kekeke....
Oke.
Banyak negara yg diperkuat pemain timnas asing dan keturunan.
...yonas, liverpudlian keturunan tanah jawa...
kekekke...
Rabu, 18 Oktober 2006
Nurdin-Hamid Sudah Bertemu
Timnas Akan Pakai Pemain Asing dan Keturunan
JAKARTA-PSSI berencana untuk menampilkan beberapa pemain asing maupun
keturunan dalam timnas senior. Namun, mereka hanya akan
diikutsertakan pada turnamen-turnamen yang memungkinkan, bukan untuk
Piala Asia.
Bila memenuhi kriteria dan diperbolehkan, para pemain itu sudah akan
diikutkan pada AFF Championship yang mulai digelar 12 Januari dan
berakhir 3 Februari mendatang.
Ketua Umum PSSI Nurdin Halid mengatakan, hal itu merupakan salah satu
langkah terobosan guna memperoleh pemain-pemain keturunan Indonesia
yang tinggal di luar negeri, agar bisa dialihkan secara penuh
kewarganeraannya. Untuk itu, dia sudah membicarakannya dengan Ketua
Bidang Liga dan Tim Nasional Indonesia Nirwan Dermawan Bakrie.
''Tadi saya sudah bicara dengan Pak Nirwan, dan dia setuju. Bagaimana
pun kita harus melakukan berbagai langkah terobosan untuk mencapai
harapan menerjunkan tim ke Piala Dunia 2018. Kalau memungkinkan
bahkan kita sudah bisa ikut Piala Dunia 2014,'' kata Nurdin saat
ditemui dalam acara berbuka puasa di rumah Nirwan, Senin malam lalu.
Dia mengaku siap dikritik jika langkah terobosannya ini oleh sebagian
pihak dianggap berlebihan. ''Silakan dikritisi, tidak masalah bagi
saya sejauh pertimbangannya objektif,'' tegasnya. Bahkan, kalau
memungkinkan tidak menjadi masalah baginya jika jumlah pemain asing
atau keturunan yang diuji coba ke AFF Championship tersebut bisa
membentuk satu tim.
''Sebelas pemain pun mungkin tak masalah, asal kemampuannya memang
bisa diandalkan. Kalau satu pemain dikritisi, lima dikritisi, ya
berarti sama saja dengan mengambil lebih banyak. Toh nantinya tetap
saja dikritik,'' tambahnya.
Pertemuan
Ide untuk mengikutsertakan pemain asing maupun keturunan itu
diperolehnya dari hasil pertemuannya dengan Menteri Hukum dan Hak
Asasi Manusia Hamid Awaluddin, pada siang harinya. Saat itu dia
mengemukakan tentang sejumlah pemain asing di Liga Indonesia yang
ingin mengalihkan status kewarganegaraannya.
Pada pertemuan tersebut Hamid bahkan mengemukakan PSSI
dipersilakan ''mendaftarkan'' pemain-pemain asing atau keturunan yang
dianggap berjasa bagi bangsa dan negara untuk dialihkan status
kewarganegaraannya. ''Jadi tak perlu menunggu sampai mereka berada di
Indonesia selama lima tahun berturut-turut seperti dipersyaratkan
dalam undang-undang, atau 10 tahun tidak berturut-turut,'' paparnya.
Sebagai tes awal keberadaan pemain asing atau keturunan, Nurdin
meminta Manajer Timnas U-23 Rahim Soekasah membantu proses
perekrutan. "Saat ini usianya maksimal 23 tahun, sehingga bisa
ditangani hingga beberapa tahun ke depan," pintanya.
Menurut Rahim, saat ini cukup banyak pemain asing yang berusia
maksimal 23 tahun yang kemampuannya cukup diandalkan. Menyangkut
pemain keturunan, dia mengemukakan bahwa sepengetahuannya di Belanda
saja ada sekitar 40-an pemain hasil kawin campur yang bergabung di
klub-klub Liga Belanda.
''Irvan Bahcdim yang kita rekrut ke timnas U-23 adalah salah satunya.
Dia masih berusia 17 tahun dan saat ini masuk tim yunior A FC
Utrecht,'' paparnya.
Dia juga menyebutkan, Irvan hanyalah salah satu di antara puluhan
pemain keturunan Indonesia yang saat ini tengah mencoba
peruntungannya di Belanda.
Primavera
Selain Irvan, pemain keturunan lain yang pernah hampir direkrut ke
timnas U-23 untuk dipersiapkan ke Asian Games 2006 adalah Radja
Nainggolan. Dia kini bermain di Kompetisi Primavera untuk Piacenza,
dengan status pinjaman dari klub Garminal B di Liga Belgia.
Lewat penelusuran dari berbagai sumber diketahui setidaknya ada 40-an
pemain keturunan Indonesia yang bergabung pada sejumlah klub di
Belanda, yang seandainya saja digabungkan besar kemungkinan mereka
bisa membentuk satu tim tangguh.
Besar kemungkinan masih banyak pemain keturunan Indonesia, yang salah
satu orang tuanya masih memegang kewarganegaraan Indonesia, bermain
di klub-klub Eropa di luar Belanda.
Di antara puluhan pemain berdarah ganda itu adalah Johny Hestinga,
Michael Timisela, Sven Taberima, Christian Sapusepa, Robert Timisela
(Ajax Amsterdam), Mathija Marunaya, Gaston Salasiwa (AZ Alkmaar),
Ignacio Tuhuteru, Raphael Tuanakotta (FC Groningen), Marciano
Kastirejo, Max Lohy, Stefano Lilipaly.(FC Utrecht), Domingus Lim-
Duan, Nelljoe Latumahina, Juan Hatumena, Petg Toisuta (FC Zwolle),
Djilmar Lawansuka (Feyenoord Rotterdam).
Di samping itu masih puluhan pemain keturunan lainnya yang terpencar-
pencar di belasan kub Liga Belanda, baik yang masih berstatus yunior
maupun sudah terbilang berpengalaman.
Di antara mereka yang namanya cukup dikenal di sana adalah Donovan
Partosubroto yang baru berusia 17 tahun dan menjadi kiper di klub
Ajax Yunior.
Nama-nama lainnya adalah, Raphael Tuankotta (21, Volendam Yunior),
Justin Tahaparry (21, FC Eindhoven), Estefan Pattinasarani (17 tahun,
AZ Alkmaar), Marvin Wagimin (17 tahun, VVV Venlo), Tobias Waisapy
(18, Feyenoord Yunior), Raymon Sosroredjo (17, Vitesse Yunior).
"Mereka rata-rata berusia antara 17 hingga 23 tahun, dan itu
merupakan usia ideal untuk kita persiapkan dalam jangka panjang
minimal lima tahun ke depan," kata Rahim.(wgm-22)
HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.
==========================================================
Milis Tabloid BOLA
Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL
PROTECTED]
==========================================================
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/bolaml/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/bolaml/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/