Emang ada yg ngomong pengaruh dominan statistik bisa menentukan result di 
lapangan, kesimpulan darimana bung?
Memang statistik adalah angka-angka, dan dari deretan angka-angka itulah muncul 
semacam trend, dan biasanya trend itulah yang menciptakan arah, tapi bahkan 
kereta yg berjalan di rel pun bisa anjlok, pesawat yg dibuat dengan teknologi 
tinggi pun bisa jatuh ... itu ciptaan manusia, burung yg ciptaan Tuhan aja bisa 
salah arah, loe-loe yg sekarang gagah-gagah bisa tiba-tiba impoten padahal 
rajin olahraga (katanya bisa lebih bugar). Nah, statistik ada melencengnya, itu 
pasti, kalo gak ngapain ada dibuat suatu variabel standar deviasi segala?
Gw gak pernah kaku, gw bisa lihat sesuatu dari bermacam sudut pandang, tapi 
mengabaikan dan menganggap statistik is nothing? You loose man ...
Statistik is something though not everything ... alat bantu aja gitu 
looooohhhhh ...

Heheheh, take it easy ... salam olahraga, biasanya orang yg senang olahraga 
lebih straight dan fair ...


Delfiar

  ----- Original Message ----- 
  From: Ken 
  To: [email protected] 
  Sent: Monday, December 12, 2005 4:43 PM
  Subject: Re: [BolaML] Prediksi Gue..> Final WC 2006


  Suka statistik? Nggak ada salahnya suka statistik, tapi apa pengaruh 
  dominan statistik terhadap hasil di lapangan?
  Statistik menunjukkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir Inter adalah 
  pecundang setiap kali melawan Milan, tapi kemarin statistik tersebut 
  dirobohkan Adriano cs. Statistik menunjukkan bahwa MU selalu lolos ke 16 
  besar LC dalam beberapa tahun terakhir, tapi kemarin statistik tersebut 
  dipatahkan Benfica.

  Jadi statistik dalam sepakbola nggak lebih dari sekedar angka-angka yang 
  menjadi catatan sejarah, sekedar menjadi acuan bagi tukang judi dsb. Sudah 
  dengar cerita tentang seorang penjudi yang jadi kaya mendadak gara2 
  menjagokan Yunani jadi kampiun Euro 2004 sejak sebelum turnamen dimulai, 
  padahal statistik sejarah Piala Eropa tidak pernah mencantumkan nama Yunani 
  di lembaran mereka? Atau cerita tentang bandar judi di Inggris yang menutup 
  taruhannya sejak awal karena khawatir Chelsea akan juara EPL lagi musim ini 
  tanpa perlawanan, padahal Chelsea baru jadi juara EPL justru setelah 
  setengah abad lebih menunggu, cmiiw. Kalo mendewakan statistik, kenapa 
  nggak jagokan MU atau Arsenal saja, yang sekali lagi berdasarkan data 
  statistik, adalah jawara EPL dalam beberapa tahun terakhir?

  Jadi bagi gue, statistic is just a collection of data, not a result. Kalau 
  cuma berdasarkan statistik, mestinya di ASEAN Indonesia hanya kalah dari 
  Thailand karena demikianlah rekor pertemuannya, tidak dari Singapura, 
  Vietnam, Malaysia, bahkan Myanmar seperti akhir2 ini.


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
1.2 million kids a year are victims of human trafficking. Stop slavery.
http://us.click.yahoo.com/WpTY2A/izNLAA/yQLSAA/2_TolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.

==========================================================
Milis Tabloid BOLA
Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL 
PROTECTED]
========================================================== 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/bolaml/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke