On 1/22/07, Injury Time is United Best Friend <
[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> kekekke...
>
> Mo "ngejailin" para pemuja setan merah, yg lagi manyun, ga tega.
> Mo "ngejailin" JM, yg lagi sulit bicara, ga tega jugak.
> Lagipula hasil big match kemarin 90% persen, prediksi gw bener,
> padahal seringkali mleset.
>
> Cuma kemenangan cukup telak 2-0 Liverpool atas Chelsea yg bikin gw
> agak terkejut, sebab prediksi gw 1-0 apa 2-1, gicu.
>
> Utk Arsenal vs MU (versi (BolaML)/MANU (versi ESPN)/ United atau
> apalah... prediksi gw bener juga, ketat, seru, dan yg pasti MU
> nggeblak lagi.
> Halah.
>
> Yg menarik buat gw justru, hasil update Seri A dari Don Rudy yg
> juragan kacamata ini, jarang2 ngepost Seri A update.
>
> Yg jadi pertanyaan gw, mungkin juga para penggila bola lain,
> adalah "kebersihan" Seri A.
> Apakah sudah dilabeli "ditanggung tidak luntur" atau masih tetap
> seperti musim kemarin yg berlabel "luntur tidak ditanggung".
>
> Gimana Don Rudy ?
> Gw nonton juga Inter vs Fiorentina semalem.
> Seru.
> Tapi aroma tak sedap tetap bikin, minimal gw, ttg hasil Seri A, jadi
> sering bertanya2, jangan2... jangan2... jangan2...
>
> Mohon pencerahannya Don Rudy.
> Halah.
>
> kekekkek....
>
> Peace,
>
> I Love You, Injury Time !
>
>
Kalau menurut saya dari sudut pandang teknis, wasit2 Italia tidak diragukan
lagi kualitasnya(kualitas negara Juara Dunia 4x, he3x).
Hanya masalahnya banyak sekali faktor2 yang terkadang membuat para wasit di
Italia salah
dalam mengambil keputusan atau bisa dikatakan dengan bahasa yang lebih "pas"
adalah sulit mengambil
keputusan yang objektif.
Dari rangkuman yang ada di memory otak saya ada beberapa faktor yang ikut
menentukan ketidak objektifan wasit2 Seire A :
(dari berbagai sumber)
1. Kebanyakan wasit2 Serie A adalah tifoso dari salah satu klub peserta
kompetisi.
Contoh saja misalnya : seorang wasit tifoso Fiorentina, dia memimpin
pertandingan lain(bukan fiorentina) tapi hasil pertandingan
tersebut bisa mempengaruhi klasemen Fiorentina yang hampir
degradasi(misalnya)...terkadang dia berusaha "menolong"
Fiorentina.
2. Pengaruh dari pemilik klub. Kalau untuk yang satu ini saya pikir tidak
ada yang lebih berpengaruh dari keluarga Agnelli di Italia.
Para wasit terkadang sungkan untuk memberikan keputusan yang merugikan
klub2 tersebut.
3. Yang ketiga ini sangat bisa diperdebatkan, insan sepakbola di Italia
hampir sebagian besar tidak menginginkan Inter Milan meraih
scudetto...(beberapa musim kemarin ya..., sekarang tauk dah gelap).
Kenapa? karena Inter seperti bukan klub Italia, terlalu
banyak pemain asing...dan "nyaris" tidak memberikan kontribusi buat Tim
Nasional Italia. Untuk yang satu ini, Juventus lah yang
dianggap paling berjasa untuk sepakbola Italia.
Tapi, saya yakin banyak pihak yang ingin memperbaiki semua ini...sosok yang
saya anggap sangat royal untuk mereformasi Sepakbola Italia adalah Presiden
FIGC Luca Pancalli. Dia pernah bilang, tidak peduli klub mana yang meraih
scudetto...dia hanya peduli kompetisi dilaksanakan dengan "Spektakuler"
Ini bukanlah jawaban atas pertanyaan2 anda, karena saya sama sekali tidak
punya kapasitas untuk menjawabnya.
Ini hanyalah rangkuman dari sekian banyak penetilian yang pernah dilakukan
oleh media2 Italia. Kalau ada yang salah ya mohon dimaklumi.
Aku adalah lelaki yang selalu mengagumi liga yang mengahasilkan para Juara
Dunia.
Kaset tidak akan diputar selama saya tidak merasa ada yang merendahkan Serie
A.
Forza Italia.
--
Cavaliere
AC Milan atau tidak sama sekal!
[Non-text portions of this message have been removed]