TITLE GONE
Membuka sedikit "Post-Silverstone", saya menulis ini di bagian akhir ulasan 
team by team untuk Ferrari: 
"...Kalau kondisi ini berlangsung terus, di depan publik sendiri, GP Italia di 
Monza (seri 15 dari 19 GP), saya memprediksi Ferrari dan Schumi akan kehilangan 
gelar juara dunia mereka."

Exactly, Schumi lost the title in Monza...

Setelah 58 bulan atau 256 minggu sejak Oktober 2000, Schumi akhirnya harus 
berstatus "orang Jerman juga manusia (biasa)" yang kadang2 hebat jadi juara 
dunia, kadang2 harus mengakui kehebatan pembalap lain. Selisih 48 poin dengan 
Alonso pasca-Monza membuat dia mustahil mempertahankan gelarnya. Memang, sejak 
penampilannya menurun sejak pertengahan musim ke sini, Schumi yang sempat 
gembar-gembor masih bisa comeback harus pasrah. 

Nomor berapa mobilnya tahun depan? Tentu, di topi merahnya akan tertera nomor 
berapa? Sepanjang kariernya di F-1, ia pernah pakai nomor 32, 19, 5, 3, dan 
tentu saja 1 sebanyak tujuh musim. Kalau Ferrari finis di urutan ketiga 
konstruktor, Schumi pakai nomor 5 lagi. Kalau Ferrari disalip Toyota dari 
urutan tiga konstruktor, Schumi pakai nomor baru: 7. 

Sebenarnya kalau masih mau pakai nomor 1 sih Schumi bisa aja, kayak Gabriel 
Batistuta dulu yg gak mau ngelepas nomor 9 dgn menggantinya jadi 1+8. Schumi 
juga bisa kayak gitu, kalau dia pakai nomor 5 ya ganti aja 1+4, kalau 7 ya 1+6, 
hehe...just jinx eh just joke.

F1 akan segera menyambut juara dunia ke-28, Alonso (most probably) atau Kimi.

KIMI'S JINX
Bukan maksud hati meramalkan Kimi bakal apes lagi ketika membuat judul "jinx 
salabim" untuk pre-Monza, tapi kenyataannya kok malah kayak begitu. Walau 
tampil oke banget, namun secara umum penampilan Kimi di Monza benar-2 apes. 
That jinx won't go from Kimi...

Ganti mesin, udah tiga kali Kimi musim ini mengalaminya. Di Magny-Cours, 
Silverstone, dan Monza. Sebenarnya dampak gara2 ganti mesin itu gak berpengaruh 
banyak karena Kimi pakai taktik maut, one stop, saat lomba. Kalau normal, 
taktik ini bisa jadi akan membawa Kimi ke urutan dua saat finis, mengingat 
sebelum melakukan pit stop dia benar2 sudah melongkap 9 posisi, dari 11 ke 2, 
hanya kalah dari Montoya. Kalau normal, mudah dibayangkan kan apa kalau posisi 
lomba 1-2 adalah Montoya-Kimi dan Alonso-Fisichella ada di 3-4?

Sayang, that jinx again. Gara-gara ban kiri belakang rusak, Kimi mesti masuk 
pit lagi untuk ganti ban. Kans utk finis lebih baik dari Alonso langsung buyar. 
Kutukan bahwa Kimi gak pernah naik podium di Monza, sialnya, mesti terjadi lagi 
ketika di lap 45 ia melintir ketika Fisichella yg ada di posisi 3 sudah ada di 
depan mata. Di akhir lap 44 itu, gap antara Fisichella-Kimi 3,66 detik. Dengan 
mobil lagi enak, di mana dia bilang dgn bahan bakar penuh aja masih bisa 
kencang, pasti memangkas gap itu dalam 9 lap tersisa gak akan sulit bagi Kimi. 
Gara-2 melintir semua jadi berantakan lagi.

Lengkap sudah jinx utk Kimi: ganti mesin, gan ban, melintir. 
Championship belum over seluruhnya, tapi kans dia sudah kian mengecil. Fokus 
McLaren kayaknya lebih realistis kini meraih titel konstruktor, yg terakhir 
kali mereka raih tahun 1998. 

