----- Original Message ----- 

From: Qonita S 
To: [EMAIL PROTECTED] 
Sent: Thursday, July 12, 2007 3:39 PM
Subject: [iluni12] Kutipan Penyebab Listrik Mati di Senayan
L Teguh Pambudi wrote:
dear rekans,

berikut kutipan berita tentang fenomena lampu mati di stadion senayan
saat pertandingan sepak bola antara korea dan arab saudi berlangsung:

Jakarta-Saat berlangsung pertandingan antara Korea dan Arab Saudi di
Gelora Bung Karno sedang dalam posisi saling menyerang, tiba-tiba para
pemain dan penonton dikejutkan dengan matinya lampu stadion secara
mendadak. Peristiwa tersebut menyebabkan pertandingan terhenti dan
para pemain segera menuju ke official room diikuti oleh kru lainnya.

Reporter kami melakukan penyelidikan di lapangan dengan menanyakan
kepada Suratno yang bertugas sebagai kepala kontrol kelistrikan
stadion. Suratno menyatakan bahwa dia tidak tahu-menahu penyebab
kejadian itu secara pasti, hanya dia menduga tiba-tiba ada lonjakan
permintaan listrik melalui indikator panel di dalam ruang kerjanya.
Reporter kami tidak menyerah untuk mengusut kejadian ini dan kemudian
melakukan investigasi di area stadion, baik bagian dalam maupun luar.

Ternyata ditemukan banyak sekali 'colokan paralel' di area stadion dan
setelah dikonfirmasikan ke sebagian penonton secara acak, mereka
mengakui membawanya dari rumah supaya bisa men-charge battere
handphone-nya secara gratis dengan alasan tagihan listrik semakin
menggila. Setelah dihitung secara kasar, kira-kira sekitar 1249
'colokan' tersebar di area stadion.

Kemudian reporter kami menyewa jasa ojek untuk keliling di area luar
sekitar stadion dan menemukan banyak sekali perhelatan resepsi
pernikahan. Setelah dihitung-hitung sejumlah 537 resepsi pernikahan
berlangsung di area sekitar stadion, baik itu di gedung pertemuan atau
di perumahan. Padahal sudah menjadi rahasia umum, biasanya untuk acara
semacam itu dilakukan 'bablas hambatan listrik' untuk melancarkan
acara dengan sejumlah amplop ke pihak berkompeten.

Itulah mengapa listrik di Gelora Bung Karno mati mendadak.(ltpnews).

itu tadi kutipan singkat dari reporter gadungan dan kantor berita bohongan.
semoga bermanfaat. aseli bikinan busan. dijamin no repost.

wooi...jangan serius-serius dong bacanya hahahahahaha

L Teguh Pambudi


 



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke