http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/0707/11/or/3677382.htm

Rabu, 11 Juli 2007


MIXED ZONE

Bendera Asisten Wasit Copot


Asisten wasit dalam pertandingan sepak bola selalu menggunakan bendera
untuk memberi isyarat kepada wasit. Lalu, apa jadinya jika bendera itu
terlepas dari gagangnya? Jelas menggelikan. Ini terjadi saat Indonesia
memukul Bahrain, 2-1. Pada menit ke-43, asisten wasit I, Toru Sagara
(Jepang), beberapa saat tidak sadar bahwa benderanya terlepas dari
gagang. Ia pun dengan cuek mengacung-acungkan gagang saat memberi
isyarat kepada wasit. Seorang petugas mencoba menawari bendera baru,
tetapi Sagara menolak. Rupanya ia telah menemukan benderanya yang
hilang. (SAM)

Penerjemah Osim Bercucuran Air Mata

Pelatih Jepang Ivica Osim marah besar setelah timnya ditahan Qatar,
1-1, pada laga perdana mereka di Grup B, Senin lalu. Sedemikian
marahnya, penerjemah pelatih asal Bosnia itu sampai mencucurkan air
matanya. Ia pun tak sanggup menerjemahkan seluruh ucapan Osim. Situasi
panas dan mengharukan ini diceritakan gelandang Shunsuke Nakamura
kepada wartawan. "Osim marah besar. Ia bilang, dia seorang profesional
dan mempertaruhkan hidupnya untuk itu. Kami diminta melakukan hal
serupa. Dia menyebut kami para amatir," tutur Nakamura. (REUTERS/SAM)

Pengurus PSSI Enggak Tahu Malu

Masih ingat kasus suap klub Medan Jaya yang salah satunya diduga
melibatkan mantan Ketua Komisi Disiplin PSSI Togar Manahan Nero? Kalau
ingat, tentu ingat juga Wakil Ketua Tim Pencari Fakta PSSI atas kasus
suap tersebut, Muhammad Zein. Status keduanya ibarat tersangka dan
penyidik. Namun, seiring menguapnya penyelesaian kasus suap itu,
menguap pula status itu. Penuh keakraban, keduanya terlihat berpelukan
seusai menyaksikan Indonesia vs Bahrain. Seorang suporter yang melihat
adegan tersebut berujar pendek. "Pengurus PSSI memang enggak tahu
malu," ujarnya sambil ngeloyor. (BIL)

Kirim email ke