Rusuh lagi rusuh lagi.. kapan sepakbola Indonesia ini
lepas dari kejadian yang satu ini ..
Kabar terakhir dan yang paling tidak mengenakkan
dilakukan Aremania di Stadion Kediri pada laga hari
pertama Babak 8 Besar Liga Indonesia. Memukul wasit,
membakar gawang, dan bikin rusuh. Ini tindakan yang
sudah sangat jauh dari sportifitas olahraga.
Disadari atau tidak, situasi ini akan sangat tidak
mengenakkan bagi citra sepakbola Indonesia yang sudah
tidak bagus di mata internasional.
Ada banyak catatan buruk terhadap sepakbola negeri
ini. Selain kasus perbedaan statuta PSSI dengan
induknya FIFA, serta Ketua Umum PSSI yang masih berada
dalam penjara karena terjerat kasus korupsi, Indonesia
juga terkenal lalai dalam administrasi. Terbukti untuk
pendaftaran klub ke AFC untuk Liga Champions Asia
(LCA) kita sering bermasalah. Setelah sebelumnya
terlambat mengirimkan data, dan keikutsertaan
Indonesia ditiadakan, kini kasus yang sama terulang.
Meski dengan alasan berbeda, tertundanya kompetisi,
tapi kita tetap terlambat mendaftarkan klub Indonesia.
Hasilnya, LCA kembali bergulir tanpa klub-klub asal
Indonesia.
Lalai administrasi juga terlihat dalam pengelolaan
tiket pertandingan di Stadion gelora bung karno.
Setiap kali animo masyarakat tinggi untuk menyaksikan
sepakbola nasional (Timnas), selalu terhadang buruknya
pengelolaan tiket. Kejadian itu muncul di Piala Asia,
dan berulang saat Indonesia akan melakoni laga
persahabatan.
Catatan buruk itu kini bertambah dengan rusuh
penonton. Saya khawatir, wasit asing bisa-bisa takut
bertugas di Indonesia, karena penonton bisa masuk ke
lapangan dan memukul wasit. Meski di sekitar stadion
ada banyak aparat keamanan.
Rusuh penonton sepakbola memang tidak terjadi hanya di
Indonesia. Sejumlah kompetisi elit dan terbaik dunia,
bahkan tidak luput dari aksi rusuh supporter. Tapi
kerusuhan yang terjadi di liga-liga elit, bukan karena
alasan pertandingan. Banyak kerusuhan terjadi karena
saling ejek di luar stadion. Sama sekali bukan karena
keputusan wasit atau karena timnya kalah. Ini yang
membedakannya dengan di Indonesia yang selalu rusuh
dengan alasan wasit tidak bagus dalam memimpin dan
timnya kalah.
Supporter di sejumlah liga dunia seperti Inggris,
Italia dan Spanyol justru cerdas dalam menyikapi
pertandingan. Mereka malah menghukum timnya dengan
mencemooh bila bermain buruk dan kalah. Tidak ada
banyak wasit yang mengalami aksi kekerasan dari
penonton.
Kalau pun ada aksi buruk dari supporter, maka pihak
keamanan sudah bisa mengeksekusinya. Bahkan bisa
memberlakukan larangan datang ke stadion sebagai
hukuman. Mestinya kita belajar dari catatan baik
mereka. Bukan dari aksi rusuhnya.
salam olahraga
____________________________________________________________________________________
Never miss a thing. Make Yahoo your home page.
http://www.yahoo.com/r/hs