Pas Laettner terpilih masuk the Dream Team pada saat itupun banyak
kontroversinya. Konon Laettner terpilih karena alasan rasis, dimana pebasket
kulit putih yang terpilih hanya Bird, Stockton dan Mullin. Namun pada tahun
1992, Laettner baru saja terpilih player of the yearnya NCAA dan timnya Duke
juara NCAA 1992.
Banyak pengamat mestinya yang masuk di tempat ke 12 dan mengisi jatah college
adalah Shaq O'Neal. Anyway seperti yang diketahui, Shaq pun akhirnya
membuktikan kelasnya di atas Laettner (mereka berdua masuk NBA pada draft pick
yang sama thn 1992) dan menjadi salah satu pemain terbaik di NBA dan juara 4
kali. Shaq pun terpilih 2 kali untuk masuk timnas AS di Kejuaraan Dunia 1994
dan Olympiade Atlanta 1996.
Chris Mullin nih salah satu shooter fav gw di NBA. Pure shooter, good passer
dan low profile athlete. Emang sih Mullin gak masuk 50 greatest player, tp
IMHO dia layak masuk timnas pada saat itu (Dream Team 1992). Average
scoringnya dia konsisten 25 ppg selama 5 tahun (1988-1993 - ini ngebet dari
Wikipedia:P), team player dan pada saat itu shooter murni yang masuk tim hanya
Mullin dan Bird (itu pun Bird tidak fit karena cedera punggung). Mestinya sih
ada Mark Price, Joe Dumars ataupun Mitch Richmond tapi Mullin lah yang terpilih.
Firdauf Achmad Dhewata <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Coba gw tebak, yg gak masuk Greatest 50 adalah Mullin & Laettner :)
---------------------------------
You snooze, you lose. Get messages ASAP with AutoCheck
in the all-new Yahoo! Mail Beta.
[Non-text portions of this message have been removed]