Media sering keliru dalam "mempromosikan" pemain ?

Satu dua kasus , mungkin benar.
Klo sering, ga deh.

Media, apalagi media sport, ga sembarangan "mempromosikan" pemain.
Di belakang mereka, pasti ada juga orang2 yang tahu benar sepakbola,
atau paling tidak nara sumber yg expert dengan masalah sepak bola
(Rob Hughes misalnya).

Mungkin karena kita ada di Indonesia, EPL/Seri A lebih mudah/sering
kita peroleh informasinya, bahkan pertandingan "live"nya bisa kita
nikmati setiap saat, bikin kita berfikir, pemain Inggris lebih sering
masuk media. Sementara La Liga lebih sering tayang saat orang tidur.

Di negara lain, China misalnya, setahu saya, Seri A lebih ngetop di
sana. Karena di sana, jam tayang Seri A lebih sering di jam2 "prime
time" dibanding EPL yg lebih sering tayang di jam2 orang lagi enak2
tidur, cmiiw.

Dan di Inggris ga ada deh media yg sangat dominan, kaya Berlusconi
dengan AC Milannya di Itali, cmiiw. Jadi kecil kemungkinan ada "pesan
sponsor" dalam "mempromosikan" pemain.

Gicu kali ya ?

...yonas...
Fans berat Jerman, tapi ga mandang entheng Inggris,
cuma masih heran dgn tetap dibawanya Rooney dam Walcott,
dan ditinggalnya Bent dan Defoe.


--- In [email protected], [EMAIL PROTECTED] wrote:
>
> Koreksi dikit:
>
> media justru sering keliru dalam mem-promosikan pemain.
>
> Banyak contohnya, antara lain Gianluigi Lentini, yang sempat
menjadi
> pemain Italia paling mahal karena sorotan media, ternyata
kemampuannya
> biasa saja, paling nggak tidak sehebat nilai transfernya.
> Dia main di AC Milan kalo gak salah.
>
> Sekarang ini, gue sebagai fans Spanyol sebenernya kuatir dengan
sorotan
> media kepada Cesc Fabregas.. yang banyak disebut2 sudah bisa
menggantikan
> peran Vieira di Arsenal.. padahal pernyataan itu (sepertinya)
sebagian
> besar based on penampilannya ketika Arsenal mengalahkan Juventus,
yang
> memang lagi bagus banget.
>
> Tapi dia masih muda, masih banyak yang perlu dibuktikan .. jadi gue
(dalam
> hati) berharap media nggak terlalu menyorot Fabregas lagi, kuatir
ber-efek
> buruk.
>
> Pemain2 over-rated, itu biasa, dan akan selalu ada.
> KArena apa?
> ya faktor media itu tadi.
>
> Kebalikannya dari over-rated adalah under-rated (cmiiw).. yaitu
pemain
> yang sebenarnya oke tapi tidak eye-catching bagi kuli tinta.
> Menurut gue pemain dalam golongan ini antara lain adalah Marc
Overmars..
> penampilannya selalu all-out, skill di atas rata-rata, dan
kontribusinya
> kepada tim selalu besar, tapi jarang disorot oleh media.
>
> Nah,
> berdasarkan hal2 itu, harusnya, sampai kapanpun pemain yang
overrated atau
> underrated akan selalu ada,.. karena FAKTOR MEDIA.
> (OOT: bang darwin yang interisti kan sering mengacu ke fakta bahwa
bosnya
> Milan itu raja media Italia, dengan begitu lebih mudah buat bos
Milan
> untuk mempengaruhi public-opinion, .. menurut gue hal ini logis,
dan mirip
> dengan kasus overrated/underrated players.. intinya adalah PUBLIC
OPINION)
>
> Gimana dengan pemain Inggris?
> yang gue setuju, most of them adalah overrated players..
>
> Kalo pemain Jerman mungkin justru kebalikannya, jarang disorot
media
> -artinya jarang "terdengar" oleh pemirsa bola, tapi nanti pada
saatnya
> "mentas" jadi oke mainnya dan biasanya berprestasi bagus..
> maka, menurut gue, mereka bisa disebut underrated players.
>
> Kalo dikaitkan sama kemampuan pelatih, maka yang disebut pelatih
jempolan
> itu adalah pelatih yang mampu melihat kemampuan pemain yang
uderrated, dan
> membelinya, trus di tangan dia pemain itu jadi kelihatan
kemampuannya dan
> jadi terkenal.. (walopun nggak sampe jadi overrated).
> Contoh yang paling aktual, siapa lagi kalo bukan Profesor Arsene
Wenger.
>
>
> bram
>
> -= yang lagi senang mengamati overrated dan underrated =-
>
>
>
>
> "Yonas" <[EMAIL PROTECTED]>
> Sent by: [email protected]
> 05/23/2006 04:59 PM
> Please respond to
> [email protected]
>
>
> To
> [email protected]
> cc
>
> Subject
> [BolaML] Re: Pelatih Inggris (WAS :Ada Apa Dengan Inggris ?)
>
>
>
>
>
>  -- dihapus sedikit --
>
> Inggris, sekarang ini, para pemain, secara personal belum banyak
> kontribusi yg mereka berikan kepada tim. Mungkin benar, mereka bisa
> lebih besar seperti sekarang ini karena media. Tapi media, apalagi
> media sekarang ini, tidak akan banyak menyoroti pemain yg punya
skill
> biasa2 aja deh.
>
> -- cut --
>
> ...yonas...
> Fans berat Jerman, tapi ga anggap enteng Inggris.
>
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>







HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.

==========================================================
Milis Tabloid BOLA
Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL PROTECTED]
==========================================================




SPONSORED LINKS
Sports fund raising Sports psychology degree Sport psychology college
Sport psychology course Sport nutrition Sport fishing


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke