www.zonabola.com

Rabu, 11 Okt 2006, 07:01
Jelang Kroasia v Inggris
Patahkan Rekor 

The Three Lions memang masih menempati posisi puncak
klasemen sementara Grup E dengan nilai 7. Namun,
takhta itu bisa tergusur jika Inggris gagal meraih
hasil maksimal saat dijamu Kroasia di Stadion
Maksimir, Zagreb, dini hari nanti. Kekhawatiran itu
muncul menyusul hasil imbang tanpa gol lawan Makedonia
di Old Trafford akhir pekan lalu.

"Kami semua memang kecewa berat. Tapi, kami harus
terus berjuang. Kroasia akan menjadi ujian terberat.
Kami tahu, sekarang ini kondisi kami lebih baik dari
Minggu lalu," kata Michael Carrick, gelandang Inggris
kepada Sportinglife.

Asisten pelatih Terry Venables menambahkan, saat ini
kondisi internal Inggris semakin kondusif. "Ini akan
menjadi laga keempat kami di kualifikasi. Setelah itu,
kami akan tahu dimana posisi kami yang sebenarnya dan
apa yang perlu kami lakukan,"tukas Venables.

Steve McClaren agak kesulitan meramu komposisi
pemainnya. Terutama di barisan tengah menyusul
absennya Steven Gerrard karena skorsing. Di barisan
belakang, pelatih Inggris itu berharap peran Rio
Ferdinand. Itu karena Ledley King cedera lutut saat
mengikuti sesi latihan kemarin. "Rio sudah berlatih
dan dia akan kembali. Rio akan berangkat bersama
pemain lainnya. Kami berharap dia bisa berlatih di
Kroasia tanpa ada keluhan apapun,"harap McClaren.

Pelatih Kroasia Staven Bilic mengingatkan pasukannya
agar tetap mewaspadai Wayne Rooney. Meski belum
mencetak gol di kancah internasional dua tahun
terakhir, Rooney bisa menjadi ancaman rekor Kroasia
yang belum terkalahkan di kandang dalam 12 tahun
terakhir. "Rooney merupakan pemain hebat. Rooney
selalu memberikan ancaman besar jika dimainkan," tutur
Bilic.

Kroasia tak bisa menurunkan gelandang sayap Darijo
Srna karena cedera otot. Tapi, Bilic masih memiliki
Mladen Petric yang mencetak empat gol ke gawang
Andora. "Saya sendiri lebih senang jika Inggris tetap
memakai 3-5-2," paparnya.

Perkiraan Pemain
Kroasia (4-4-2): 1-Pletikosa (g); 5-Corluka, 2-Simic,
4-R. Kovac, 3-Simunic; 10-N. Kovac, 14-Modric,
19-Kranjcar, 7-Rapaic; 21-Petric, 17-Klasnic
Pelatih : Slaven Bilic
Cadangan : 23-Runje,
15-Knezevic,20-Seric,8-Babic,16-Leko,
22-Eduardo,9-Balaban
Inggris(4-4-2): 1-Robinson (g); 2-Neville,
5-Ferdinand, 6-Terry, 3-Cole; 16-Wright-Phillips,
7-Carrick, 8-Lampard, 11-Downing; 9-Rooney, 10-Crouch
Pelatih : Steve McClaren
Cadangan :13-Kirkland, 14-Carragher, 12-P. Neville,
18-Bent, 17-Defoe

Head to Head :
21-06-2004 Kroasia v Inggris 2-4 (Euro 2004)
20-08-2003 Inggris v Kroasia 3-1 (Uji Coba)
24-04-1996 Inggris v Kroasia 0-0 (Uji Coba)   
Penulis: [JP]
 
Rabu, 11 Okt 2006, 08:05
Zona Jerman
Schalke Sepakat Dengan Gazprom 

Dilaporkan dari situs resminya, Schalke 04 berhasil
mendapat ‘durian runtuh’ setelah mencapai kesepakatan
dengan sebuah perusahaan migas raksasa dari Rusia,
Gazprom, pada Selasa, 10 Oktober. Kontrak kerjasama
tersebut akan berlangsung selama lima tahun kedepan.
Kesepakatan ini akan mulai berlaku pada tanggal 1
Januari 2007 dan mulai saat itu para pemain Schalke 04
akan mengenakan seragam baru dengan logo Gazprom
didadanya. Kerjasama ini akan berakhir sampai 30 Juni
2012.

“Kerjasama antara Schalke 04 dan Gazprom akan saling
menguntungkan kedua pihak. Gazprom adalah sebuah
perusahaan multi-nasional yang sukses, sementara
Schalke 04 adalah klub yang unik dan tak ada
bandingannya,” kata juru bicara Gazprom, Sergei
Fursenko yang menjabat sebagai kepala dari anak
perusahaan Gazprom, Lentransgaz, seperti dilansir
Reuters.

Schalke 04 adalah klub yang unik karena para
pendukungnya kebanyakan adalah kaum pekerja di daerah
pusat industri di Jerman, lembah Sungai Ruhr. Uang
yang harus dikeluarkan oleh pihak Gazprom untuk
menjadi sponsor utama klub yang bermarkas di Veltins
Arena tersebut adalah sebesar 125 juta euro atau 157,1
juta USdollar atau lebih dari 1,45 triliun rupiah.

Gazprom adalah perusahaan terbesar di negara “Beruang
Merah” yang bergerak dibidang migas dan perusahaan
terbesar penghasil gas di dunia. Kerajaan bisnisnya
tersebar sepanjang seluruh bekas negara Uni Soviet di
timur, Eropa Timur sampai Eropa Tengah di barat.
Gazprom juga tercatat sebagai perusahaan terbesar
ketiga di dunia dengan aset senilai 268 miliar
Usdollar, seperti dilansir wikipedia.

“Gazprom adalah perusahaan internasional yang telah
melakukan kerjasama di Jerman sejak 30 tahun yang
lalu. Tentunya dengan kesepakatan kerjasama ini
(dengan Schalce 04) kami ingin mempromosikan
perusahaan ini menjadi lebih besar lagi dalam
penyediaan sumber energi di Jerman,” tambah Fursenko.
Fursenko adalah juga pemilik klub sepakbola Zenit yang
bermain di Liga Utama Rusia. Kedua klub dengan
demikian akan sama-sama mengenakan logo Gazprom didada
kostumnya.

Dengan kerjasama ini diharapkan prestasi Schalke 04
akan lebih baik dan lolos ke Liga Champions untuk
musim ini adalah target yang realistis. Saat ini klub
yang memiliki julukan Die Knappen tersebut berhasil
duduk di peringkat kelima klasemen sementara
Bundesliga dengan poin yang sama dari peringkat satu,
Hertha Berlin yang sama-sama mengoleksi sepuluh poin.
Selain itu Schalke 04 juga berhasil melanggengkan
kejasamanya dengan dua sponsor sebelumnya. Gazprom
akan menjadi sponsor utama bergandengan dengan sponsor
utama sebelumnya, yaitu perusahaan asuransi, Victoria
(berakhir 2012) dan perusahaan bir, Veltins (berakhir
2015) yang akan membuat Schalke 04 menjadi klub aman
secara finansial.   
Penulis: [LB]
 
Rabu, 11 Okt 2006, 07:39
Kualifikasi EURO 2008
Bilic: Kroasia Tidak Rasis 

Pelatih Kroasia, Slaven Bilic membantah para pendukung
timnasnya akan melakukan aksi pelecehan rasial
terhadap para pemain berkulit hitam dari tim Inggris
di Stadion Maksimir, Zagreb saat kedua tim bertemu
hari Rabu. Asosiasi Sepakbola Eropa (UEFA) telah
melakukan peringatan kepada Kroasia jika para
pendukungnya melakukan aksi serupa seperti saat
berhadapan dengan Italia dalam pertandingan
persahabatan di Livorno, 16 Agustus 2006 lalu.

Pada pertandingan tersebut ratusan pendukung Kroasia
membentuk swastika (simbol NAZI) di tribun Stadion
Armando Picchi. Bilic secara tegas mengatakan bahwa
negaranya tidak rasis tapi dirinya takut tidak bisa
menghentikan tindakan segelintir pendukungnya untuk
melakukan tindakan berbau rasis.

“Saya harap kejadian berbau rasis tidak terjadi. Tapi,
saya tidak memungkiri kejadian tersebut dapat saja
terjadi, tidak hanya disini (Zagreb) tapi juga
dimanapun di seluruh belahan dunia. Anda tidak bisa
menghakimi negara kami hanya dari perbuatan segelintir
orang. Penduduk kami cinta damai, tapi di dalam
stadion beberapa orang bisa menyebabkan rusaknya citra
tersebut,” kata Bilic seperti dilansir Soccernet.

Kroasia menjadi sorotan terhadap masalah berbau rasis
karena sering melontarkan sindiran terhadap pemain
lawan dengan cemoohan rasis. Pihak UEFA terus memantau
setiap aksi yang berbau rasis di dunia sepakbola
Eropa. Tentunya jika pada pertandingan nanti, Kroasia
melalui Federasi Sepakbola Kroasia (HSN), tidak bisa
menghentikan aksi pendukungnya saat menghadapi skuad
The Three Lions di Stadion Mitreski, Zagreb, Rabu, 11
Oktober, maka hukuman sudah menanti. Hukuman tersebut
bisa berupa denda, hukuman larangan tampil di negeri
sendiri atau hukuman lain.

Lalu tanggapan Bilic terhadap peringatan dari UEFA, ia
mengatakan: “Saya sangat berharap kondisi di Maksimir
akan kondusif untuk menyaksikan duel seru hari Rabu.
Atas nama fair-play saya harap pertandingan bisa
berlangsung dengan menarik. Kami tidak rasis karena
penduduknya bersahabat dengan orang-orang yang datang
berkunjung.”

Bilic mencontohkan bahwa ada Da Silva–berkulit
hitam–yang ikut memperkuat skuadnya dan di klub Dinamo
Zagreb juga ada lima anggota timnya yang kulitnya
berwarna hitam. Sekertaris jenderal HSN, Zorislav
Srebric sendiri yang menyambut kedatangan tim Inggris
di bandara.

“Saya keberatan jika Kroasia jika Kroasia dianggap
negara rasis. Itu sama sekali tidak benar. Ketika
Arsenal bertanding di sini, dalam kompetisi Liga
Champions, tidak ada kejadian apapun yang berbau
rasis. Rabu ini kami akan membuktikan ketidakbenaran
apa yang sudah dituduhkan kepada kami,” kata Srebric.
  
Penulis: [LB]
 
Rabu, 11 Okt 2006, 07:27
Jelang Slovakia v Jerman
Ancaman Rekor Panser 

Empat kemenangan, 19 gol dan belum pernah kemasukan.
Itulah catatan rekor Jerman sejak ditangani Joachim
Loew usai Piala Dunia 2006. Nah, rekor manis itu bisa
saja terhenti dini hari nanti saat Tim Panser melawat
ke Bratislava menghadapi tuan rumah Slovakia (tayangan
tunda RCTI Jumat pukul 24.00 WIB).

Peringatan dini telah disampaikan Slovakia Minggu
lalu. Ketika melawat ke markas Wales, tim asuhan Dusan
Gulis itu berhasil memetik kemenangan telak 5-1 dalam
laga kualifikasi Euro 2008 Grup D. Kemenangan itu
menorehkan catatan buruk buat tuan rumah. Sebab, itu
merupakan kekalahan kandang terburuk Wales sejak 1908.

Nah, modal kemenangan lawan Wales itulah, yang akan
dijadikan senjata buat Slovakia untuk membendung laju
Panser. Modal lainnya, Slovakia saat ini memiliki
beberapa pemain yang merumput di kancah Bundesliga.
Salah satunya adalah Marek Mintal yang membela FC
Nurenberg dan dua musim lalu tercatat sebagai top
scorer Bundesliga. Mintal yang sudah kenal karakter
sepak bola Jerman, yakin Slovakia tak akan mudah
dikalahkan.

"Jerman selalu datang dengan kepercayaan diri tinggi.
Tak diragukan lagi, kalau mereka memang pantas menang.
Namun, saya juga tak berpikir kami akan kalah. Kami
tetap mengincar tiga poin,"papar Mintal kepada
Reuters.

Slovakia pernah mengalahkan Jerman 2-0 dalam laga uji
coba 13 bulan lalu. Itu yang membuat Galis dan
pasukannya makin pede bisa membendung ambisi Jerman
meraih kemenangan kelima mereka secara beruntun. "Jika
kami mengulangi penampilan di Cardiff (lawan Wales),
saya tidak cemas terhadap Jerman. Kami tahu Slovakia
memiliki kapasitas untuk mengalahkan mereka," sambung
Dusan Svento, gelandang Slovakia. Tuan rumah tak
menghadapi kendala teknis.

Sebaliknya, arsitek Joachim Loew dipusingkan dengan
cederanya sejumlah pemain belakang. Per Mertesacker
dan Christoph Metzelder yang selama ini menjadi pemain
inti absen karena cedera. Roberth Huth dan Jens
Nowotny yang menjadi pelapisnya juga mengalami
cedera.Untuk mengisi posisi bek tengah, Loew akan
menurunkan bek kanan Arne Friedrich . Loew sendiri,
tak mau menganggap remeh Slovakia. Mantan asisten
Juergen Klinsmann ini, telah melihat rekaman
penampilan Slovakia saat menggasak Wales.

"Menang 5-1 lawan Wales sangat mengesankan. Kami tahu
Slovakia sangat kuat dan kami harus mengeluarkan
permainan terbaik kami untuk pertandingan besok (dini
hari nanti),"kata Loew seperti Loew seperti dikutip
AFP.

Saat Jerman mengalahkan Georgia di laga uji coba
Minggu lalu, bomber Lukas Podolski terkena kartu
merah. Podolski tetap bisa dimainkan karena itu bukan
uji coba resmi FIFA atau UEFA. Tapi, dia tetap
menjalani skorsing dua pertandingan dari Federasi
Sepak Bola Jerman (DFB) dan berlaku di laga uji coba.
"Yang paling penting, saya tak dihukum di babak
kualifikasi lawan Slovakia. Saya akan meminta maaf
pada tim lewat gol yang akan saya cetak di sana
(Bratislava),"papar Podolski.

Perkiraan Pemain :
Slovakia (4-5-1)1-Contofalsky (g); 20-Durica, 2-Kozak,
3-Kratochvil,
4-Petras;18-Svento,5-Varga,6-Karhan,9-Mintal,15-Petras;11-Vittek
Pelatih : Dusan Galis
Cadangan : 12-Hajduch, 13-Had,7-Valachovic, 10-Hodur,
16-Krajcik, 17-Sapara, 8-Holosko

Jerman (4-4-2) : 1-Lehmann (g); 3-A. Friedrich,
26-Madlung,16-Lahm, 8-Palazzi; 13-Ballack, 24-M.
Friedrich,8-Frings, 19-Schneider,
7-Schweinsteiger;11-Klose, 20-Podolski
Pelatih : Joachim Loew
Cadangan : 23-Hildebrand, 25-Fathi, 15-Hitzlsperger,
22-Odonkor, 9-Hanke, 10-Neuville

Head to Head :
03-09-2005 Slovakia v Jerman 2-0 (Uji Coba)
29-05-2001 Jerman v Slovakia 2-0 (Uji Coba)   
Penulis: [JP]
 
Rabu, 11 Okt 2006, 06:56
Jelang Georgia v Italia
Mampukah Italia? 

Italia akhirnya meraih kemenangan perdana sejak final
Piala Dunia 2006. Tim besutan Roberto Donadoni itu
berhasil menaklukkan Ukraina 2-0 di Stadion Olimpico
akhir pekan lalu. Kemenangan itu mengangkat posisi
Azzurri di peringkat ketiga klasemen sementara Grup B
(4 poin). Azzurri hanya terpaut dua poin dari dua tim
penghuni zona lolos.

Hanya, raihan manis pada matchday ketiga itu belum
menjamin Azzurri aman di kualifikasi Euro 2008 ini.
Perjalanan menuju putaran final masih panjang.
Kemenangan demi kemenangan harus direbut Italia. Nah,
salah satu peluang memang itu bisa didapat saat
Azzurri melawat ke kandang Georgia, Stadion
Lokomotive, Tbilisi, dini hari nanti WIB. (Tayangan
langsung RCTI pukul 01.00 WIB). Mampukah?

Dari empat kali pertemuan, Italia belum pernah kalah
dari Georgia. Namun, Donadoni tak menjamin perjuangan
Italia di Tbilisi nanti bakal mudah. "Ingat, Prancis
saja bisa kalah (lawan Skotlandia). Ini menunjukkan
betapa ketatnya persaingan di Grup B. Kami harus
mendapatkan poin sebanyak mungkin agar bisa lolos,"
paparnya kepada Sky Sports.

Menurut arsitek Azzurri itu, pertandingan nanti tak
akan mudah. Atmosfer di Tbilisi penuh dengan tekanan.
Di hadapan pendukungnya, Georgia tentu memiliki
motivasi besar untuk mengalahkan juara dunia. Tidak
hanya itu, Italia juga harus bekerja ekstrakeras. Itu
karena beberapa pilar bakal absen. Gennaro Gattusso
dipastikan out karena skorsing. Andrea Pierlo terkena
radang tenggorokan dan gejala flu. Pirlo harus absen
dalam sesi latihan terakhir kemarin.

"Absennya Pirlo dalam latihan hanya sebagai upaya
antisipasi agar sakitnya tak semakin parah. Namun,
kami belum berani menjamin Pirlo bisa tampil,"demikian
penjelasan dari tim medis Azzurri seperti dikutip
Channel4. Meski Gattusso dan Pirlo absen, Donadoni
masih bisa tersenyum lega. Sebab, kondisi gelandang
Simone Perrotta membaik.

Donadoni makin lega lantaran Georgia juga tak bisa
menurunkan skuad terbaiknya. Arsitek Klaus Toppmoeller
harus kehilangan beberapa pemain kunci. Top scorer
Georgia, Georgia Shota Arveladze, bek Malkhaz
Asatiani, dan kiper Nukri Revishvili absen karena
cedera. Kondisi gelandang Levan Tskitishvili juga
masih meragukan.

Pemain lain, Levan Kobiashvili, Gogita Gogua dan
Georgi Demetradze sudah pasti absen karena skorsing.
Georgia juga baru saja mengalami tekanan psikologis
menyusul kekalahan 0-2 dari Jerman pada laga uji coba
Minggu lalu. Georgia praktis hanya mengandalkan Kakha
Kaladze, yang punya pengalaman merumput di pentas Seri
A. "Pemain kami banyak yang cedera. Namun, Anda toh
tidak menghadapi juara dunia setiap hari. Saya pikir,
problem yang kami hadapi justru akan menjadi tambahan
tenaga bagi kami," tukas Toppmoellar.

Perkiraan Pemain :
Georgia (4-4-2): 1-Lomaia (g); 13-Khizanishvili,
4-Kaladze, 18-Menteshashvili, 3-Khizaneishvili;
5-Kvirkvelia, 22-Kankava, 17-Gviniadze,
7-Tskitishvili; 9-Iashvili, 26-Modebadze.
Cadangan : 34-Chanturia,
6-Aladashvili,18-Gigiadze,21-Martsvaladze, 16
Imedashvili,
Pelatih : Klaus Toppmoeller

Italia (4-3-3): 1-Buffon (g); 22-Oddo, 5-Cannavaro,
23-Materazzi, 19-Zambrotta; 20-Perrotta, 24-Mauri,10-
De Rossi; 15-Iaquinta, 9-Toni, 7-Del Piero.
Cadangan :14-Amelia, 6-Barzagli, 3-Pasqual,13-
Nesta,16-Camoranesi,21- Pirlo, 18-Inzaghi
Pelatih : Roberto Donadoni

KONDISI TIM
GEORGIA : Secara teknis Georgia masih kalah kelas
dibandingkan Italia. Kondisi psikologis pemain juga
terganggu mereka dikalahkan Jerman pada laga uji coba.
Kondisi Georgia semakin parah menyusul absennya Levan
Kobiashvili, Gogita Gogua, dan Georgi Demetradze.
Ketiganya terkena skorsing. Mereka hanya berharap
dukungan suporter.
ITALIA : Kepercayaan diri mulai bangkit setelah menang
2-0 atas Ukraina. Kemenangan itu membuat tensi tekanan
publik dan media ikut berkurang. Absennya sejumlah
pilar tak jadi kendala karena Italia memiliki pelapis
yang kualitasnya sepadan. Cuma, tuntutan harus menang
untuk menjaga peluang lolos bisa menjadi beban bagi
punggawa Azzurri.

Head to Head :
02-06-2001 Georgia v Italia 1-2 (Kualifikasi Piala
Dunia 2002)
11-10-2000 Italia v Georgia 2-0 (Kualifikasi Piala
Dunia 2002)
10-09-1997 Georgia v Italia 0-0 (Kualifikasi Piala
Dunia 1998)
09-10-1996 Italia v Georgia 1-0 (Kualifikasi Piala
Dunia 1998) 
  
Penulis: [JP]
 
Rabu, 11 Okt 2006, 06:43
Persahabatan
Brasil Tekuk Ekuador 2-1 

Gol dari gelandang asal AC Milan, Kaka, pada menit
ke-74, menjadi penentu keberhasilan juara dunia lima
kali Brasil menang 2-1 atas 10 pemain Ekuador dalam
sebuah laga persahabatan di Stadion Rasunda,
Stockholm, Selasa (10/10).
Brasil yang tidak menurunkan pemain terbaik dunia
Ronaldinho sejak menit awal sempat tertekan oleh
Ekuador. Pada menit ke-29, Ekuador berhasil unggul
melalui gol dari Felix Borja. Mendapat umpan dari
gelandang Edison Mendez, Borja mampu menaklukan kiper
Gomes, 1-0.

Sayang enam menit berselang saat sudah unggul 1-0,
Ekuador harus bermain dengan 10 pemain ketika
gelandang Luis Antonio Valencia diganjar kartu merah.
Pemain asal Wigan Athletic ini diusir wasit karena
menyikut dada gelandang Dudu Caerense. Valencia tidak
terima karena sebelumnya lengan Dudu mengenai
lehernya.

Keluarnya Valencia menjadi malapetaka bagi Ekuador
karena sejak saat itu Brasil mampu mengambangkan
permainan terbaiknya. Satu menit menjelang turun
minum, penyerang Olympique Lyon Fred sukses menyamakan
kedudukan setelah memanfaatkan kesalahan pemain
belakang Ekuador.

Di babak kedua, pelatih Brasil Dunga memasukkan
Ronaldinho guna menggantikan Dudu. Masuknya pemain
Barcelona ini membuat Brasil menguasai jalannya
pertandingan.

Pada menit ke-74, umpan lambung dari Ronaldinho
diteruskan Kaka guna menjebol gawang Cristian Mora
untuk membawa Brasil berbalik unggul 2-1.

Menjelang akhir laga, Brasil hampir saja memperbesar
keunggulannya karena dua kali tendangan bebas
Ronaldinho, yang sudah tidak mencetak bagi Brasil
sejak Piala Konfederasi tahun lalu, menerpa mistar.

Kemenangan atas Ekuador sekaligus membuat Brasil
memperpanjang rekor tidak terkalahkan sejak ditangani
oleh Dunga pasca kegagalan di Piala Dunia 2006 lalu. 

Stadion Rasunda memiliki kenangan tersendiri bagi
Brasil karena menjadi tempat keberhasilan tim 'Samba'
meraih gelar Piala Dunia 1958. Pada partai final
Brasil mampu mengalahkan tuan rumah Swedia 5-2, yang
mana pertandingan tersebut diwarnai dua gol pemain
legendaris Pele, yang saat itu baru berusia 17 tahun. 

  
Penulis: [BB]
 
Rabu, 11 Okt 2006, 04:01
Kualifikasi EURO 2008
Frings Pertimbangkan Tinggalkan Jerman 

Pemain tengah Jerman Torsten Frings mengatakan, dia
mempertimbangkan untuk mundur dari sepakbola
internasional setelah diskors badan sepakbola dunia
FIFA saat Piala Dunia. Pemain Werder Bremen berusia 29
tahun itu mengatakan kepada surat kabar Bild, dia
benar-benar "merasakan hampa" setelah absen bermain di
semi-final lawan Italia di Dortmund dan merasa tak
ingin bermain lagi untuk Jerman. 

"Itu tingkat paling rendah. Saya ingin membuang
segalanya dan tidak akan pernah bermain lagi untuk
Jerman. Saya ingin mundur," katanya. 

"FIFA menskors saya dan saat itu semuanya telah
dicuri, benar-benar segala sesuatu yang Anda mimpikan
dalam karir internasional." 

Frings diskors pada semi-final lawan Italia, dimana
Jerman kalah 2-0 dalam perepanjangan waktu karena ikut
bertengkar setelah adu penalti menang atas Argentina
pada putaran sebelumnya. 

Frings mengatakan, dia perlu waktu dua pekan untuk
berlibur dan mempertimbangkan apakah dia akan terus
sebelum memutuskan tim Jerman terlalu bagus untuk
ditinggalkan. 

