--- In [email protected], "[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
>
> Iya nih, agak2 sedih juga hari ini.. No morning glory :(
> Waktu liat starting line-up arsenal, emang udah pesimis duluan.. 
> Tp gpp deh, masih ada champios cup, walaupun pertandingan pertama 
kalah duluan, tp di Emirates stadium lain cerita :D

sudah jatuh tertimpa sangsi hehehe ... 
berikut beritanya :

Arsenal-Chelsea Tunggu Sanksi

London, Keributan antarpemain Arsenal dan Chelsea hampir dipastikan 
bakal memunculkan sanksi dari FA. Siapa saja yang akan mendapat 
hukuman dari insiden memalukan itu dan berupa apa?

Dua pemain Arsenal Kolo Toure dan Emmanuel Adebayor serta gelandang 
Chelsea John Obi Mikel dikartu merah wasit Howard Webb dari 
kericuhan yang terjadi di menit-menit akhir pertandingan final Piala 
Liga Inggris di Stadion Millenium, Minggu (25/2/2007).

Toure memprovokasi perkelahian ketika ia mendorong Mikel setelah 
kaosnya ditarik pemain asal Nigeria itu. Meski banyak pemain lain 
yang kemudian terlibat, Adebayor paling kentara karena tampak 
memukul Wayne Bridge.

Adebayor, yang ditenangkan oleh staf physio Arsenal Gary Lewin, 
bersikeras tidak layak dikartu merah. Namun paling tidak ia bisa 
terkena hukuman karena sempat menolak dengan keras saat 
diperintahkan meninggalkan lapangan.

Adebayor, Toure, dan Mikel kemungkinan besar akan terkena larangan 
bermain tiga kali, demikian pula bek kanan Arsenal Emmanuel Eboue. 
Kedua klub juga bisa dijatuhi denda besar karena dianggap gagal 
mengendalikan para pemainnya.

Bos Arsenal Arsene Wenger, yang bersama manajer Jose Mourinho sampai 
masuk ke lapangan untuk menenangkan para pemainnya, mengaku sadar 
akan konsekuensi insiden tak sehat buat penonton ini. 

"Saya khawatir kami akan dihukum. Jika FA sudah dilibatkan, 
sebaiknya kita memang harus khawatir," cetusnya dikutip Eurosport. 

Mourinho pun menyadari dampak buruk dari kejadian tersebut. "Jika 
pemain bertindak salah, mereka harus dihukum dan dilarang main dalam 
satu atau dua pertandingan. Dan kami para manajer harus mendidik 
mereka. Tapi ini bukanlah sebuah permainan kekerasan."

Kirim email ke