Nadal gagal lagi. Sepertinya memang sudah menjadi garis tangan Nadal untuk selalu gagal di semua Grand Slam kecuali Perancis Terbuka. Kali ini sang penakluk adalah Tsonga. Who is Tsonga? Gue juga baru denger namanya.
Dari baca-baca di internet, Tsonga ada di peringkat 38 dunia, berkulit gelap keturunan Perancis dan Kongo. Sebelum maju ke final, dia ngalahin Andy Murray, Richard Gasquet, Mikhail Youzhny dan Nadal. Hebatnya, melawan semua unggulan itu, Tsonga cuma kehilangan dua set. Prestasi Tsonga lebih spektakuler dibanding Fernando Gonzales yang finalis tahun lalu. Sebelum maju ke final, Gonzales sudah dikenal publik karena tercatat di 10 besar dunia. Persamaan antara keduanya adalah sama-sama maju ke final setelah menyingkirkan Nadal dengan straight set. Karakter Tsonga mirip dengan Roddick yang bermodal servis voli keras. Jika Federer maju ke final, sepertinya Tsonga bukanlah lawan seimbang buat dia. Federer butuh lawan dengan karakter seperti Janko Tipsarevic, Djokovic, Nalbaldian, atau Nadal untuk membuat partai final jadi menarik. Mereka ini pemain-pemain yang mau berjuang mengejar bola kemanapun diarahkan Federer.
