pertandinga yg disaksikan oleh McLaren, Erikson & Roman Abramovich jelas
membosankan bagi Chelsea fan tp bagi United fan justru sebaliknya krn sangat
menghibur,...one way traffic game demikian kata Steve Bower (mantan penyiar
MUTV yg hijrah ke Setanta musim ini)...untuk menggambarkan bagaimana United
mendominasi pertandingan
cukup kaget juga lita formasi 4-5-1, krn di jaman the Special One sgt jarang
dipakai ?
krn sedikit punya stok penyerang ?
cmon !!
mau cari aman ya ? siapa tau seri ?
jangan gitu dong....hehehe
A Cole vs Rooney....hampir aja Rooney kena merah neh, sabar ya Roo
Joe Cole kasar....sepertinya ini instruksi pelatih untuk menjegal pemain
United kalo udah mentok krn terbukti beberapa tekel berbahayanya
Sheva kasian sendiri di depan, kenapa gak dari awal duat ama Pizzaro ya ?
Essien & Makelele cukup frustrasi di debutnya Grant
bisa lebih skornya tuh kalo bukan Cech kipernya
ntar derby London hajar Arsenal ya, ngeri euy ama Arsenal (soale di double
musim lalu)
- Dein -
------------------------
Ari Muladi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Crabbb ... pertandingan yang buruk dan membosankan, sampai nonton pun
nggak perlu konsen2 amat sempetin bolak balik ke dapur buka kulkas ambil
kolak dan milih2 kudapan. Dari awal lihat line up pemainnya saja aku
sudah nyumpah-nyumpah dalam hati what the hell is this ... masak lawan
MU Ben Haim dipasang??? Jelas Alex lebih bagus dan kenapa pulak Fereirra
dipasang bukannya Beletti. Sepertinya Avram Grant manager pengganti
Mourinho ini lebih suka sedikit main politik daripada fokus pada tujuan
mencari kemenangan, bisa jadi Ben Haim dipilih karena sama-sama dari
satu tanah air dan Fereirra dari Portugal dipilih untuk meringankan hati
Mourinho yang mutung dan pundung meninggalkan Chelsea. Padahal Ben Haim
setelah beberapa kali main di Chelsea kelihatan sekali kalau ternyata
dia masih saudaraan dengan Paman Kikuk, cara ambil posisi sering salah,
tacklenya pun tidak natural dan luwes. Kawan kita ini hanya satu tingkat
lebih baik dari mantan pemain Chelsea musim lalu Khalid Boulahroz. Dan
kenapa bukan Beletti tapi Fereirra? Beletti bukan sekedar defender tapi
attacking defender, minggu malam kemarin Chelsea benar-benar butuh
Beletti tapi Avram memberi kita Fereirra. Apa mungkin sih alasannya
hanya karena ingin membuat semua pemain punya kesempatan bertanding?
Wasit ... lagi lagi wasit yang bikin pertandingan EPL banyak masalah
musim ini. Minggu malam wasit Mike Dean benar benar membuat pertandingan
tidak menarik dan merusak kekuatan Chelsea. Kartu merah terhadap Mikel
sangat tidak layak, Sir Alex Ferguson sendiri mengemukakan kartu merah
tersebut harsh ... keterlaluan. Kemudian 3 menit lebih dari waktu normal
untuk membolehkan tendangan sudut dan membiarkan beberapa kejadian
berikutnya sampai terjadinya goal. Padahal tambahan waktunya seharusnya
hanya 2 menit. Keputusan hadiah penaltinyapun bukan hal yang tepat, apa
karena Mike Dean aslinya dari The Wirral Liverpool ya? Huehehehe ...
Jaka Sembung baju putih ... nyambung nggak sih. :-)
Hanya Cech dan Ashley Cole yang bermain cemerlang malam itu, lainnya
dibawah standard. Bahkan Malouda lebih banyak sebagai pemain bertahan
daripada berusaha menyerang dan Avram Grant nampaknya tidak terganggu
dengan itu jangan jangan bagian strategi anehnya dia. Memasang sendirian
Sheva di depan juga bukan hal yang tepat. Tahulah semua fans karakter
Sheva yang mudah jatuh dan tidak kuat dalam berebut bola. Sheva pemain
oportunis yang butuh support pemain untuk memecah perhatian pemain
belakang dan pensuplai bola yang handal, semalam dia tidak mendapatkan
keduanya akhirnya jadilah dia cuma berlari lari kesana kemari saja
kerjanya.
Tanpa adanya pemain pilar di depan (Drogba), tengah (Lampard/Ballack),
dan belakang (Carvalho), formasi Mourinho Kamis dinihari lalu saat
melawan Rosenborg adalah yang terbaik. Team punya keseimbangan kekuatan
di setiap lini terutama dilini belakang. Mungkin takut dikira menjiplak
dan kurang inovatif sehingga Avram tidak mau memasang formasi terakhir
JM. Formasi 4 5 1 Avram Grant saat melawan MU formasi paling aman tapi
kurang agresif dengan hanya memasang satu pemain di depan. Tapi Avram
Grant tidak punya plan B saat pemain tinggal 10 orang, tidak terlihat
perubahan taktik walau pemain sudah berkurang seorang. Dulu biasanya
saat pemain kebingungan karena bermain menghadapi kebuntuan mereka
menengok ke bangku pelatih menunggu inspirasi dari Jose Mourinho. Cuma
malam itu mereka tidak menemukan harapannya ...
Awalnya semua membicarakan 'siapa Avram Grant?' akhirnya akan bertanya
'mengapa Avram Grant?'. Roman Abramovich memberi aplaus dan datang ke
ruang ganti saat pertandingan berakhir bukannya meninggalkan stadion
buru-buru seperti saat team Mourinho bertemu Aston Villa. Menandakan
kalau Abramovich tetap mendukung manager pengganti yang punya rekor
sekali bertanding sekali kalah ini. Sekarang Abramovich tidak punya
masalah dengan managernya, tetapi hasil pertandingan dan prestasi
sepertinya akan menjadi masalah selanjutnya.
Saat ini fans Chelsea harus menerima Avram Grant sebagai manager yang
manis di depan media dan menunggu pembuktian kemampuannya. AvramGrant
tentu akan lebih disukai fans lawan karena ketidak-mampuannya membuat
Chelsea bukan suatu ancaman besar lagi. Rasanya musim ini Chelsea sudah
tamat tanpa harapan. Kita tunggu saja sampai akhirnya Roman Abramovich
sadar akan kesalahan yang telah dibuatnya dan Avram Grant mundur memberi
jalan bagi manajer yang lebih kredibel dan lebih berpengalaman.
we always Keep The Blue Flag Flying High ...
Ari Chelski
------------------------------------------------------
SWEET SEVENTEEN BABY !!
---------------------------------
Luggage? GPS? Comic books?
Check out fitting gifts for grads at Yahoo! Search.
[Non-text portions of this message have been removed]