Dia kini mengincar kejuaraan Eropa 2008 dimana Jerman
"berpeluang untuk jadi juara Eropa" dan "serangan"
Jerman berikutnya pada Piala Dunia di Afrika Selatan
pada 2010. 

Tim Jerman di Grup D dalam kualifikasi Euro 2008 dan
bertemu Slowakia di Bratislava Rabu.   
Penulis: [KL]
 
Rabu, 11 Okt 2006, 03:43
Kualifikasi EURO 2008
Lippi Gantikan Aragones? 

Marcello Lippi menjadi kandidat terakhir sebagai
pelatih nasional baru Spanyol, menurut laporan pers
Spanyol dan Italia Selasa (10/10). Tapi apakah pelatih
Italia prestisius berusia 58 tahun itu akan setuju
menghadapi situasi kacau di federasi sepakbola Spanyol
adalah soal lain. 

Koran olahraga Italia Gazetto dello Sport dan harian
Italia Marca memuat cerita itu di halaman depan mereka
Selasa. 

Gazetto dello Sport mengklaim Lippi ingin meninggalkan
Italia karena kemungkinan dia bisa terkena dampak dari
skandal pengaturan skor pertandingan - sama seperti
Fabio Capello, kini di Real Madrid. 

Marca, menyebutkan bahwa "pelatih prestisus asing
seperti Lippi akan memperlihatkan pendekatan lebih
serius dan profesional terhadap Spanyol." 

Lippi punya reputasi hebat di seluruh dunia setelah
keberhasilannya di Juventus - dan setelah membawa
Italia dalam meraih kemenangan di Piala Dunia Juli. 

Dia langsung mundur setelah kemenangan itu, agar punya
waktu berkolaborasi dengan berbagai penyidik yang
mengusut skandal dalam sepakbola Italia. 

Spanyol tidak pernah memakai pelatih asing. Luis
Aragones mendapat tekanan berat agar mundur setelah
kalah dalam tandang dari Swedia dan Irlandia Utara. 

Ketua federasi sepakbola Spanyol Angel Maria Villar
ditekan agar memecat Luis tapi sementara ini belum
mendapatkan dana yang diperlukan sebesar enam juta ero
untuk membayar pelatih veteran itu dan stafnya. 

Luis, 66, menduduki posisi itu pada 2004 setelah
bertahun-tahun muncul spekulasi tentang karir
panjangnya untuk mendapat tugas nasional itu. 

Dia tampil gemilang pada awal tugasnya dan timnya tak
terkalahkan hampir dua tahun - sampai disingkirkan
Perancis di Piala Dunia pada putaran kedua. 

Sebelum Piala Dunia Luis mengatakan dia akan mundur
jika Spanyol tidak mencapai semi-final. Setelah
Perancis kalah dia berubah pikiran dan setuju
memperpanjang kontrak dua tahun. 

Menyusul kekalahan Irlandia Utara, dia tidak langsung
mundur - hanya menunda pengunduran dirinya tiga jam
kemudian. 

Spanyol tidak pernah kalah tiga kali beruntun dalam
pertandingan. Kekalahan Rabu dari Argentina tampaknya
merupakan pukulan terakhir bagi dia. 

Jajak pendapat secara online di Spanyol menunjukkan
bahwa 70% penggemar yakin bahwa Luis dan Villar
seharusnya lengser. Favorit penggemar sebagai
pengganti Luis adalah mantan bos Real Madrid Vicente
del Bosque, yang menganggur sejak dipecat Besiktas
sekitar setahun yang lalu. 

Tapi pilihan Villar adalah pelatih kurang terkenal
Miguel Angel Lotina, yang membawa Espanyol meraih
kemenangan dalam Piala Spanyol enam bulan lalu. 

"Siapa pun yang terpilih," kata El Pais Selasa, akan
menghadapi "tugas sulit" karena kekacauan di federasi
karena kurang percaya dirinya para pemain."   
Penulis: [KL]
 
Rabu, 11 Okt 2006, 03:29
Kualifikasi EURO 2008
Donadoni Ragu Pilih Pemain inti 

Pelatih Italia Roberto Donadoni mengakui bahwa ia
mengalami keragu-raguan besar dalam menentukan susunan
pemain inti yang akan diturunkan saat Gli Azzurri
menghadapi Georgia dalam laga lanjutan Grup B
Kualifikasi EURO 2008, Rabu (11/10)
"Saya mengalami banyak keraguan untuk memilih pemain.
Saya sepertinya akan menunggu hingga Rabu pagi untuk
melakukan evaluasi terhadap beberapa pemain, terutama
diposisi gelandang. Kami harus memulihkan kondisi
setelah menghadapi Ukraina," ujar mantan gelandang AC
Milan ini.

Donadoni sangat menyukai formasi 4-3-3 dan kemungkinan
pola tersebut akan tetap dipertahankan meski mengalami
beberapa perubahan. Formasi tersebut digunakan
Donadoni saat juara Piala Dunia 2006 ini mengalahkan
Ukraina 2-0, Sabtu (7/10) lalu.

Setelah mempersembahkan kemenangan pertama sejak
menjadi pelatih Italia, Donadoni mengalami tekanan
untuk dapat membawa pulang tiga poin saat bertandang
ke Georgia.

"Posisi kami di klasemen berada dipertengahan. Kami
tidak memiliki pilihan selain meraih kemenangan.
Suasana pertandingan sangat berbeda. Kami akan
menghadapi kesulitan daripada pertandingan melawan
Ukraina," lanjut Donadoni.

Donadoni tidak dapat menurunkan gelandang Gennaro
Gattusso yang menjalani hukuman akumulasi kartu,
sedangkan Andrea Pirlo tidak benar-benar fit.

Pada saat sesi latihan hari Selasa (10/10), Donadoni
membagi skuad Italia dalam dua tim. Tim pertama berisi
Gianluigi Buffon, Massimo Oddo, Marco Materazzi,
Andrea Barzagli, Manuel Pasqual, Mauro Camoranesi,
Pirlo, Gennaro Del Vecchio, Alessandro Del Piero,
Filippo Inzaghi dan Antonio Di Natale.

Sedangkan satu tim lainnya berisi Marco Amelia,
Cristian Zaccardo, Alessandro Nesta, Fabio Cannavaro,
Gianluca Zambrotta, Daniele De Rossi, Stefano Mauri,
Simone Perrotta, Vincenzo Iaquinta, Luca Toni dan
David Di Michele.

  
Penulis: [BB]
 
Rabu, 11 Okt 2006, 03:01
Zona Spanyol
Salgado Cedera Lagi 

Niat bek kanan Real madrid Michel Salgado untuk segera
kembali merumput tampaknya harus ditunda karena ia
kembali mengalami cedera pada betisnya saat sedang
mengikuti sesi latihan bersama El Real.
Kabar ini tentu saja mengecewakan Salgado yang
sebenarnya baru saja sembuh dari cedera lutut yang ia
dapat saat memperkuat Real menghadapi Levante dalam
laga pekan kedua La Liga.

Salgado sebenarnya berharap dapat diturunkan saat Real
menghadapi derby dengan Getafe, Sabtu (14/7), tetapi
dengan mengalami cedera betis, peluang Salgado untuk
tampil menjadi meragukan. 

Absennya Salgado tentu saja memusingkan pelatih Fabio
Capello karena sebelumnya Real telah kehilangan
Cicinho yang mengalami cedera ligamen lutut dan harus
absen selama enam bulan. Selama Salgado dan Cicinho
absen, Capello terpaksa memainkan Alvaro Meija sebagai
bek kanan.

Sementara itu, Real sedang menunggu proses penyembuhan
cedera gelandang kiri Jose Antonio Reyes yang
mengalami cedera otot yang didapat saat mengikuti
latihan bersama Spanyol.

Pemain yang dipinjam dari Arsenal ini sudah kembali
berlatih pada hari Selasa (10/10), tetapi Real akan
menunggu hingga akhir pekan ini untuk menentukan
apakah Reyes mendapat lampu hijau dari tim medis untuk
tampil.

  
Penulis: [BB]


 FT Honduras [2 - 1] Guatemala 
 4' [1 - 0] Figueroa    
 50' [2 - 0] Palacios    
 56'  Puerto ==red   
 69' [2 - 1] 




























__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 


HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.

==========================================================
Milis Tabloid BOLA
Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL 
PROTECTED]
========================================================== 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/bolaml/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/bolaml/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke