Sekilas info dari pantauan TV:
   
  1.      klub Arsenal de Sarandi (Argentina) akhirnya berhasil menjuarai Copa 
Nissan Sudamerica walaupun dalam Leg 2 (rabu malam) tumbang dari Club America 
(Mexico) 1-2. Leg 2 berlangsung di stadion milik Racing Club (Buenos Aires) 
yang mampu menampung sekitar 50 ribu penonton (stadion milik Arsenal hanya 
berkapasitas 20 ribu.
   
  Dalam Leg 1 minggu lalu, Arsenal menumbangkan tuanrumah Club America di 
Stadion Azteca 3-2. Dalam Leg 2 ini tuan rumah Arsenal justru tampil tertekan. 
America yang tumbang dikandang justru tampil lebih lepas dan banyak menekan. 
Sampai menit 80, America telah unggul 2-0, skor yang jika bertahan sampai 
peluit akhir akan menjadikan America juara. Sial, menit 81 America kebobolan 
dari hasil solo-run penyerang Arsenal (lupa namanya…hehehe), 1-2. Sampai peluit 
panjang berbunyi, skor tetap 1-2 dan Arsenal menjadi juara dengan skor global 
4-4 (Arsenal mencetak 3 gol dikandang America). 
   
  perayaan kemenangan Arsenal berlangsung meriah. dilapangan, sejumlah pemain 
Arsenal tampil cuma dengan kolor thok saat penyerahan piala. 
   
  2.      sekilas info lain, baru saja (kamis malam) selesai Leg 1 grand final 
musim kompetisi Apertura 2007/2008 liga Meksiko, antara UNAM (mexico city) vs 
Atlante (cancun). Leg 1 yg berlangsung di Stadion Olimpiade, di kompleks UNAM 
(Universitas Nasional Otonomi Meksiko, universitas negeri terbesar di meksiko), 
berakhir imbang 0-0. Leg 2 akan berlangsung di Cancun, hari minggu besok. 
Layaknya kebanyakan partai final para finalis seringkali tampil tidak lepas. 
Leg 1 ini juga berlangsung “adem ayem”, kurang greget. UNAM lebih tampil lebih 
dominan, punya sejumlah peluang, namun gagal menang (pake jargon Rafael Benitez 
“dominated the game” tapi gagal menang..hehehe…). 
   
  sedikit data dan fakta:
   
  -         liga meksiko tiap tahun dibagi 2, apertura (opening) dan clausura 
(closing), mirip dengan sistem negara amerika latin lain, dan diikuti 18 tim. 
Awal kompetisi dilaksanakan secara regular dimana tiap tim ketemu satu sama 
lain. 8 besar akan bertemu dalam tahap kedua yg disebut “liguilla (little 
league)” dengan sistem gugur dan home away (ranking 1 vs 8, 2 vs 7, 3 vs 6, 4 
vs 5), terus semifinal dan kemudian final.
   
  -         Diluar negara-negara eropa, liga meksiko termasuk yang memiliki 
dukungan finansial terbaik di dunia, bahkan untuk kawasan amerika latin mungkin 
yang terbaik kayaknya. Sumber dana utama datang dari hak siar TV. Untuk lokal, 
hak siar dipegang duopoly, Televisa (megang hak siar 12 tim) dan Azteca TV (6 
tim). Kompetisi liga meksiko juga disiarkan ke AS dan Amerika Latin oleh Fox 
Latin yang tentunya dengan hak siar yang besar. Sumber dana lain adalah puluhan 
perusahaan (multinasional dan nasional) yang bersedia menjadi sponsor. Kalo 
tim-tim di eropa paling banyak ada 2 logo sponsor di kostumnya, tim-tim di 
meksiko di kostum mereka bisa terpajang 5-6 logo sponsor. Penjualan tiket juga 
menjadi sumber dana (beberapa kali nonton langsung, gak ada tuh model masuk ke 
stadion tanpa bayar (bonek) atau dengan bayar ke penjaga pintu. Cuma sayang 
kompetisi yang lumayan bagus ini belum menghasilkan timnas dengan prestasi 
lumayan (kayak sebuah liga yang populer di eropa namun
 timnasnya ngusruk gak bisa ke euro 2008 …hehehehe..).  
   
  -         UNAM, dikenal juga sebagai Pumas, karena punya logo kepala Puma, 
adalah salah satu tim paling populer dan punya fan base diseluruh negeri. Modal 
utama pendukung adalah korps alumni, mahasiswa (mahasiswa aktif aja tiap tahun 
ada puluhan ribu), dosen, dan karyawan UNAM dan para keluarganya yang nyebar 
diseluruh Meksiko. Pendukung UNAM juga merupakan pionir kelompok pendukung 
sepakbola yang terorganisir baik. Sedikitnya ada 3 kelompok pendukung UNAM, 
yaitu Ultra, Plus dan Rebel. Rebel ini yang paling galak (mungkin banyak 
mahasiswa teknik dan poltek kali..hehehe..). Rebel ini yang terus ngikutin 
kemanapun UNAM main. Buat cuci mata, pendukung UNAM ini termasuk paling 
“seger-seger”…hehehe…dua kali nonton ke stadion UNAM, gue lihat banyak yang 
“layak dilihat”….yang kayak gini dalam bayangan gue mungkin adalah 
mahasiswi-mahasiswi Sastra atau Psikologi, atau mungkin Kedokteran Gigi…:) 
   
  -         UNAM pernah 5 kali juara liga, terakhir musim 2004 ketika back to 
back jadi juara apertura dan clausura dibawah pelatih Hugo Sanchez. Sebagai 
pemain, Hugo Sanchez juga pernah jadi juara bersama UNAM. Hugo sekarang jadi 
pelatih timnas Meksiko.
   
  -         Pemain lain jebolan UNAM yang lumayan dikenal adalah kiper Jorge 
Campos. Pemain asing yang lumayan top adalah Bora Milutinovic dari Yugoslavia. 
Saat jadi pemain di dekade 70-an, Bora pernah membawa UNAM juara liga. Dekade 
80-an Bora menjadi pelatih UNAM, dan akhirnya ditunjuk jadi pelatih timnas 
Meksiko pada Piala Dunia 86. pada saat Bora jadi pelatih timnas, timnas Meksiko 
penuh pemain dari UNAM (kayak Hugo, Jorge, dan Manuel Negrete, pencipta gol 
spektakuler vs Bulgaria di PD 86). Pelatih Real Madrid, Bernd Schuster, juga 
pernah main satu musim di UNAM).  
   
  - kalo Atlante....well, pernah dua kali juara liga. lewat kebaikan seorang 
kawan, gue pernah kenalan dengan pemilik Atlante, Antonio Garcia. lewat kawan 
itu juga, sore tadi sebenernya juga dapet tiket gratis nonton partai UNAM vs 
Atlante, cuma karena masih sedikit flu, terpaksa batal nonton. dulu antonio 
garcia pernah ke jakarta, karena ada pemain Atlante yang sempet dijual dan 
sebentar main di...Persija kalo gak salah. cuma gak lama, pemain itu dijual 
lagi ke Vietnam. Atlante berkandang di Cancun, tepatnya stadion quintana roo 
dengan kapasitas 20 ribuan. pemain paling dihandalkan adalah giancarlo 
maldonado, penyerang tengah timnas venezuela.  
   
  demikian sekilas info....
   
  -omar-    

       
---------------------------------
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! 
Answers

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke