Menyedihkan memang, tapi paling tidak kita masih bisa
bangga lah, medali emas Olimpiade masih bisa didapat
Indonesia lewat Taufik Hidayat.
Gelar juara dunia juga masih bisa diraih Taufik dan
Nova Lilyana Natsir
Sebagai catatan, Taufik menjadi satu-satunya
pembulutangkis yang bisa meraih emas Olimpiade, juara
dunia dan emas Asian Games
Belum ada satu pemain pun yang bisa melakukan hal itu.
-doddy-
--- nurfahmi budi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> kayaknya mang kacihan banget badminton Indonesia
> ini,
> apalgi gw ngliat dalam 10 tahun terakhir ini,
> kayaknya
> degradasi terus prestasinya.
> memang benar, regenerasi menjadi sebuah masalah
> besar.
> Banyangin aja, dalam tiga tahun nama-nama yang jadi
> andalan Indonesia hanya gitu-gitu juga, tapi coba
> bayangkan Cina, bahkan Malaysia dan Thailand dah
> mulai
> bermunculan dan selalu gonta-ganti. apa prinsip anak
> emas di cipayung masih ada?jadi yang dikirim ke
> ajang-ajang besar hanya atlit yang "dekat-dekat" aja
> dan bisa jadi "titipan" ya?gw sih hanya bisa menduga
> saja, karena emang heran kok sepertinya kagak ada
> pemain lain selain yang itu-itu saja. Namun sayang,
> yang itu-itu saja juga masih gagal. Ironis, negara
> yang dulu digdaya kini sepertinya terus nge-drift
> gak
> karuan.
> Bicara tentang pembinaan, Malaysia memang luar biasa
> dan salut gw dibuatnya. Tidak hanya ganda putra
> saja,
> namun tunggal putra sangat serius. Memang tunggal
> putri, ganda putri dan ganda campuran belum nongol,
> tapi di markas besar BAM sana, ujar Rexy, tim
> pelatih
> telah merumuskan sebuah metode yang mengkombinasikan
> antara skill, intelektual sampai teknologi guna
> mencapai prestasi. di Indonesia?waduh boro-boro pake
> kayak gitu, sistem aja gak karuan!.
> Pas gw nonton Singapura Series, maklum dekat ma
> sekarang gw tinggal (Batam), waduh ternyata sistem
> di
> Thailand setali tiga uang dengan malaysia, menyusul
> Jepang dan Vietnam. Hasilnya?sangat luar biasa, kini
> Thailand, negara yang kagak ada suaranya dalam dunia
> badminton 7-8 tahun lalu, kini dah ada atlet
> berprestasi dunia. Tidak hanya Bonsaak Poonsana dan
> ganda putra saja, namun di tunggal putri, ujar
> Bonsaak, sudah ada generasi yang bakal "tokcer"
> dalam
> 3-4 tahun mendatang. Gila kan!ternyata negara yang
> lagi kena krisis pemerintahan dan masih ribet dengan
> perang saudara, sudah begitu care-nya ngurus
> olahraga
> tepok bulu buat disejajarin ma tenis dan sepakbola,
> yang sudah lebih dulu mendunia. Indonesia?lagi-lagi
> kagak ada gebrakan. Mungkin ngejelkin bangsa sendiri
> adalah hal buruk, namun kalo itu kenyataannya mau
> diapain lagi, lha wong gak ada perubahan sama
> sekali.
____________________________________________________________________________________Get
the Yahoo! toolbar and be alerted to new email wherever you're surfing.
http://new.toolbar.yahoo.com/toolbar/features/mail/index.php