NO DNFs
Di sirkuit kejam seperti Monza diam2 ada catatan luar biasa. Baru kali ini 
semua mobil (20) selamat sampai finis alias gak ada DNF satu pun!! Ini menyamai 
rekor GP Belanda 1961 di Sirkuit Zandvoort ketika semua 15 mobil juga menyentuh 
garis finis. 

TYRE WAR
BRIDGESTONE 1, MICHELIN 14
Kayaknya kekesalan Ferrari telah mencapai puncak. Benar, sasis F2005 ada andil 
utk performa buruk secara keseluruhan, tp sasis itu selalu diutak-atik dari 
seri ke seri karena Bridgestone sendiri juga selalu mengubah karakter ban. Ini 
memang risiko menjadi satu2nya tim unggulan pemakai Bridgestone. 
Michelin sendiri tampil prima. Kalaupun ada isu kasus kembar McLaren, itu 
karena kesalahan McLaren yg diakui sendiri oleh Ron Dennis. Tak ada penjelasan 
resmi di mana salahnya, tapi yg pasti gak jauh dari suspensi. Banyaknya 
tikungan ke kanan pasti membebani ban kiri. Namun tim2 pemakai Michelin lain 
gak bermasalah, dan itu berarti murni tanggung jawab McLaren.

TEAM BY TEAM
FERRARI
1 Schumi
2 Barrichello
Dua seri berurutan gak dpt poin, very very poor. Cuma ada 60.000 org di Monza, 
very bad. Kini cuma unggul 8 poin dari Toyota, mengkhawatirkan. Mengakui gak 
mungkin bangkit dalam seminggu ini karena ada GP Belgia dgn karakter menantang, 
menyedihkan. Lost the title, lost performance, almost lost everything. Satu2nya 
hiburan adalah perpanjangan kontrak Marlboro hingga 2011. 

BAR
3 Button
4 Sato/Davidson
Bersama Ferrari menjadi tim yang under-performed di Monza. Posisi start bagus, 
3-4, diakhiri dengan finis 8 dan 16. Memang ada masalah pada selang penyalur 
bahan bakar, tapi tanpa itu pun mobil mereka lagi out of pace. Sekuat apa pun 
digeber, kalau mobil lagi gak ada pace dan grip ya akan slow juga. Beruntung 
Jenson masih dpt poin.

RENAULT
5 Alonso
6 Fisichella
Welcome back, Fisico! Lama juga dia gak naik podium lagi sejak menang di 
Aussie. Alonso lagi2 mengoptimalkan semua potensi, ya teknis ya luck. Secara 
umum, pace Renault "gak ada apa2nya" dibanding McLaren. Tapi luck McLaren "gak 
ada apa2nya" ketimbang Renault. Sepanjang lomba Alonso diberitahu progres 
posisi Kimi. Sampai lap 25, ketika Kimi masuk pit dan dipastikan pakai 
one-stop, Alonso pasti gak tenang. Tapi ketika Kimi masuk pit lagi utk ganti 
bannya yg rusak di lap 28, saya jamin hati Alonso tenang bukan main. Kalau dia 
boleh nyetel CD di mobil, mungkin dia nyetel lagu Asereje kali.
Fisico, dgn bahan bakar banyak sejak start, tampak nervous di lap2 awal. Tapi 
kemudian malah tampil konsisten utk menjaga pace. Tak ada highlight berarti 
bagi Fisichella selama lomba, tapi ia salah satu best performer di Monza yg 
tetap menjaga poin konstruktor Renault.

WILLIAMS
7 Webber
8 Heidfeld/Pizzonia
Lagi asyik tidur di Sabtu pagi, Antonio Pizzonia ditelepon disuruh buru2 ke 
sirkuit utk gantiin Heidfeld. Ikut free practice, kualifikasi, dpt posisi start 
16. Besoknya lebih edan, karena ia yg kali terakhir menggeber mobil F-1 waktu 
tes V8, malah finis di urutan 7 atau longkap 9 posisi. Mantaap... 
Webber jadi korban tabrakan di lap 1 sehingga dia mesti ganti hidung mobil yg 
tentu lgsg mengacaukan lombanya. 

McLAREN
9 Raikkonen
10 Montoya/de la Rosa/Wurz
Kimi udah banyak dibahas, utk JPM kayaknya dia memang body soul-nya Monza. 
Waktu menang pertama kali di sini tahun 2001 dia gak bisa sampanye krn waktu 
itu dunia sedang berkabung akibat kasus WTC. Sekarang dia bisa leluasa 
meluapkan kegembiraan. Yg lebih membuat JPM senang adalah karena performanya 
memang luar biasa. Dia gak kehilangan satu lap pun, dari start hingga finis. 
Selain itu, gambling dia di saat ban sudah rusak tapi tetap berlomba membuahkan 
hasil. Kerusakan ban itu sebenarnya berbahaya, tapi karena hanya "dipakai" utk 
4 lap jadi gak terlalu mengkhawatirkan. Pun, kerusakan ban itu segaris yg tidak 
mengganggu suspensi dlm waktu singkat. Tapi itu semua tanpa fighting spirit yg 
tinggi gak akan berhasil dan JPM punya itu. JPM pun gak perlu merasa berdosa 
karena dia gak patuh pada team order karena Kimi nun jauh di belakang.

SAUBER
11 Villeneuve
12 Massa
Kalau melihat posisi start, Sauber lumayan saat lomba. Tapi, pace mereka, spt 
halnya sang induk semang, Ferrari, benar2 gak ada. Ada kejadian "kocak" ketika 
marshal memberi blue flag kepada Villeneuve agar dia memberi jalan buat Kimi. 
Padahal blue flag itu gak pantas karena keduanya sedang dlm berebut posisi. 
Villeneuve akhirnya ngalah dan membiarkan Kimi lewat karena mobil Kimi memang 
lebih kencang. Massa sekali lagi the better driver. Start 15 finis 9. 

RED BULL
14 Coulthard
15 Klien/Liuzzi
DC korban tabrakan di lap awal. Ia nabrak Fisichella yg akhirnya merusak sayap 
depannya utk kemudian diganti. Kalau sdh kehilangan waktu kayak gitu, ya 
bertempur apa adanya aja di trek. Padahal, DC pun udah ganti taktik dari 2 
menjadi 1-stop. Klien juga mendapatkan hari buruk. Kembar 13, start dari posisi 
itu dan finis di posisi itu juga. 

TOYOTA
16 Trulli
17 Ralf
Tim paling solid di Monza. Tanpa basa-basi, tanpa gembar-gembor, mereka mampu 
menempatkan Trulli dan Ralf di urutan finis 5-6. Kalau melihat taktik lomba 
mereka, terlihat mobil Toyota amat fleksibel. Utk bahan bakar ringan bagus, utk 
bahan bakar banyak juga gak mengecewakan. Wajar bila akhirnya mereka 
menargetkan posisi tiga besar konstruktor di akhir musim dgn ambisi mengalahkan 
Ferrari! Segala improvement yg ada di tim ini yg dibangun lebih serius sejak 
2004 tampaknya menyatu dgn pengalaman yg di-share oleh Trulli dan Ralf.

JORDAN
18 Monteiro
19 Karthikeyan
Kelihatannya aneh, di sirkuit low downforce malah pakai tambahan sayap di sayap 
depan utk mobil EJ15B. Di saat Renault sbg pioner "jemuran" di sayap depan saja 
sementara membuang penemuan itu di Monza, Jordan malah memakainya. Tapi kalau 
melihat mobil mereka bisa finis, bisa jadi penggunaan itu tepat utk tim 
"sekaliber" Jordan. Narain finis terakhir karena dia sempat disundul oleh 
Albers yg memaksa dia masuk pit unscheduled dan pasti mengganggu lombanya.

MINARDI
20 Friesacher/Doornbos
21 Albers
Gara2 berurusan dgn Narain, Albers masuk pit utk ganti sayap depan. Tapi, gara2 
tak patuh pada bendera biru utk memberi jalan Felipe Massa, Albers mesti 
menerima driver thru penalty. Albers gak dengar perintah minggir itu dari 
radio. Overall, penampilan Minardi mengecewakan Paul Stoddart karena dia 
melihat tak ada speed berarti utk mengalahkan Jordan.

salam,
arief k.

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page
http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/2_TolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.

==========================================================
Milis Tabloid BOLA
Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL 
PROTECTED]
========================================================== 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/bolaml/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke