1. No Comment, gue hanya berpikiran positif ..this is World Cup.
Lalu hanya karena kartu merah pertama , trus dibilang...ada
mobster yang menolong Jerman.??
2. konsekuensi bermain negatif..ya red card my friend...
3. lain kali bilang nonjoknya pake " " dong jadi jelas...ga provokatif
yg berkesan Tony Schumacer melayangkan tinjunya ke Batiston.
Tapi gue akui memang brutal. clear yah..ga urusan sama hoki2an.
4. whatever deh Bung Bram...., bicara ke-hoki-an kagak ada abis nya...
tapi kalo ga keberatan : boleh juga kasih fakta keterlibatan Mafia di
Italia
taon 90 sampaikah ke pengadilan apalagi sampe bilang juara di turnamen
dengan cara yang tidak halal, at least seperti fakta DFB telah buat di
bundesliga ?
kita bica kongkret aja..tidak pakai duga menduga...
Hidup Spanyol!!
Alfit
[EMAIL PROTECTED] wrote:
1.
Final PD 1990.. saya dukung Jerman waktu itu, karena sepanjang Piala Dunia
mereka mainnya oke, terutama Lothar Mattheus yang sampai dibilang
reinkarnasi Beckenbauer.. tapi kecewa berat saat nonton final, karena
ketauan kalau Jerman itu TIDAK kreatif.
Argentina waktu itu bukanlah Argentina 1986 .. lolos ke final aja pakai
adu pinalti 2 kali .. tapi tetep aja pertahanannya nggak tertembus oleh
Jerman.
Dan Jerman harus diakui, sangat terbantu oleh (mafia) wasit italia.
2.
kartu merah di Final Piala Dunia bukannya nggak boleh.. tapi peristiwa itu
adalah yang pertama (1990 itu piala dunia ke berapa ya? ke-14?).
Ingat, ini adalah FINAL piala dunia.
Artinya, dua tim yang berlaga (arguably) adalah dua tim TERBAIK dunia.
Pemain2 di tim terbaik dunia harusnya tidak melakukan hal konyol yang bisa
bikin dia kena kartu merah kan?
**mainnya tidak kasar, taklingnya harusnya lebih bersih, dll**
3.
Tony Schumacher nggak nonjok sih,.. istilah nonjok itu menunjukkan kalau
dia SENGAJA mencelakakan Batiston.
Dari tayangan ulang yang pernah disiarin (gue sih nggak nonton sendiri
-tua banget apa? hehe-) saat itu si Tony ini nggak nunjukin rasa
penyesalan sama sekali lho.. padahal Batiston itu pemain pengganti, baru
main 10 menit, langsung ditabrak sampe berdarah2 dan langsung pingsan.
4.
Espana main semangat dan menyerang dengan teknik tinggi.. kalah.. dan
TIDAK terlupakan.. hehehe..
Tambahan ke-HOKI-an Jerman: (mumpung belon bosen, hehehe)
Piala dunia 1982: (baca dari koran nih)
skandal main mata dengan Austria.
Saat itu Jerman satu grup dengan Austria, Cili, dan Aljazair.
kondisinya:
Semua tim menang lawan Cili.
Jerman kalah dari Aljazair,
Aljazair kalah dari Austria.
PArtai terakhir adalah Jerman vs Austria.
(catatan: jaman dulu partai terakhir nggak bersamaan, jadi partai Aljazair
vs Cili mainnya duluan -- gara-2 kasus ini dua partai terakhir grup
sekarang dimainkan di waktu yang sama)
Catatan golnya: Jerman dan Austria menang dari Cili selisih lebih dari 1
gol, sementara Aljazair menang cuma selisih 1 gol, 3-2.
Artinya, kalau Jerman menang dari Austria dengan sedikit gol, mereka
berdua akan lolos. Kalau golnya banyak, Austria akan tersisih, tapi kalau
seri atau Austria menang, Jerman tersisih.
Hasilnya, Jerman menang 1-0, dalam pertandingan sepakbola gajah yang
sangat membosankan.. penonton sampai nyorak-nyorakin mengejek.
Catatan: Jerman dan Austria adalah dua negri bertetangga banget dengan
bahasa yang sama.. **pantes**
1986:
HOKI dari undian pertandingan..
Jerman lolos dari grup dengan status runner-up, kalah dari Denmark.
di babak-knock-out Denmark yang juara grup ketemu Spanyol dan dibantai
5-1.
Jerman malah ketemu Maroko dan abis itu Meksiko dan lolos sampai
semifinal.
Di semifinal, Jerman ketemu Prancis, yang sebelumnya baku hantam dengan
Brasil..
(catatan: taun 1982 dan 1986 Prancis dengan Platini cs dan Brasil dengan
Zico dan Socrates disebut2 sebagai dua tim terbaik dunia..)
Hasilnya, Prancis main dengan sisa tenaga dan kalah 2-0..
Untuk catatan, Piala dunia 1986 adalah piala Dunia terberat.. karena main
di Meksiko yang mayoritasnya adalah dataran tinggi, berudara tipis.
Demi waktu penayangan tivi di Eropa, partainyapun dimainkan tengah hari
bolong.
Wajar kalau pemain sulit diharapkan dalam kondisi prima, apalagi kalau 4
hari sebelumnya habis tarung lawan Brazil :-)
Kesimpulan:
1. Jerman lebih terkenal dengan kekuatan fisik-nya daripada teknik
bermainnya. Makanya JErman terkenal dengan "staying power"-nya dan juga
sering disebut "mesin diesel".
2. Jerman hampir selalu dilindungi dewi-fortuna di setiap turnamen (siapa
suruh dukung jerman di Piala Dunia 1990? itu kan maunya mafia italia,
bukan rencana Jerman sendiri).
3. Jerman tau caranya menang di turnamen (walopun caranya nggak selalu
halal, he he..)
4. Jerman bukanlah Brazil, Spanyol, Italia, Argentina, atau Inggris.
Jerman adalah Jerman.. he he.. nenek-nenek juga tau..! maksudnya, untuk
ke-3 hal tersebut di atas, nggak ada yang bisa nyamain Jerman..
5. Tapi Jerman uber alles? big no no.. alias nggak setuju.. :-D
Bram
**pengamat statistik bola yang kebetulan demen sama Spanyol**
----edited----
---------------------------------
Do you Yahoo!?
Yahoo! Movies - Search movie info and celeb profiles and photos.
[Non-text portions of this message have been removed]
HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.
==========================================================
Milis Tabloid BOLA
Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL
PROTECTED]
==========================================================
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/bolaml/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/