On 5/24/07, Yonas <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > qeqeqqe... > > Dan, > > Setelah Final UCL 2007 kemarin, Pippo Inzaghi bakal dikenal juga > sebagai pemain yang bisa bikin gol dengan lengan kirinya. > > halah. > > qeqeqeqee... > > jas kiding jas por lag > > DHUER ! > >
[rudy] Goal ke-2 Liverpool oleh kuyt menurut saya offside tuh... Ngomong2 dalam 2 partai final antara Milan vs Liverpool, tak sekalipun Liverpool mampu unggul dari Milan dalam pertandingan2 tersebut. Yang bisa mereka lakukan hanyalah mengejar ketertinggalan. Itu seharusnya sudah menunjukkan bahwa memang level Liverpool masih jauh di bawah Milan. Di final kemarin juga Ball Possesion Milan 53% dan Pool 47%(data dari Uefa.com). Di Final UCL 2005 : Milan unggul 1 - 0; 2 - 0; 3 - 0; 3 - 1; 3 - 2; 3 - 3 Di Final UCL 2007 : Milan unggul 1 - 0; 2 - 0; 2 - 1. Mengenai permainan Milan yang cenderung membiarkan Liverpool menyerang, itu adalah strategi Don Carlo untuk menghadapi Liverpool. Biarkan mereka menyerang, toh "grasah-grusuh" dan tidak menghasilkan apa-apa. Saya kira Don Carlo sudah mempertimbangkannya, menyerang Pool dan kemudian memberi kesempatan kepada mereka untuk melakukan serangan balik...lebih berbahaya dari sekedar membiarkan mereka menyerang. Karena terbukti serangan mereka masih bisa diantisipasi dengan baik oleh Milan...dan sekali lagi, ga bisa menghasilkan apa-apa. Tapi bisa dimaklumi karena dalam semusim ini memang tidak terbiasa bermain menyerang. Strategi berbeda ditunjukkan oleh Milan di semifinal, melawan MU...jelas bunuh diri kalau membiarkan mereka menyerang. Jadi Don Carlo, memilih untuk menyerang mereka hampir selama 90 menit(terutama di San Siro). Tapi, melawan Pool? biarkan saja mereka menyerang....toh ga berbahaya serangan mereka, terbukti ga ada hasilnya. AC Milan jauh lebih besar dari Liverpool. Puas? [/rudy] -- Cavaliere AC Milan atau tidak sama sekal! FORZA INDONESIA >> Tak pernah berhenti berharap Indonesia bisa tampil di Piala Dunia. [Non-text portions of this message have been removed]
