On 12/7/07, dicha_4ever <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > MUNGKIN pertanyaan di atas hanya sebuah retorika dari kebiasaan di > penjuru dunia jika timnas-nya gagal di sebuah ajang bergengsi. Mungkin > hal itu bisa juga dilakukan (kembali) oleh Indonesia. Yah, paling > tidak bagaimana kalau kita memanggil Mourinho, eeee...siapa tahu dia > tertarik mengurus sepakbola di negara mantan jajahan negerinya?hehehehe... > Sebuah pelajaran tentu bisa diambil dari kiprah Kolev. Meski cukup > moncer menangani timnas saat Piala Asia, namun ternyata fundamental > sebuah timnas tetap saja belum tersentuh. Ini terbukti dengan > permainan timnas yang tiba-tiba kacau balau gak karuan saat pra piala > dunia melawan suriah padahal komposisi pemainnya nyaris sama. Ini > sebagai bukti jika tiba-tiba dibubarkan, lalu disatukan kembali belum > mampu langsung nyetel. Sebenarnya hal yang patut dicoba secara > mendalam adalah kemungkinan pelatih berasal dari Amerika Latin > sekalian. Sekalian gaya dari kaki ke kaki yang selama ini jadi patron > timnas bisa dikembangkan lebih lanjut. Kultur sepakbolanya juga tidak > terlalu berbeda, paling tidak untuk mengakali kekurangan di postur > bisa diimbangi dengan peningkatan kualitas skill individu. Nah ini > bisa digenjot dengan pelatih dari Latin. Gak percaya?coba aja........ > > > Nurfahmi Budi > Wangon, Banjarnegara, Jawa Tengah > [rudy] Gw pernah denger dalam sebuah wawancara Kolev ini suka banget Sepakbola Inggris, pantes aja dia ga bisa melatih dengan baik dan benar. Ga tahu bagaimana Sepakbola yang baik dan benar biar bisa berprestasi. Ganti aja dengan pelatih lokal, kalau perlu kita kirim pelatih lokal belajar ke Coverciano(Firenze) di Italia biar dapat sertifikat dari sana. Nich tempat sudah ga diragukan lagi kualitasnya. Menurut La Gazzetta pelatih2 Italia belajar/dapat licence melatih juga dari sini, alumninya? kalau cuma yang pernah Juara Liga Champions mah segudang, dari mulai Sacchi, Ancelotti, Capello, Trappattoni, sampai Marcello Lippi yang pernah Juara Dunia. Bahkan Sacchi ini dulunya bukan pemain professional, dia adalah seorang penjual sepatu. Ciao [/rudy]
-- Cavaliere AC Milan atau tidak sama sekal!
