sumber jawapos.com
Rabu, 14 Sept 2005,
Pantang Minder!
Villarreal v Man. United
VILLARREAL - Sejak berdiri pada 1923, baru musim ini
Villarreal bisa mencicipi ketatnya persaingan di
pentas Liga Champions. Tapi, status debutan tak lantas
membuat skuad berjuluk El Submarino Amarillo ini
minder. Villarreal telah membuktikan bahwa kualitas
mereka tak kalah dengan kontestan Eropa lainnya di
ajang kompetisi antarklub paling bergengsi ini.
Bukti awal telah ditunjukkan tim besutan Manuel
Pellegrini itu dengan mengalahkan Everton (Inggris)
agregat 4-2 sekaligus lolos ke babak utama. Namun, itu
pun belum jaminan. Lawan yang lebih tangguh telah
menanti. Salah satunya adalah Manchester United.
Raksasa Inggris itu bakal dijamu di Stadion El
Madrigal dini hari nanti WIB. (Tayangan langsung RCTI,
Kamis dini hari mulai pukul 01.45)
Di atas kertas, United memang lebih diunggulkan. The
Red Devils lebih berpengalaman di pentas Liga
Champions dibandingkan Villarreal. Tahun ini merupakan
musim ke-28 United berlaga di kancah Eropa. Dan laga
lawatan ke El Madrigal ini bakal menjadi partai ke-217
bagi United di arena antarklub Eropa.
Sayang, Setan Merah memiliki rekor yang tak terlalu
bagus setiap melawat ke Spanyol. Mereka baru memetik
sekali kemenangan dari 15 lawatannya ke ranah Matador.
Rekor inilah yang membuat Villarreal percaya diri.
Apalagi mereka punya memori manis saat menghadapi klub
Inggris. Musim lalu di pentas Piala UEFA, Villarreal
menaklukkan Middlesbrough 2-0.
"Kami memang punya rekor bagus setiap bertemu tim
Inggris. Tentu kami ingin mempertahankan tradisi
tersebut," tegas Manuel Pellegrini, entrenador
Villarreal, kepada harian Marca.
Motivasi boleh tinggi, tapi Villarreal juga harus
sadar diri bahwa mereka mengawali perjalanan musim ini
dengan start yang buruk. Di dua laga awal Liga
Primera, Juan Pablo Sorin dkk belum memetik
kemenangan. Belum lagi ancaman absennya Juan Roman
Riquelme. Playmaker asal Argentina itu mengalami
cedera engkel dan harus ditarik keluar pada menit
ke-30 saat Villarral bermain imbang 1-1 dengan
Sevilla, Minggu lalu.
Walaupun belum bisa dipastikan absen, tapi kecil
kemungkinan Riquelme pulih sebelum pertandingan. "Akan
sangat sulit baginya untuk pulih tepat pada waktunya.
Walau begitu kami masih menanti bagaimana
perkembangannya dari hari-kehari," kata Pellegrini.
Jika Riquelme benar-benar absen, itu akan menambah
panjang daftar pemain Villarreal yang harus menonton
dari tribun stadion. Sebelumnya, striker Jose Maria
juga dipastikan absen karena hukuman kartu merah yang
diterimanya musim lalu.
Untungnya, kondisi United sendiri juga tak solid.
Winger Cristiano Ronaldo mungkin masih akan absen
karena masih dalam suasana berkabung atas meninggalnya
sang ayah pekan lalu. "Kami telah mengatakan padanya
untuk tetap bersama ibunya (di Portugal) sampai
semuanya mereda. Dia yang akan menentukan sendiri
kapan ia akan kembali," kata Sir Alex Ferguson,
arsitek United.
Kapten Roy Keane juga dikabarkan bakal absen. Dia
mengalami cedera saat sesi latihan kemarin. Tapi,
Ferguson tak perlu bingung karena dia bisa memainkan
Alan Smith untuk mengisi celah yang ditinggalkan
Keane. Meski posisi aslinya adalah seorang striker,
Smith sudah beberapa kali mampu menjalankan peran
sebagai gelandang bertahan.
Jangan lupa, United masih punya senjata duet Ruud van
Nistelrooy dan Wayne Rooney. Khusus Nistelrooy, pemain
ini tengah menanjak performanya. Dia telah mencetak
lima gol di awal musim ini. Striker Timnas Belanda ini
juga terbukti tajam di arena Liga Champions dengan
mencetak 37 gol dari 41 laga.
"Keduanya (Nistelrooy dan Rooney) adalah penyerang
yang hebat. Kami harus mewaspadainya, seperti juga
pemain United lainnya. Tapi, tidak ada yang perlu
ditakutkan karena ini adalah sepak bola," cetus
Sebastian Viera, kiper Villarreal, kepada As. (bas)
======
Rabu, 14 Sept 2005,
Tak Seperti 27 Tahun Lalu
FC Brugge v Juventus
BRUGGE-Begitu berhasil merebut scudetto Liga Seri A
Italia musim lalu, allenatore Juventus Fabio Capello
langsung melontarkan sesumbar bahwa musim ini giliran
trofi Eropa yang akan diboyong pasukannya.
Melihat background Juventus, tentu tak ada yang bisa
menganggap ambisi tersebut sebagai sesuatu yang
berlebihan. Siapapun tahu betul kualitas tim berjuluk
La Vecchia Signora alias Si Nyonya Tua itu. Bahkan,
dalam drawing babak utama lalu, Juventus masuk dalam
kategori unggulan utama.
Nah, dengan status sebagai tim unggulan, Juventus
dituntut harus mampu menunjukkan kemampuan sebagai
kandidat juara. Laga awal mereka dinihari nanti WIB
menghadapi tuan rumah FC Brugges menjadi salah satu
acuannya.
Dalam lawatannya ke Stadion Jan Bryedel dinihari nanti
nanti, Juventus tak hanya dituntut untuk menang. Tapi
dengan keunggulan materi dan pengalaman, Bianconeri
harus mampu memetik kemenangan dengan skor meyakinkan.
Mampukah?
Sebelum turun ke lapangan, ada baiknya Capello dan
pasukannya menengok perjalanan sejarah Juventus di
pentas Champions 1978. Ketika itu, banyak yang yakin
bahwa final ideal akan terjadi antara Juventus lawan
Liverpool.
Juventus diprediksi bisa masuk final karena lawan yang
mereka hadapi di semifinal hanyalah FC Brugge.
Prediksi itu nyaris mendekati kenyataan. Hingga menit
ke-87 Juve sudah unggul 1-0 lewat gol Roberto Bettega.
Tapi tiket final yang sudah di depan mata Juventus itu
lenyap karena pada menit ke-90 Brugge mampu menyamakan
kedudukan lewat gol Alfons Bastijns. Pertandingan pun
harus dilanjutkan lewat babak perpanjangan waktu.
Disini, Brugge yang tampil tanpa beban akhirnya bisa
mencetak gol penentu di menit ke-116 lewat Rene
Vanderycken. Hingga usainya babak perpanjangan waktu,
kedudukan tetap 2-1. Brugge pun akhirnya berhak lolos
ke final.
Bagaimana dinihari nanti ? Seperti 27 tahun lalu, Juve
tetap diunggulkan. Apalagi, mereka baru saja memetik
kemenangan telak 4-0 atas Empoli di pentas Seri A
Minggu lalu. Hanya, bekal kemenangan itu masih belum
cukup menenangkan hati Capello. Pasalnya dalam laga
nanti dia tak bisa menurunkan bek Lilian Thuram yang
cedera saat membela Prancis di babak kualifikasi Piala
Dunia lawan Kepulauan Faroe pekan lalu. Yang membuat
cedera bertambah parah, Thuram kemudian juga
diturunkan saat menghadapi Irlandia.
"Jika seorang pelatih tim nasional memanggil seorang
pemain, dia harus memenuhi panggilan itu. Tapi jika
kemudian pemain itu cedera, maka klub lah yang
menanggung resikonya,"keluh Capello seperti dikutip
Channel 4.
Di kubu Brugge, pelatih Jan Ceulemans tahu diri kalau
kekuatan timnya tak sebanding dengan Juventus. Untuk
itu, dia pun mematok target seri dalam laga nanti
meski bertindak sebagai tuan rumah.
"Banyak yang mengingatkan memori 27 tahun lalu kepada
kami. Tapi itu masa lalu. Sulit untuk kembali ke masa
itu dengan bekal yang ada saat ini,"ucap Ceulemans.
(bas)
-------
Rabu, 14 Sept 2005,
Tanda Tanya Lini Depan
Arsenal v FC Thun
LONDON - Rasa cemas dan gugup kemungkinan akan
menyerang para pemain Thun saat pertama menginjakkan
kaki di Highbury dini hari nanti WIB. Maklum, dari
yang biasa tampil dihadapan hanya ratusan penonton,
tiba-tiba saja runner up Liga Swiss musim lalu itu
harus bermain dibawah tatapan 35 ribu pasang mata yang
hampir semuanya adalah pendukung tim tuan rumah,
Arsenal.
Jadi, apakah ini berarti Thun akan menjadi santapan
pertama Arsenal di Liga Champions musim ini? Apalagi,
secara materi dan pengalaman, beda kedua tim memang
bak bumi dan langit. Tapi tetap saja sepak bola bukan
matematika. Jangan terburu menghakimi. Lihat dulu
kondisi terakhir tuan rumah.
Dinihari nanti, tactician Arsenal Arsene Wenger tak
akan bisa menurunkan skuad terbaiknya. Kiper Jens
Lehmann dipastikan absen karena skorsing yang
diterimanya musim lalu. Sementara kondisi bek tangguh
Sol Campbell juga masih tanda tanya besar.
Yang paling menimbulkan tanda tanya tentu daya gempur
The Gunners. Ini karena kapten sekaligus top scorer
mereka di Liga Champions, Thierry Henry, harus absen
karena mengalami cedera pangkal paha.
Tanpa Henry, Arsenal menyerah 1-2 di hadapan
Middlesbrough di Premiership Inggris akhir pekan
kemarin. Wenger pun terpaksa kembali harus menurunkan
duet Jose Antonio Reyes dan Dennis Bergkamp yang akhir
pekan kemarin membuang begitu banyak peluang.
"Kami mungkin diunggulkan dalam laga ini. Tapi saya
meminta para pemain untuk tidak terpengaruh dengan itu
semua,"kata Wenger seperti dikutip Sportinglife.
"Sebab, saya sendiri belum tahu kekuatan riil mereka
(Thun). Itu sangat berbahaya. Tim seperti itu kadang
bisa menyulitkan."
Ya, tengok saja pengalaman Dynamo Kiev serta FC Malmoe
yang disingkirkan Thun di babak kedua dan ketiga
kualifikasi lalu. Apalagi, seperti saat menghadapi
Kiev dan Malmoe, pelatih Thun Urs Schonenberger juga
akan kembali berpaling pada taktitk defensif-nya yang
efisien dan efektif dengan hanya menempatkan Maurto
Lustrinelli sebagai lone striker.
"Kami realistis saja. Menghadapi Arsenal jelas
tindakan bunuh diri jika meladeni permainan ofensif
mereka,"tutur Schonenberger.
Schonenberger kali ini juga lebih tenang menyusul
pulihnya kapten tim Andres Gerber yang Sabtu lalu
absen saat Thun bermain imbang 0-0 dengan Young Boys
di lanjutan Liga Swiss. Bek asal kamerun Armand Deumi
juga sudah mulai berlatih setelah sebulan menjalani
perawatan cedera pangkal paha. (bas)
Perkiraan Pemain :
Arsenal (4-4-2): 24-Manuel Almunia (g); 12-Lauren,
18-Pascal Cygan, 28-Kolo Toure, 3-Ashley
Cole; 8-Fredrik Ljungberg, 15-Francesc Fabregas,
19-Gilberto, 7-Robert Pires; 10-Dennis Bergkamp,
9-Jose Antonio
Reyes
FC Thun (5-4-1): 1-Eldin Jakupovic (g); 17-Alen Orman,
26-Selver Hodzic, 5-Ljubo Milicevic, 2-Leandro, 3-Jose
Goncalves; 6-Bernardi, 21-Nelson Ferreira, 19-Silvan
Aegerter, 11-Andres Gerber; 20-Mauro Lustrinelli
Stadion : Highbury (London)
Wasit : Gzregorz Gilewski (Polandia)
====
Rabu, 14 Sept 2005,
Werder Bremen v Barcelona
Reuni Mantan Jawara Di Wesserstadion
BREMEN - Lawatan Barcelona ke Weserstadion dini hari
nanti WIB menyegarkan kembali ingatan publik akan
masa-masa kejayaan kedua tim di awal 1990-an. Ketika
itu, baik El Barca maupun Werder Bremen sama-sama
mengklaim dirinya sebagai Raja Eropa. Bremen bangga
dengan statusnya sebagai jawara Piala Winners 1992.
