On 5/7/07, Kresna Panggabean <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Wah gw liat nih pertandingannya, Roma menang 1-0 kan. Musim pertama Bati > di Roma setelah pindah dari Fio dan hebatnya Roma langsung juara musim itu. > Masih ada Nakata di Roma. Milan lagi masa-masa "galau"nya, Inter apa lagi. > > Bati menangis terharu setelah mencetak gol ke mantan klubnya. Ini salah > satu momen mengharukan dalam dunia sepakbola. > > Salute to Batigol. > > >
[rudy] Yup...betul sekali, Batistuta ketika itu sangat "emosional"..temen saya yang sangat mengidolai Batigoal(walaupun selalu salah nyebutin namanya dengan benar, "Batistusta") sampe ikut netesin air mata, dan...tak ayal lagi diledekin ama yang lain "Kamu nonton bola apa nonton telenovela?"... Bagaimana tidak menangis Batistuta, dia sangat mencintai Fiorentina dan kota Firenze...itu dia wujudkan salahsatunya dengan membangun pabrik pakaian dengan merk "GB" di kota itu beberapa waktu yang lalu. Dia pindah hanya untuk satu alasan "Scudetto", tidak bisa disalahkan karena pemain seperti dia layak mendapatkannya setelah belasan tahun malang-melintang di Serie A. Kesetiaannya tidak perlu dipertanyakan terhadap Fiorentina, dia rela bermain di Serie B musim 1993-1994 ketika Fiorentina terdegradasi(perasaan sering banget degradasi yak...kekekkekekek), bintang yang ikut turun ke Serie B bersama Fio ketika itu salah satunya adalah Stefen Effenberg. Di Italia juga, anda tidak akan pernah membayangkan seorang seperti Maldini bermain untuk klub lain selain Milan. Kalau ada seorang pemain yang tidak mau membela Tim Nasional hanya karena merasa yang menggaji mereka adalah klub, pemain2 itu harus malu dengan seorang seperti Maldini. Dia bukan hanya digaji Milan, tapi saya yakin sejak pertama dia dilahirkan...biaya rumah sakit, susu dan biaya untuk membesarkan seorang Maldini adalah dari Milan karena ayahnya juga "hidup" dari profesinya sebagai pemain Milan, yaitu Cesare Maldini. [/rudy] -- Cavaliere AC Milan atau tidak sama sekal! FORZA INDONESIA >> Tak pernah berhenti berharap Indonesia bisa tampil di Piala Dunia. [Non-text portions of this message have been removed]
