Piala UEFA boleh jadi turnamen kelas dua antar klub Eropa. Kualitasnya masih 
kalah dibanding "saudaranya", Liga Champions. Tapi bagi PSV Eindhoven dengan 
stadion Phillips-nya, ajang puncak Piala UEFA adalah sebuah pesta dan tanggung 
jawab besar karena pertandingan bakal berlangsung di sana. Itulah sebabnya, 
panitia membuat persiapan final Piala UEFA dengan wajah baru bernuansa seni 
grafis. 

Di bagian tengah luar bangunan stadion berkapasitas 36 ribu tempat duduk itu, 
panitia memasang sebuah spanduk yang memikat mata. Didasari warna oranye, warna 
khas Belanda, spanduk dipadukan dengan gambar stadion atau bangunan masyarakat 
menggunakan cat minyak warna warni sehingga menyerupai gambar komik. 

Konsep final nanti akan bernuansa klasik, itu setidaknya disampaikan oleh 
panitia kepada manajer citra UEFA, Dan O'Toole, yang memang bertanggung jawab 
terhadap pengembangan citra unik turnamen tersebut. UEFA sendiri memaklumi 
bahwa yang dilakukan Eindhoven akan berfokus pada stadion karena kota itu 
bukanlah Paris yang punya Menara Eiffel atau Coliseum di kota Roma, sebagai 
ciri khas lambang kota. 

"PSV ingin sekali memberi arti terhadap permainan sepakbola itu sendiri. Mereka 
memasukkan nilai-nilai Piala UEFA yang banyak mengandung unsur kompetisi antar 
komunitas. Ini turnamen yang penuh warna di mana penggemarnya datang dari 
seluruh Eropa. Perhelatan lebih banyak menekankan unsur hiburan ketimbang 
formalitas UEFA seperti yang dijalani Liga Champions. Itulah sebabnya mereka 
melakukan pengembangan citra dan melaksanakan promosi dengan cara mereka 
sendiri," sahut O'Toole. 

Desain final harus merefleksikan semangat kompetisi dan juga kota tuan rumah. 
Refleksi ini dilakukan oleh tuan rumah dan masyarakatnya, yang nantinya akan 
menyebar secara nasional dan Eropa. 

"Jadi, semuanya akan menuju ke keseimbangan. Relevansi kota tuan rumah, negara 
tuan rumah dan Eropa akan dijalin sendiri oleh fans," imbuh O'Toole. 

Stadion Philips terletak di daerah pinggiran Eindhoven. Namun bangunannya 
berada lebih tinggi di atas sebuah bangunan yang diperuntukkan para pekerja 
pabrik-pabrik sekitar. 

"Namun, stadion ini merupakan pusat perhatian masyarakatnya. Mereka 
menggabungkan masyarakat Eindhoven dengan bangunan khas Belanda secara umum, 
sehingga stadion ini menjadi pusat atau episentrum dari kawasan itu," tegas 
O'Toole. 

Stadion Philips juga seperti halnya stadion modern di Eropa, tak hanya memiliki 
fasilitas olahraga semata. Selain bisa dijadikan tempat konser musik, opera 
atau drama, Philips juga memiliki musium seni modern dan pusat konferensi. Tak 
heran, undian perempat final dan semi final pekan lalu juga dilaksanakan di 
tempat itu. 

Konsep bangunan bagian luarnya disinergikan dengan bangunan sekitar sehingga 
berbentuk spiral di mana mata pada akhirnya akan ditarik ke stadion sebagai 
pusat kawasan. Bangunan di sekitar Philips lebih berciri Belanda, ketimbang 
Eindhoven. Hal ini akan memberi kesan kepada pengunjung dari seantero Eropa 
bahwa mendatangi Eindhoven sudah cukup merasakan logo nasional Belanda. 

"Idenya berasal dari karya seni saya di rumah, tetapi dalam konteks yang sangat 
berbeda. Saya pikir gaya ilustrasi mungkin akan berguna bagus bagi tuan rumah 
dan kompetisi. Biro kreatif kemudian membawa ide itu ke arah grafis yang lebih 
tinggi dengan penggunaan warna." 

O'Toole dan panitia pelaksana juga tidak melupakan sisi hiburan bagi 
pengunjung. Dikatakan bahwa persaingan tidak hanya terletak pada sepakbola atau 
aspek olahraga semata, tapi juga dalam hiburan, televisi, film, internet dan 
seluruh perhatian orang dan waktu. 

Itulah mengapa UEFA meneruskan kampanye wajah baru Piala UEFA. Karya seni -- 
mulai dari papan di pinggir lapangan hingga latar belakang ruang jumpa pers -- 
juga akan melebar ke layar televisi. Jika itu berjalan baik maka pembangunan 
citra baru Piala UEFA yang serius tapi santai akan tercapai. 

"Liga Champions telah meraih sukses dan sebagian media mulai melupakan Piala 
UEFA. Kami harus menyeimbangkan, bukan untuk mengalahkan Liga Champions, tetapi 
membangun kembali Piala UEFA sesuai dengan janjinya," pungkas O'Toole. 
                
---------------------------------
Blab-away for as little as 1ยข/min. Make  PC-to-Phone Calls using Yahoo! 
Messenger with Voice.

[Non-text portions of this message have been removed]



HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.

==========================================================
Milis Tabloid BOLA
Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL 
PROTECTED]
========================================================== 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/bolaml/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke