I think that's not Hearns, that's "Marvelous" Marvin Hagler. Ditambah Roberto 
Duran, jadilah kelas-kelas sekitar kelas menengah memunculkan pertarungan yg 
betul-betul mati-matian, berdarah-darah.
Empat orang itu (CMIIW) menguasai kelas-kelas di berat badan tidak berat tapi 
tidak juga ringan.
Masing masing punya gaya masing-masing.
Leonard main cantik, Duran dengan pukulan luar biasa keras per pukulannya, 
Hagler berani mati dengan kepala botaknya, Hearns dengan taktik dan tekniknya.
Sekarang sudah jarang ada yg menonjol seperti mereka. Sekarang sudah terlalu 
business minded, semua soal uang .... bukan lagi kenikmatan di atas ring dan 
kenikmatan kita menonton.

Kayaknya kemaren ada semacam politik supaya ada pertarungan ulang ... hanya 
dugaan ... kan promotornya De La Hoya ini, sekarang Oscar dapet 30jeti dan 
Mayweather dapet 10, nanti mungkin 25jeti and 25 jeti ... 


Delfiar

  ----- Original Message ----- 
  From: kopites 
  To: [email protected] 
  Sent: Monday, May 07, 2007 4:26 AM
  Subject: Re: [BolaML] de la hoya vs mayweather


  On 5/6/07, Adi Bagus <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  >

  >
  > Entah kenapa gak lagi doyan nonton tinju. Kalaupun nonton sambil lalu
  > aja. (Faktor umur kali ya?). Lain dgn jamannya Tyson, dinanti banget
  > pertarungannya. Dan ga boleh telat. Telat dikit artinya miss the
  > fight. Atau jamannya Sugar Ray Leonard yang menari2 di atas ring
  > bersama lawannya yg gundul itu (siapa sih namanya?). Saling pukul,
  > saling menjatuhkan. Lebih jauh lagi jamannya Ali. Jalanan sepi untuk
  > melihat tarian, sengatan, dan pukulan Ali untuk membuktikan mulut
  > besarnya.

  thomas hearns???
  jaman tysonn memang gk boleh telat.telat dikit lawan udah KO.baru
  duduk di kursi dri bikin kopi ehhh udah KO lawan nya.Ali emang the
  greatest,sebelum pertarungan psy war nya dgn lawan, ngomong lawan
  macem macem.ini membuat tontonan tinju jdi menarik.

  ali: fly like butterfly sting like a bee

  . 
   


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke