Udah lah.... Biar persebaya ngga mundur juga juaranya udah pasti.... lha wong sebelum dimulai tu Liga udah di wanti-wanti jangan ampe dikasiin ke klub laen..... Buktinya, piala juara bertahan kan udah dipulangin ama persebaya, bukan ke pssi... tapi ke tangan orang #1 di Jakarta.....
--- Mahesa Jenar <[EMAIL PROTECTED]> menulis: > kalo emang Persebaya mundur gw cuman bisa bilang: > > JANGKRIK, TAEK,A*U, KONT*L DR DULU AMPE SKARANG > EMANG NGRESEHIN PSIS > AJE KERJANYE > > mJ- > *Asli gue buanget getu loch..... > > On 21/09/05, Lucky Kanti <[EMAIL PROTECTED]> > wrote: > > jawapos,Rabu, 21 Sept 2005, > > Rabu, 21 Sept 2005, > > GALERI KOMENTAR > > > > > > Berikut ini Komentar para Tokoh Bola Jawa Timur > > terhadap mundurnya Persebaya menjelang laga lawan > > Persija Jakarta di babak 8 Besar Liga Djarum XI. > > > > > > Eddy Yuwono Slamet (Mantan Sekum Persebaya, > Pembantu > > Rektor Unair Surabaya) > > > > SAYA sangat menyayangkan mundurnya Persebaya. > Apalagi > > bermain di luar kandang, bagi tim tamu seharusnya > bisa > > menagih janji pihak panpel soal jaminan keamanan > bagi > > pemain. Suporter tuan rumah pun bukan jaminan > > kemenangan tim tuan rumah. > > > > Wong Manchaster United maupun Real Madrid bisa > kalah > > di depan pendukung sendiri kok. Hanya, secara > teknis > > materi pemain Persebaya sebenarnya kurang layak > untuk > > bisa masuk final. > > > > Dari dua pertandingan sebelumnya, satu-satunya > hasil > > positif saat bisa membalas seri dua gol melawan > PSM > > itu terlihat karena faktor keberuntungan. Bukan > > semata-mata hasil kerjasama yang dibangun. Saat > kalah > > dari PSIS pun lini belakangpun masih tampak > kedodoran. > > (sep) > > > > > > Andi Slamet (Mantan Kiper Persebaya Era > Perserikatan) > > > > INI MUSIBAH sepak bola nasional. Persebaya harus > > berbesar hati menyelesaikan sisa satu pertandingan > > sampai tuntas. Soal ancaman suporter tuan rumah > hingga > > melibatkan organisasi sosial kemasyarakatan ke > pemain > > hingga suporter itu baru sebatas rumor yang belum > > terbukti kebenarannya. > > > > Persebaya sendiri punya memori buruk mundur pada > saat > > pertandingan melawan PKT di Bontang 2002 lalu. > Tapi > > pemicunya jelas, yakni keputusan wasit yang > keliru. > > Soal hasil pertandingan memang tidak bisa berubah. > > Tapi dampak negatif dari mundurnya Persebaya saat > itu > > tetap tercatat dalam sejarah selamanya. (sep) > > > > > > Dhimam Abror (Ketua Umum Pengda PSSI Jatim) > > > > EFEK domino krisis kepercayaan di tubuh PSSI > akhirnya > > dirasakan sendiri oleh Persebaya. Ini akibat PSSI > out > > of control yang menyebabkan semuanya tidak bisa > > dikendalikan oleh figur yang tepat. Apalagi > beberapa > > oknum PSSI maupun klub juga turut bermain di > dalamnya. > > > > Soal isu final berlaku bagi Persija dan Persipura > > memang baru sebatas kabar yang berkembang meski > pada > > partai Persija v PSIS, aromanya sangat kentara. > Tapi > > Persebaya tetap harus menunjukkan sportivitasnya > > dengan melanjutkan pertandingan penentu. Siapa > tahu > > satu-satunya wakil dari Jatim ini dinaungi dewi > > fortuna untuk meraih gelar nasional di kancah > divisi > > utama setelah Arema dan Persik gagal ke final. > > > > Karena pada musim ini, Jatim benar-benar paceklik > > gelar. Petrokimia dan Deltras harus degradasi, > Persibo > > dan MP gagal promosi ke divisi utara. Kini hanya > > Persebaya dan MP Junior (U-18) yang masih > > berkesempatan meraih gelar nasional. (sep) > > > > > > J.A. Hattu (Pengamat - Mantan Manajer Persebaya) > > > > MUNDURNYA Persebaya bagaimanapun juga preseden > sepak > > bola nasional. Kasus ini saya rasa sudah menjadi > titik > > kulminasi rusaknya sepakbola Indonesia yang jauh > dari > > nilai-nilai sportivitas. Mengenai isu pengaturan > jatah > > final itu baru sebatas dugaan. Sehingga belum ada > > alasan Persebaya untuk mundur. Sedangkan terkait > > dengan ancaman suporter, keputusan mundur bukan > > merupakan keputusan yang tepat. Secara pribadi, > saya > > sangat menyayangkan keputusan Persebaya ini meski > saya > > sudah lama tidak mengikuti perkembangannya. > > > > Saya sebagai mantan olahragawan sengaja tidak mau > > menonton. Ini karena faktor kekecewaan saja > terhadap > > hal-hal yang merusak sportivitas. Tapi, saya > bukannya > > tidak peduli. Masih ada cara lain seperti > pembinaan > > usia dini. (sep) > > > > > > Hartono Purnomosidi (Agen Pemain - Mantan Pengurus > > Persebaya) > > > > PENARIKAN diri Persebaya merupakan akumulasi > > ketidaktegasan PSSI. Berapa banyak kasus tim yang > > mundur musim ini hanya berujung sanksi denda dan > > pengurangan poin. Seperti Persib yang menolak > > bertanding melawan Persija pada akhir putaran > kedua > > lalu, dan mogoknya Persikabo ke Persemai Dumai > akibat > > tekanan suporter. > > > > Termasuk kasus kerusuhan di Gorontalo yang > > mengorbankan Persiwa. Apakah sanksi yang ditujukan > > Persigo dengan mencabut haknya sebagai tuan rumah > > beberapa musim dapat direalisasikan secara > konsisten. > > Saya masih meragukan keputusan PSSI. Namun bagi > > Persebaya sendiri sebagai tim besar seharusnya > tetap > > menyelesaikan kewajibannya hingga selesai. Soal > kalah > > menang, dalam sportivitas pertandingan itu biasa. > Tapi > > tunjukkan dulu itikad baik di lapangan. Kasihan > pemain > > walaupun ini keputusan manajemen. (sep) > > > > ===== > > Rabu, 21 Sept 2005, > > Soal Mundurnya Persebaya dari Delapan Besar > > > > > > Sulit Bedakan Kadal dan Ular > > Catatan: Berto Riyadi > > SAAT ini sangat sulit mencari pembenaran di PSSI. > Ini > > karena krisis kepercayaan telah terjadi sejak > Ketua > > Umum PSSI Nurdin Halid terjerat kasus > penyelundupan > > gula impor. Dan akhirnya, Nurdin Halid divonis 2,5 > > tahun penjara. > > > > Selama berada di penjara Nurdin menetapkan Agusman > > Effendi sebagai pejabat ketua umum PSSI. Tapi > > sayangnya, selama masa kepemimpinan Agusman, > kinerja > > PSSI tak berjalan seperti yang diharapkan. > > > > Isu wasit suap dan atur skor selalu mewarnai > setiap > > pertandingan. Memang, kecurangan-kecurangan itu > sulit > > dibuktikan, tapi aroma ketidakberesan itu bisa > > dirasakan. Sulit menbedakan antara ular dan kadal. > > Keduanya bekerja seperti angin, tak bisa dilacak, > > hanya bisa dirasakan. > > > > Jika anggota sudah tak percaya lagi terhadap > === message truncated === __________________________________________________ Apakah Anda Yahoo!? Lelah menerima spam? Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam http://id.mail.yahoo.com ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/2_TolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY. ========================================================== Milis Tabloid BOLA Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL PROTECTED] ========================================================== Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/bolaml/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