Sementara di tahun yang sama, Barcelona meraih trofi
Liga Champions (dulu masih Piala Champions).
Keduanya kemudian harus bentrok di pentas Piala Super
Eropa (awal 1993). Laga ini tak hanya menjadi arena
adu gengsi, tapi sekaligus menjadi arena adu
kepiawaian dua arsitek handal saat itu. Bremen saat
itu dibesut Otto Rehhagel, sementara Barcelona
diarsiteki pelatih kenamaan Johan Cruijff.
Di laga pertama yang digelar di kandang Bremen, kedua
tim bermain imbang 1-1. Hal ini memberi keuntungan
kepada Barcelona yang kemudian menaklukkan Bremen 2-1
di laga kedua di Nou Camp.
Nah, dini hari nanti keduanya kembali bertemu di
matchday 1 Liga Champions Grup C. (Tayangan tunda
RCTI, Kamis dini hari mulai pukul 03.45) Sayangnya,
mereka kini tak lagi menyandang status jawara Eropa.
Bremen finis di urutan ketiga klasemen Bundesliga
musim lalu. Tentu masih kalah pamor dibandingkan Barca
yang merajai Liga Primera.
Bicara materi pemain, Bremen juga kalah kelas. Tapi,
tuan rumah jelas tak ingin malu di kandang sendiri.
Inilah yang membuat pelatih Thomas Schaaf menyiapkan
strategi ofensif. Bomber Miroslav Klose yang absen
karena kartu merah di babak kualifikasi lalu, bakal
digantikan Nelson Valdez.
Penyerang asal Paraguay ini telah menunjukkan
kematangan berlaga di pentas Eropa dengan dua gol yang
dicetaknya ke gawang Valencia musim lalu. "Ini adalah
kesempatan besar untuk saya. Sejak Klose mendapat
kartu merah, saya belum pernah minum alkohol setetes
pun," cetus Valdez kepada Reuters.
Di kubu Barcelona, optimisme tinggi juga tengah
menyala menyusul kemenangan 2-0 atas Real Mallorca
Minggu lalu. Seperti biasa, Frank Rijkaard bakal
menyiapkan strategi menyerang dengan menempatkan tiga
ujung tombak sekaligus, yakni Samuel Etoo,
Ronaldinho, dan Ludovic Giuly.
"Kami sering terjebak permainan lambat musim ini.
Padahal kami harus terus meningkatkan kecepatan karena
hanya itulah cara efektif dan atraktif dalam menembus
pertahanan yang terorganisir," kata Rijkaard kepada
Marca.
Rijkaard juga bisa memainkan penyerang muda Lionel
Messi. Sebelumnya, bintang masa depan Argentina itu
dicekal tampil di tim senior Barca karena belum
memiliki paspor Eropa. Nah, di Liga Champions, UEFA
tidak menerapkan aturan pembatasan seperti itu. "Ini
kabar baik buat Messi. Saya harap dia bisa
memanfaatkan momentum ini jika diberi kesempatan,"
ujar Rijkaard. (bas)
=======
__________________________________
Yahoo! Mail - PC Magazine Editors' Choice 2005
http://mail.yahoo.com
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page
http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/2_TolB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.
==========================================================
Milis Tabloid BOLA
Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL
PROTECTED]
==========================================================
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/bolaml/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/