjadi kacau. Sontak, suporter dari berbagai penjuru masuk
ke lapangan. Mereka menghajar semua pemain dan ofisial Persiwa.
Situasi kemanan tak terkendali lagi. Sekitar 10 menit aksi pengeroyokan
berlangsung. Pasukan TNI yang sempat dimintai back-up di luar stadion
langsung kembali masuk dan mengejar suporter yang terlibat kerusuhan.
Mereka sempat terlibat aksi saling lempar batu.
Situasi mulai bisa dikendalikan setelah terdegar bunyi tembakan peringatan
ke udara. Pemain dan ofisial Persiwa dievakuasi ke dalam ruang ganti.
Mereka dilarikan ke RS Aloei Saboe Gorontalo dengan menggunakan kendaraan
TNI.
Sementara itu, pengawas pertandingan (PP) dan Pengda PSSI Gorontalo belum
bisa memastikan kelanjutan pertandingan tersebut. Menurut Sekum Pengda
PSSI Gorontalo, Adhi Pala, pertandingan tak bisa dilanjutkan pagi ini,
sebagaimana aturan force majeur.
DATA KORBAN TIM PERSIWA
1. Imanuel Padwa (23) luka kepala
2. Gerry Mandagi (kiper) Luka bibir, luka kepala, gigi patah 3 biji.
3. Tontje (7) Luka kepala
4. Huberto Mohim (29) Bengkak Rahang
5. Yakobus Bitmof (18) Luka pergelangan (tusukan)
6. Yohanes Kabagaimo (16) Luka Kepala
7. Carles Woff (kiper/20) Luka ringan kepala
8. Vicktor Kadiwaro (4) Luka kepala dan mata kanan
9. Herman Tabuni (13) Luka kepala
10. Izak Burami (12) Luka kepala
11. Kasubhan (17) Luka kepala, mata, puluhan benjolan di wajah dan badan
(parah/rawat inap)
12. Nilo Arisusanto (2) Luka kepala belakang /bagian telinga
13. Camara Pasawa (asing/15) Memar wajah dan pelipis
14. Ronny Maturbong (19) Luka kepala
16. Djoko Susilo (pelatih) Luka kepala, pelipis dan hidung
17. Mahmud (Ass. Pelatih) Luka kepala dan bibir
18. Sajid (Ass. Manajer) Luka kepala
=== Arif Ikram ===
--
Most consistent statement by any inter fan:
"There is always next season"
www.milanisti-indonesia.org || [EMAIL PROTECTED]
HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.
==========================================================
Milis Tabloid BOLA
Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL
PROTECTED]
==========================================================
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/bolaml/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/