Bukannya di Indonesia sering terjadi yg kaya gini ini ? ( Salah ya ? ) Iran Dilarang Bertanding di Level Internasional
ZURICH- Badan Sepak Bola Dunia (FIFA), mulai Kamis (23/11) kemarin melarang Iran bertanding di semua level kejuaraan resmi internasional. Hukuman larangan bertanding itu dijatuhkan karena campur tangan pemerintah dalam pengelolaan persepakbolaan di negara tersebut. Tindakan itu diambil hanya lima bulan setelah Iran ambil bagian di putaran final Piala Dunia 2006 Jerman, dan sepekan setelah Iran menempatkan diri di putaran final Piala Asia 2007. Iran lolos ke putaran final Piala Asia --yang babak finalnya akan digelar di Jakarta-- setelah menjuarai grup mereka dengan mengalahkan Korea Selatan 2-0 di Teheran. Komite Darurat FIFA, yang terdiri atas Presiden FIFA, Sepp Blatter dan satu wakil dari masing-masing enam konfederasi FIFA (UEFA, AFC, CAF, Conmebol, Concacaf, Oceania) mengambil keputusan tersebut pada pertemuan Rabu (22/11). Dalam sebuah pernyataan, FIFA menegaskan mereka telah mengambil keputusan untuk "menskors Federasi Sepak Bola Republik Islam Iran (IRIFF) dari semua kegiatan internasional, karena campur tangan pemerintah dalam masalah sepak bola dan melanggar Pasal 17 Undang- Undang FIFA." Pasal 17 menetapkan kemerdekaan federasi sepak bola, yakni bahwa federasi harus bebas dari campur tangan pemerintah. FIFA akan membantu pembentukan Komite Normalisasi IRIFF oleh Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). FIFA juga menginginkan IRIFF menyusun undang-undang baru dan menyelenggarakan pemilihan ketua umum baru. Pada Agustus 2006, FIFA dan AFC memberikan batas waktu sampai 15 November kepada federasi sepak bola Iran untuk mengukuhkan ketua terpilih, Mohammed Dagdan, dan mematuhi ketentuan-ketentuan terkait Undang-Undang FIFA itu. Namun Pemerintah Iran menolak terpilihnya Dagdan. Pemerintah kemudian mengintervensi dengan melakukan pemilihan ketua umum baru. (rtr,F3-40)
