World Cup Tables - 2006
2002 | 2006
June 15, 2006Group A Table
GP W D L GS GA GD P
1 Ecuador 2 2 0 0 5 0 5 6
2 Germany 2 2 0 0 5 2 3 6
3 Poland 2 0 0 2 0 3 -3 0
4 Costa Rica 2 0 0 2 2 7 -5 0
June 15, 2006Group B Table
GP W D L GS GA GD P
1 England 2 2 0 0 3 0 3 6
2 Sweden 2 1 1 0 1 0 1 4
3 Trinidad & Tobago 2 0 1 1 0 2 -2 1
4 Paraguay 2 0 0 2 0 2 -2 0
June 11, 2006Group C Table
GP W D L GS GA GD P
1 Argentina 1 1 0 0 2 1 1 3
2 Netherlands 1 1 0 0 1 0 1 3
3 Ivory Coast 1 0 0 1 1 2 -1 0
4 Serbia & Montenegro 1 0 0 1 0 1 -1 0
June 11, 2006Group D Table
GP W D L GS GA GD P
1 Mexico 1 1 0 0 3 1 2 3
2 Portugal 1 1 0 0 1 0 1 3
3 Angola 1 0 0 1 0 1 -1 0
4 Iran 1 0 0 1 1 3 -2 0
June 12, 2006Group E Table
GP W D L GS GA GD P
1 Czech Republic 1 1 0 0 3 0 3 3
2 Italy 1 1 0 0 2 0 2 3
3 Ghana 1 0 0 1 0 2 -2 0
4 United States 1 0 0 1 0 3 -3 0
June 13, 2006Group F Table
GP W D L GS GA GD P
1 Australia 1 1 0 0 3 1 2 3
2 Brazil 1 1 0 0 1 0 1 3
3 Croatia 1 0 0 1 0 1 -1 0
4 Japan 1 0 0 1 1 3 -2 0
June 13, 2006Group G Table
GP W D L GS GA GD P
1 South Korea 1 1 0 0 2 1 1 3
2 France 1 0 1 0 0 0 0 1
3 Switzerland 1 0 1 0 0 0 0 1
4 Togo 1 0 0 1 1 2 -1 0
June 14, 2006Group H Table
GP W D L GS GA GD P
1 Spain 1 1 0 0 4 0 4 3
2 Saudi Arabia 1 0 1 0 2 2 0 1
3 Tunisia 1 0 1 0 2 2 0 1
4 Ukraine 1 0 0 1 0 4 -4 0
Ecuador 3 - 0 Costa Rica
8' C Tenorio 1 - 0
54' A Delgado 2 - 0
90' I Kaviedes 3 - 0
Game 18
- World Cup Group B -
StandingsFinalFrankenstadion (41,000) England 2 - 0
Trinidad & Tobago
83' P Crouch 1 - 0
90' S Gerrard 2 - 0
Game 19
FinalOlympiastadion (72,000) Sweden 1 - 0 Paraguay
89' F Ljungberg 1 - 0
jawapos.com
Jumat, 16 Juni 2006,
Inggris Lolos Susul Jerman
Baru Cetak Dua Gol di Menit-Menit Akhir
NURNBERG - Penggemar Inggris bisa bernapas lega.
Setelah 80 menit tumpul, tadi malam The Three Lions
berhasil mencetak dua late goal atas Trinidad Tobago,
memastikan diri lolos ke babak 16 besar Piala Dunia
2006. Gol pertama Inggris baru lahir pada menit ke-83
lewat sundulan Peter Crouch. Sedangkan gol kedua
dicetak Steven Gerrard di masa injury time.
Kemenangan ini mengukuhkan posisi Inggris di puncak
klasemen Grup B. Mereka mengemas 6 poin, sebelumnya
mengalahkan Paraguay 1-0 Sabtu pekan lalu. Secara
matematis, David Beckham dkk tidak akan tergusur dari
posisi dua besar, sebagai syarat lolos ke babak
selanjutnya.
Secara keseluruhan, Inggris menjadi tim ketiga yang
lolos ke babak 16 besar, menyusul jejak Ekuador dan
Jerman di Grup A.
Kemenangan Inggris benar-benar diraih lewat perjuangan
keras. Betapa tidak. Meski mendominasi jalannya
pertandingan, gol kemenangan baru diraih tujuh menit
sebelum bubaran. Puluhan peluang diciptakan The Three
Lions mulai babak pertama. Namun, Peter Crouh, Frank
Lampard, dan Michael Owen gagal memaksimalkan peluang
tersebut.
Untuk menambah daya gedor, pelatih Inggris Sven-Goran
Eriksson memasukkan Wayne Rooney pada menit ke-58.
Striker Manchester United itu menggantikan Michael
Owen. Masuknya Rooney memang membuat alur serangan
Inggris lebih variatif. Tapi, itu pun belum cukup
untuk menjebol gawang Trinidad-Tobago yang dikawal
Shaka Hislop. Pertahanan ketat Trinidad Tobago yang
dalam laga perdana sukses menahan 0-0 Swedia terbukti
ampuh menetralisir serangan Inggris.
Buntunya serangan Inggris akhirnya pecah ketika
sundulan Crouch yang memanfaatkan passing Beckham
menerjang gawang Hislop. Gol ini membuat mental pemain
Inggris naik. Di masa injury time, tendangan keras
kaki kiri Gerrard menggandakan jumlah gol The Three
Lions.
Sebelum peluit panjang, pendukung Trinidad-Tobago
sempat bersorak ketika Stern John menjebol gawang Paul
Robinson. Tapi, wasit asal Jepang Toru Kamikawa
menganulir gol tersebut karena ada rekannya yang lebih
dulu berada dalam posisi offside.(ang)
Jumat, 16 Juni 2006,
BIKIN PASTI
Argentina v Serbia-Montenegro
GELSENKIRCHEN - Piala Dunia 2002 menghadirkan mimpi
buruk bagi Argentina. Datang dengan status unggulan,
Tango harus pulang lebih awal karena gagal lolos ke
Babak 16 Besar. Padahal mereka mengawali laga dengan
menang 1-0 atas Nigeria. Tapi, kekalahan dari Inggris
dan hasil seri dengan Swedia mengakhiri kiprah
Argentina.
Tahun ini, Tango datang ke Jerman juga dengan predikat
unggulan. Mereka melewati laga pertama dengan menang
2-1 atas Pantai Gading. Itu semakin melambungkan nama
Argentina. Peluang lolos Babak 16 Besar pun terbuka
lebar. Tapi, sekali lagi, itu belum pasti.
Argentina akan memastikannya jika menang atas
Serbia-Montenegro malam ini, sementara di laga lain
Belanda gagal memetik angka penuh saat duel dengan
Pantai Gading. Jadi, Tango memang harus tampil
habis-habisan untuk memastikan tiket ke Babak 16
Besar.
"Kami belum memikirkan tiket 16 besar meski itu
menjadi target utama. Kami hanya fokus pada laga lawan
Serbia-Montenegro besok (malam ini)," kata Jose
Pekerman, pelatih Argentina, seperti dilansir Fox
Sport.
Serbia-Montenegro memang bukan lawan enteng. Tim
asuhan Ilija Petkovic itu punya rekor fantastis di
babak kualifikasi ketika hanya kemasukan 1 gol dalam
10 laga. Bukti rapatnya pertahanan Serbia-Montenegro
bisa dilihat pada laga perdana ketika mereka hanya
kalah satu gol dari Belanda.
Menyadari ketatnya tantangan yang dihadapi barisan
depan Tango, Pekerman memutuskan untuk tetap
mempertahankan duet Hernan Crespo dan Javier Saviola.
Hal itu juga karena belum adanya kabar positif terkait
kondisi Lionel Messi. Penyerang muda itu mengalami
cedera saat latihan. Sementara bomber Tango lainnya,
Carlos Tevez, mengalami cedera otot perut.
Mengantisipasi panasnya cuaca di Gelsenkirchen,
Pekerman sengaja menggelar latihan pada pukul 15.00
waktu setempat. Itu agar Juan Pablo Sorin dkk bisa
beradaptasi terhadap cuaca yang selama ini sering
dikeluhkan tim-tim lain.
Untuk menambah daya dobrak, Luis Gonzalez bakal
dipilih sebagai starter menggantikan Javier
Mascherano. Keberadaan Gonzalez diharapkan membuat
lini tengah Tango semakin solid. "Saya biasa bermain
di sayap kanan. Karena itu saya akan berusaha merusak
konsentrasi Serbia di sektor itu," kata Gonzalez.
Di sisi lain, Serbia-Montenegro harus kehilangan bek
Nemanja Vidic. Pemain Manchester United itu mengalami
cedera lutut dan dipastikan absen hingga pentas Piala
Dunia usai. Harmonisasi tim juga mulai terganggu
setelah para pemain bersitegang dengan pelatih Ilija
Petkovic. Mereka mengecam pilihan strategi Petkovic
ketika menghadapi Belanda.
"Ini jelas merupakan atmosfer negatif buat
Serbia-Montenegro. Kami berharap semuanya berakhir
karena kami akan menghadapi lawan yang berat," kata
Aleksandar Boskovic, juru bicara Timnas
Serbia-Montenegro. (bas)
KONDISI TIM
Argentina
Kemungkinan absennya Lionel Messi masih terus
menggelinding. Tapi, kalaupun Messi absen, hal itu
sejatinya bukan masalah besar bagi Argentina. Lini
depan Tango tetap menakutkan. Duet Hernan Crespo dan
Javier Saviola sudah terbukti padu ketika Argentina
menang 2-1 atas Pantai Gading di laga pertama lalu.
Kemenangan akan memuluskan langkah Tango ke Babak 16
Besar.
Serbia-Montenegro
Kalah (0-1) dari Belanda di laga pertama membuat berat
langkah Serbia-Montenegro. Peluang ke babak
selanjutnya akan tertutup jika mereka kembali kalah.
Padahal, saat melawan Argentina, Serbia-Montenegro
harus kehilangan bek tangguh Nemanja Vidic yang
mengalami cedera lutut dan dipastikan absen hingga
Piala Dunia usai.
PERKIRAAN PEMAIN
Argentina (4-4-2): 1-Roberto Abbondanzieri (g);
4-Fabricio Coloccini, 2-Roberto Ayala, 6-Gabriel
Heinze (KK), 3-Juan Pablo Sorin; 18-Maxi Rodriguez,
22-Luiz Gonzalez (KK), 5-Esteban Cambiasso, 10-Juan
Roman Riquelme; 7-Javier Saviola (KK), 9-Hernan Crespo
Pelatih: Jose Pekerman
Cadangan: 12-Leo Franco (g), 15-Gabriel Milito,
21-Nicolas Burdisso, 8-Javier Mascherano, 16-Pablo
Aimar, 19-Leonel Messi, 20-Julio Cruz
Serbia-Montenegro (4-4-2): 1-Dragoslav Jevric (g);
4-Igor Duljaj, 6-Goran Gavrancic (KK), 20-Mladen
Krstajic, 3-Ivica Dragutinovic (KK); 17-Albert Nadj,
10-Dejan Stankovic (KK), 11-Predrag Djordjevic,
7-Ognjen Koroman (KK); 8-Mateja Kezman, 19-Nikola
Zigic
Pelatih: Ilija Petkovic
Cadangan: 12-Oliver Kovacevic (g), 13-Dusan Basta,
14-Nenad Djordjevic, 18-Zvonimir Vukic, 22-Sasa ilic,
9-Savo Milosevic, 21-Danijel Ljuboja
HEAD TO HEAD (tiga laga terakhir)
24-02-1998 Argentina v Serbia-Montenegro 3-1 (Uji
Coba)
28-12-1996 Argentina v Serbia-Montenegro 2-3 (Uji
Coba)
27-12-1994 Argentina v Serbia-Montenegro 1-0 (Uji
Coba)
FACT AND FIGURE
1. Jika Argentina menang dan Pantai Gading gagal
mengalahkan Belanda, maka Argentina lolos ke Babak 16
Besar.
2. Argentina dan Serbia-Montenegro telah bertemu 9
kali. Argentina menang 4 kali, Serbia-Montenegro
menang 3 kali, dan 2 kali seri.
3. Bek Argentina Roberto Ayala kini mencatat 101 caps
berpeluang menyamai rekor caps Javier Zanetti (102
caps).
4. Hernan Crespo butuh tambahan empat gol untuk
menyamai prestasi Diego Maradona yang telah mencetak
34 gol buat Argentina. Tapi, top scorer Argentina
sepanjang masa masih dipegang Gabriel Batistuta (56
gol)
5. Ketika masih di bawah naungan Yugoslavia,
Serbia-Montenegro dua kali gagal menembus babak kedua
dari 9 kali partisipasi mereka di Piala Dunia. Yakni
pada 1950 dan 1982.
6. Savo Milosevic akan mengantongi 100 caps jika
diturunkan. Milosevic merupakan pemain
Serbia-Montenegro pertama yang telah 100 kali tampil
di pentas internasional. Dari 99 kali penampilannya,
71 di antaranya tercatat ketika masih membela
Yugoslavia.
Jumat, 16 Juni 2006,
Masalah dari Dalam
Belanda v Pantai Gading
STUTTGART - Kemenangan (1-0) atas Serbia-Montenegro
menjadi modal penting Belanda untuk lolos ke Babak 16
Besar. Langkah Oranje bakal semakin mudah jika mereka
berhasil mengalahkan Pantai Gading di Stuttgart malam
ini.
Secara teknis, tim asuhan Marco van Basten itu cukup
siap menghadapi tantangan Pantai Gading. Yang membuat
Basten cemas justru masalah nonteknis. Usai laga lawan
Serbia-Montenegro, dua penyerang Belanda, Robin van
Persie dan Arjen Robben sempat bersitegang. Van Persie
menganggap Robben bermain sangat individualistis.
Meski Robben lah yang mencetak gol kemenangan Belanda,
tapi Van Persie menganggapnya telah melupakan
permainan tim.
"Robben benar, Persie juga benar. Yang paling penting
sekarang adalah kami tetap kompak dan tentu kami akan
lebih baik lagi," tegas Basten seperti dilansir
Reuters. Basten memang mengambil sikap tegas karena
tak ingin masalah ini berlanjut.
"Robben menjalankan tugasnya dengan baik ketika
menerima bola. Pemain yang lain tentu merasakan itu
selama pertandingan. Pemain yang lain justru
memberikan kebebasan buatnya. Ini hanya contoh kasus.
Pada laga berikutnya, mungkin kasus seperti itu akan
menimpa Persie," tuturnya.
Selesai? Belum! Kondisi kiper Belanda Edwin Van Der
Sar dikhawatirkan seiring cedera yang menimpanya saat
lawan Serbia-Montenegro. "Dia (Van der Sar) memang
sempat menghadapi masalah pada betisnya. Tapi, itu
hanya masalah kecil. Saya yakin dia akan siap besok
(malam ini)," tegas Basten.
Di kubu Pantai Gading, kemenangan menjadi harga mati
untuk menghidupkan peluang ke babak selanjutnya.
Kekalahan dari Argentina memang menyakitkan. Tapi, hal
itu tidak membuat Didier Drogba dkk melempem.
"Tentu, kami tetap akan menerapkan permainan
menyerang. Kami memiliki banyak pemain potensial.
Namun, saya tetap menganggap barisan pertahanan kami
belum cukup solid. Pertahanan ketika menghadapi
Argentina menunjukkan kalau mereka memang belum cukup
pengalaman," tutur Henri Michel, pelatih Pantai
Gading.
"Karena itu, kami tak hanya fokus pada serangan. Kami
tak boleh melupakan pertahanan," sambung pelatih asal
Prancis itu.
Michel beruntung memiliki dua bek tangguh, Emmanuel
Eboue dan Kolo Toure. Keduanya sangat familiar dengan
trio penyerang Belanda, Arjen Robben, Van Persie, dan
Ruud Van Nistelrooy karena sama-sama bermain di pentas
Premiership Inggris. "Ketiganya adalah kunci permainan
Belanda. Tapi, Toure dan Eboue tentu sudah tahu cara
mengatasinya," kata Michel. (bas)
Jumat, 16 Juni 2006,
Dari Ronaldinho untuk Messi
Tanda tanya besar masih menyelimuti kondisi Lionel
Messi, 20. Menyusul cedera kaki kiri yang diderita
saat latihan awal pekan ini, penyerang Argentina itu
terancam absen pada laga lawan Serbia-Montenegro malam
ini. Meski Messi sendiri kemarin sudah ikut berlatih
dengan rekan-rekan. Namun, karena kondisi kaki kirinya
belum fit betul, dia belum diperbolehkan menendang
bola.
"Kaki kirinya memang masih belum pulih. Kami masih
harus mengevaluasinya hingga besok (hari ini),"kata
Donato Villani, dokter tim Argentina, seperti dilansir
Associated Press. Kubu Argentina belum bersedia
menjelaskan secara detil cedera apa sesungguhnya yang
menimpa Messi. Namun, mereka menolak dugaan kalau
cedera paha yang dialami Messi tiga bulan lalu kambuh
kembali.
"Ini bukan cedera metatarsal seperti Wayne Rooney
(pemain Inggris). Jadi, tak perlu ada yang
dikhawatirkan. Juga tak ada tulang kaki Messi yang
patah," cetusAndres Ventura, juru bicara Timnas
Argentina. "Ada kemungkinan Messi absen di laga kedua
nanti. Tapi, itu baru sebatas kemungkinan," ujarnya.
Banyak pihak prihatin dengan kondisi Messi. Salah
satunya adalah Ronaldinho, bintang Brazil yang juga
rekan satu tim Messi di Barcelona. "Ketika Messi
bermain, dunia akan dibuat kagum," kata Ronaldinho
kepada harian Clarin. "Messi pemain yang sangat
penting buat Argentina dan sepak bola pada umumnya.
Saya tahu, kecil kemungkinan buatnya untuk tampil.
Saya hanya bisa menyarankan untuk rileks dan
bersabar," ujarnya.
"Messi sangat kecewa karena harus absen pada
partai-partai penting di Liga Champions. Sekarang dia
terancam absen di Piala Dunia. Saya bisa memahami
perasaannya saat ini," tutur Ronaldinho. Bersama
Ronaldinho, Messi adalah aktor penting di balik sukses
Barcelona menjadi juara Liga Champions 2006.
Messi hanya duduk di bangku cadangan saat Argentina
menghadapi Pantai Gading pekan lalu. Saat menghadapi
Angola dalam laga uji coba dua pekan lalu, Messi hanya
bermain selama 22 menit. (bas)
Jumat, 16 Juni 2006,
Bisa Banjir Gol dari Tendangan 30-35 Meter
ANCAMAN apa yang paling ditakuti di ajang Piala Dunia
kali ini? Gocekan maut Ronaldinho, tendangan bebas
David Beckham, atau kecepatan dari bomber Prancis
Theirry Henry?
Jika ditanyakan kepada setiap penjaga gawang,
jawabannya bukanlah ketiga pemain tersebut. Yang
justru paling diwaspadai adalah Teamgeist, bola resmi
Piala Dunia 2006. Bola keluaran Adidas itu, seperti
diakui beberapa kiper, punya tingkat kesulitan yang
sangat berbeda dari produk-produk sebelumnya.
"Anda akan melihat banyak gol yang tercipta dari jarak
30 sampai 35 meter di Piala Dunia ini. Dan gol-gol
dari jarak jauh itu sangat mudah dilakukan oleh pemain
mana pun. Singkat kata, bola itu adalah bencana bagi
seorang penjaga gawang," kata Fabian Barthez, palang
pintu Timnas Prancis.
Apa yang diutarakan Barthez bukan omong kosong. Pada
laga pembuka Jerman melawan Kosta Rika pekan lalu,
penjaga gawang Kosta Rika Jose Porras menjadi korban
pertama dari Teamgeist. Tendangan keras Torsten Frings
dari jarak 40 meter tak mampu dibendungnya. Laju bola
yang dilesakkan gelandang Panser itu benar-benar sulit
ditebak.
Hal senada juga diungkap penjaga gawang AS Kasey
Keller. Menurut kiper nomor wahid di negeri Paman Sam
itu, perubahan desain bola selama 20 tahun terakhir
semakin menyulitkan penjaga gawang untuk menebak laju
bola. "Yang jelas ada sesuatu dalam diri bola
tersebut. Mungkin juga karena FIFA ingin terjadi
banyak gol dalam setiap pertandingan," ucap Keller.
"Bolanya juga sangat ringan. Perbedaannya hanya
sedikit dari produk sebelumnya, tapi pengaruhnya
sangat besar. Ini bukan bola yang mudah untuk
ditangkap," lanjut Keller yang gawangnya kebobolan
tiga kali saat melawan Republik Ceko.
Palang pintu Timnas Inggris, Paul Robinson, bahkan
memberikan julukan khusus terhadap bola resmi kali
ini. "Bola tidak ramah pada penjaga gawang. Bola itu
selalu bergerak. Ringan seperti bola voli. Dan saat
basah, tingkat kesulitannya semakin tinggi," beber
Robinson.
Menurut penelitian dari salah satu universitas di
Inggris, Universitas Bath, desain tekstur dari bola
produk Adidas di Piala Dunia 2006 hanya memiliki 14
panel. Lazimnya, untuk ukuran bola normal, memiliki 26
atau 32 panel.
"Itu membuat laju bola tersebut menyerupai bola
baseball. Dengan sedikit perputaran arah, seperti
melakukan efek tendangan, pola panelnya akan
memberikan pengaruh besar pada target yang dituju. Dan
pada akhirnya, laju bola sangat sulit ditebak oleh
penjaga gawang," kata Ken Bray, ilmuwan olahraga dari
Universitas Bath. "Coba dilihat kembali proses gol
yang terjadi di Piala Dunia secara perlahan. Dapat
dilihat kalau laju bola tidak akan memutar saat
mengarah ke gawang. Dan hal ini benar-benar
menyulitkan setiap penjaga gawang," tambahnya.
Adidas sebagai perusahan penyuplai produk bola ke
liga-liga top di Eropa, tak pernah lelah menciptakan
kreasi baru di dunia sepak bola. Ketika FIFA meminta
Adidas untuk menciptakan produk baru sebagai bola
resmi Piala Dunia 2006, perusahaan aparel olahraga
yang bermarkas di Jerman itu langsung menyanggupinya.
"Produk kami dipakai bukan hanya di liga-liga Eropa,
di Liga Champions juga. Dan sampai saat ini, belum ada
keluhan dari pihak lain. Makanya permintaan FIFA untuk
membuat produk bola yang tingkat kesulitan lebih
tinggi kami sanggupi," ungkap juru bicara Adidas
Emmanuelle Gaye. (ark)
Jumat, 16 Juni 2006,
Bukan Idaman Wanita Tercantik
WANITA mana yang tak kesengsem dengan ketampanan David
Beckham. Pemain Timnas Inggris itu merupakan superstar
lapangan hijau yang memiliki kombinasi "modal" idaman
para pria. Dia ber-skill tinggi, ganteng, kaya, dan
sayang terhadap anaknya.
Tapi, ternyata tak semua wanita mau jadi pendamping
hidup pemain yang bernaung di klub Manchester United
tersebut. Satu di antara sejuta wanita "langka" itu
adalah wanita tercantik di dunia, Unnur Birna
Vilhjalmsdottir yang menyandang gelar Miss World 2006.
"Beckham bukan tipe saya. Saya tidak akan bersedia
kencan dengan dia. Apalagi saya memang tidak suka
berkencan dengan orang terkenal, saya lebih menyukai
pria yang biasa-biasa saja," kata wanita cantik 22
tahun asal Islandia yang mengaku masih belum punya
pacar itu.
Bagi dia, Beckham hanya pantas jadi idola, bukan
pendamping hidup. Meski begitu, Unnur mengagumi sosok
suami penyanyi Victoria Adams itu. "Dia memiliki
segalanya. Paket lengkap. Dia tampan, menarik, rambut
yang bagus, pokoknya segalanya. Dia adalah pria
metroseksual," puji Unnur.
Andai ada pemilihan Mr World di pentas Piala Dunia
2006, Unnur menjagokan Beckham yang bakal menang.
"Tentu saja dia yang paling pantas menjadi Mr. World,"
kata mahasiswi jurusan Hukum itu.
Sementara itu, popularitas Beckham selalu menjadi
makanan empuk bagi para pemburu berita infotainment.
Kali ini giliran Bild, harian beroplah terbesar di
Jerman, yang mengusik ketenangan keluarga Beckham.
Superstar Timnas Inggris dibuat gerah dengan artikel
Tobias Holtkamp yang menghina saudara perempuan
Beckham. Joanne, saudara Beckham itu, dijuluki "pig"
karena terlalu banyak minum saat liburan.
Tidak hanya itu. Joanne juga dilabeli julukan
"Speckham". Dalam bahasa Jerman, "Speck" berarti bacon
-semacam punggung babi yang diasap atau diasin- atau
bisa juga berarti gemuk. "Dia (Joanne) memang gemuk.
Lihat saja lengannya, dada dan pantatnya, sangat
berciri khas Inggris," sindir Holtkamp, seperti
dikutip Sky News.
Holtkamp berkilah, tulisan itu tidak bertujuan untuk
menyakiti keluarga Beckham. Artikel itu tak lebih dari
sekadar guyonan. "Tulisan itu tidak jauh berbeda
dengan apa yang biasa ditulis oleh tabloid-tabloid
hiburan Inggris tentang orang Jerman," tegasnya. (irz)
Jumat, 16 Juni 2006,
Melonjak, Rating Tayangan Bola di AS
SEPAK bola memang bukan olahraga paling favorit di AS.
Tapi, kalau sudah bicara Piala Dunia, publik Paman Sam
tergoda juga untuk menyaksikan tim nasional mereka
berlaga. Bahkan, pertandingan AS versus Republik Ceko
Senin lalu, menjadi rating tertinggi tayangan sepak
bola di kanal televisi ESPN2.
Menurut survei AC Nielsen, rating siaran langsung
penampilan Landon Donovan dkk itu 2,3 persen dengan
jumlah penonton mencapai 2,06 juta. Angka itu
mengalahkan rekor sebelumnya, yakni 1,6 juta, untuk
pertandingan Argentina versus Pantai Gading.
Penikmat bola di AS memang meningkat pesat. Pada pekan
pertama Piala Dunia 2006, terjadi lonjakan 252 jika
dibandingkan edisi 1998. Atau, meningkat 191 persen
jika dibandingkan edisi 2002 lalu. (ark/afp)
Jumat, 16 Juni 2006,
Sejarah El Tricolor
3 Ekuador v Kosta Rika 0
HAMBURG-Sejarah akhirnya ditorehkan Ekuador. Tim kuda
hitam dari Zona CONMEBOL itu tadi malam memastikan
diri lolos ke putaran kedua (babak 16 Besar) Piala
Dunia 2006. Setelah El Tricolor -julukan Ekador-
mengalahkan 3-0 (1-0) Kosta Rika dalam laga kedua Grup
A di AOL Arena, Hamburg, tadi malam.
Ekuador melaju ke putaran kedua didampingi tuan rumah
Jerman, yang dalam pertandingan sebelumnya mengalahkan
Polandia 1-0. Ekuador memiliki poin sama enam dengan
Jerman. Namun, El Tricolor memuncaki klasemen
sementara Grup A karena memiliki dua surplus gol lebih
baik.
Ekuador pun memiliki peluang besar menjuarai Grup A.
Mereka dapat meraihnya asalkan bisa mengalahkan atau
menahan seri Jerman pada laga terakhir Grup A 20 Juni
nanti. Kondisi itu, memungkinkan Jerman bentrok dini
melawan unggulan utama Grup B Inggris. Sebagaimana
diketahui, runner-up Grup A harus bentrok dengan juara
Grup B di pertandingan kedua babak 16 Bbesar.
Itu adalah sukses yang luar biasa bagi Ekuador. Ketika
timnas lain membutuhkan beberapa edisi Piala Dunia
untuk menembus putaran kedua, El Tricolor hanya
membutuhkan dua edisi untuk memasuki babak knock out
dengan begitu meyakinkan. Piala Dunia 2002 di Korsel/
Jepang adalah debut Ekuador di Piala Dunia.
Gol-gol Ekuador diciptakan oleh Carlos Tenorio pada
menit kedelapan dan Agustin Delgado pada menit ke-54.
Satu gol lagi disumbangkan Ivan Kaviedes memasuki
injury time pada menit ke-92. "Siapa pun harus
menghormati Ekuador. Ini kebanggaan bagi kami dan
semua rakyat Ekuador," kata Luis Suarez, arsitek
Ekuador sebagaimana dilansir situs FIFA.
Ekuador dominan dalam laga perdana melawan Polandia
hingga unggul 2-0. Bekal kemenangan tersebut, membuat
kepercayaan diri mereka membuncah kala menghadapi
Kosta Rika. Delgado dkk langsung mengambil inisiatif
menyerang sejak kickoff. Sontekan Tenorio menerima
crossing Luis Valencia tidak mampu dibendung kiper
Kosta Rika, Jose Porras.
Kosta Rika yang harus memenangkan pertandingan untuk
menjaga peluang lolos ke babak kedua, menampilkan
permainan terbuka untuk mengejar ketinggalan. Pelatih
Kosta Rika, Alexandre Guimaraes, melakukan tiga
pergantian pemain sekaligus untuk meningkatkan daya
gedornya.
Bukannya menyamakan kedudukan, permainan terbuka Kosta
Rika itu malah membuka lubang yang dimanfaatkan
Ekuador untuk menambah keunggulan. Berawal dari
serangan balik, tembakan jarak dekat Delgado pada
menit ke-54 menggandakan keunggulan El Tricolor.
Cerita sama terjadi ketika lahir gol ketiga Ekuador,
Kaviedes tidak terjaga sama sekali ketika menceploskan
bola ke gawang Porras.
Sukses Ekuador menembus babak 16 besar adalahlanjutan
cerita sukses mereka selama babak kualifikasi Zona
Conmebol. Mereka merebut tiket ke Jerman setelah
sukses menaklukkan tim-tim raksasa. Menang 1-0 atas
Brazil, menang 2-0 atas Argentina, serta membungkam
Paraguay 5-2.(ang)
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Yahoo! Groups gets a make over. See the new email design.
http://us.click.yahoo.com/XISQkA/lOaOAA/yQLSAA/2_TolB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.
==========================================================
Milis Tabloid BOLA
Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL
PROTECTED]
==========================================================
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/bolaml/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/