2006-05-08 07:44:41
Cerita kegagalan Tottenham Hotspur masih berlanjut. Spurs sedang
menimbang upaya gugatan hukum, baik kepada Liga Premier--yang menolak
menunda pertandingan Spurs vs West Ham--maupun Hotel Marriot West
India Quay tempat dimana pasukan Martin Jol keracunan.
Siapa sangka mimpi indah Tottenham Hotspur untuk berlaga di Eropa
hancur berantakan gara-gara soal makanan. Itulah yang ada di benak
seluruh klub, baik pihak manajemen termasuk direksi, pelatih, pemain,
dan publik White Hart Lane.
Pasukan Martin Jol "dipaksa" untuk tetap bertarung sesuai jadwal
meskipun 10 pemain intinya mengalami keracunan makanan beberapa jam
sebelum kick-off dimulai. Hasilnya, terbukti Spurs gagal tampil
maksimal dan harus menelan pil pahit di ujung laga pamungkas. Sebuah
antiklimaks!
Karena merasa "dirampok" itulah, dewan direksi di bawah chairman
Daniel Levy, pagi ini, rencananya akan melangsungkan rapat darurat
guna membahas kemungkinan atau mempertimbangkan upaya gugatan hukum
kepada Liga Premier dan pihak Marriot Hotel.
Mimpi buruk Spurs bermula ketika Martin Jol mendapat kabar darurat
dari dokter tim, Charlotte Cowie, Minggu pagi. "Doktor membangunkan
saya pada pukul 5 pagi. Katanya, tujuh pemain dalam kondisi sakit,
tiga lainnya mulai merasa kesakitan," kata Jol yang kemudian meminta
pejabat FA untuk datang ke Hotel Marriot tempat mereka menginap.
Kesepuluh pemain yang tiba-tiba sakit akibat keracunan itu adalah
Michael Carrick, Michael Dawson, Edgar Davids, Robbie Keane, Radek
Cerny, Tom Huddlestone, Lee Bernard, Calum Davenport, Teemu Tainio,
dan Aaron Lennon.
Saat itu, Jol merasa pertandingan tidak layak untuk dimainkan. "Saya
pikir pertandingan harus ditunda. Kami memohon kepada Liga Premier
untuk menundanya selama 24 jam. Dengan kondisi para pemain yang
keracunan itu, diperlukan waktu kira-kira enam sampai delapan jam
untuk memulihkan kondisi," kata Jol. Tapi, "Mereka mengatakan hal itu
tidak mungkin," tambah Jol.
Opsi penundaan selama enam jam pun ditolak Liga Premier. Usul itu
kembali ditolak. "Pihak liga hanya memberikan waktu tunda selama satu
atau dua jam. "Apa yang dapat kamu lakukan dalam satu atau dua jam
itu," kilah Jol. Veto pejabat liga premier itu didukung pihak
kepolisian yang khawatir dengan ditundanya partai itu akan berdampak
negatif terhadap pendukung kedua klub.
Jol sadar jika timnya menolak bertanding, nasib mereka akan sama
dengan Middlesbrough yang dikurangi tiga poin akibat menolak
bertanding terkait wabah flu di musim 1997 lalu. Akhirnya, dengan
berat hati, Jol menyanggupi timnya bermain sesuai jadwal semula,
pukul tiga sore waktu setempat.
Sampai saat ini belum diketahui hasil pemeriksaan sampel darah dan
urine para pemain Spurs. Yang pasti, Jol merasa "sakit hati" dengan
terbuangnya kesempatan untuk berlaga di ajang kompetsi paling
bergengsi se-Eropa itu. Meskipun demikian, Jol menyatakan rasa salut
dan pujian setinggi-tingginya kepada Robbie Keane dkk yang mau
bermain dengan kondisi fisik yang sangat buruk itu.
--- In [email protected], "ferry21cs" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Bung Ken dan Alfit dll...
>
> Gimana nih komentar tentang spurs??? Aduh...tragisnya nasibmu nak...
> Nyesek banget kali yee... Gol Benayoun bener2 bikin hancur segala
> keinginan dan harapan. Martin Jol aja sampe ngak bisa berkomentar
> lagiii... sedih banget tuh orang.
>
> Ya udahlah, kalo ada "sad ending", salah satunya mesti dirasakan
oleh
> Totenham Hotspurs.
>
> Berbeda 180 derajat dengan apa yang dirasakan publik St James park
dan
> seluruh toon army di dunia. Sempat menduduki posisi 15 dan terpaut
3
> angka dari zona degradasi, magpies mengamuk di 7 partai sisa.
> Memenangkan 6 partai sisa dan sekali seri, cukup mengantarkan
Magpies
> nangkring di posisi 7 menggusur Bolton yang menghuni papan tengah
> sepanjang musim. Sayang Blackburn juga memenangkan 3 partai
terakhir
> sehingga tidak berhasil disalip oleh Newcastle.
>
> Dengan hasil ini, tiket terakhir ke piala intertoto pun masuk
kedalam
> saku berkat kemenangan dari Chelsea walaupun Chelsea tampil dengan
> pemain ala kadarnya, namun kemenangan itu sangat berarti karena
> dipihak lain Bolton juga menang. Memang, mungkin bagi fans tim2
yang
> tampil bagus, jatah intertoto tidak begitu berharga, namun bagi
toon
> army yang posisinya hancur lebur sebelum ditangani Glen Roder, ini
> merupakan berkah yang sangat manis dan 6 kememangan dan 1 kali seri
> dari 7 partai sisa merupakan suatu prestasi yang sangat
membanggakan.
>
> Nasib Sam Allaydice juga tidak berbeda dengan Martin Jol, gagal
> mencapai sesuatu yang sudah didepan mata.
>
> Selamat buat Arsenal dan Newcastle, bener2 happy ending dan selamat
> berduka buat sobat2 spurs dan Bolton.
>
> Birmingham, WB dan Sunderland, samapai ketemu lagi di lain waktu.
>
HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.
==========================================================
Milis Tabloid BOLA
Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL PROTECTED]
==========================================================
SPONSORED LINKS
| Sports fund raising | Sports psychology degree | Sport psychology college |
| Sport psychology course | Sport nutrition | Sport fishing |
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "bolaml" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
