Liga Djarum paruh kedua diawali beberapa aksi anarkhis. Ini adalah tusukan dari belakang yg sangat menyakitkan, mengingat kita baru saja sukses menggelar Piala Asia, dimana harapan semua insan Indonesia di seluruh nusantara sedang berbunga2 akan kebangkitan sepakbola Indonesia.
Memang ini masalah pelik, karena berhubungan juga dg faktor ideologi, ekonomi, dan sosial budaya suatu bangsa. Harapan terakhirnya mungkin hanya bertumpu pada PSSI, agar senantiasa tegas namun edukatif. Tunjukkan bahwa sikap anarkhis harus dibayar dengan harga yg amat sangat mahal. Piss.. (jayeng) [Non-text portions of this message have been removed]
