Mungkin giggs berpikir, surga di telapak kaki ibu, meski negara yg dipilihnya gak punya peluang jd juara dunia, dia lebih pilih negara kelahiran sang ibu, halah apa coba wkwkwkw...
Tp para fans inggris memang harus mengakui klo Inggris bermain tanpa determinasi sejak dilatih Mclaren, mungkin harus ganti pake Ferrari mesinnya (maksudnya pake pelatih yg lebih galak :p) *VAMOS ARGENTINA --- In [email protected], omar <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > waktu jelang PD Jerman 2006, gue pernah nulis sama > yang dibilang nikky nih, Giggs memang kerap disebut > sebagai "missing puzzle" atau "missing link"-nya Three > Lions. Sayang memang Giggs milih Wales tanah kelahiran > sang Ibu ketimbang Inggris tanah kelahiran Ayah. > > Sayap Inggris yang ada sekarang ini gue lihat juga gak > ada yang sekelas dengan Giggs. > > Inggris jadul masih ada John Barnes di sayap kiri, > kayaknya ini salah satu sayap terbaik yang pernah > dimiliki Inggris. Waktu PD 86 vs Maradona and Co, > Barnes mampu memberi assist cakep ke Lineker. > > -omar- > > "England's most decorated club picks up another trophy" Martin Tyler, FA Cup Final, 13 May 2006
