LIVERPOOL punya dendam kesumat terhadap Inter Milan. Dari juara Eropa dua
kali itulah mereka merasakan salah satu peristiwa terpahit sepanjang sejarah
klub Merseyside tersebut berdiri.
Peristiwa itu terjadi menjelang leg kedua semifinal Piala Champions di
Giuseppe Meazza, 12 Mei 1965. Pada pertemuan pertama sepekan sebelumnya,
Liverpool unggul 3-1. Sejak baru menginjakkan kaki di Milan, The Reds-julukan
Liverpool- sudah sadar bahwa mereka akan dicurangi. Inter memilihkan hotel
dekat gereja untuk penginapan Liverpool. Alhasil, pasukan Bill Shankly tidak
bisa beristirahat dengan tenang karena terganggu suara lonceng gereja. Kemudian
datang hari pertandingan. Inter unggul cepat lewat tendangan bebas Mario Corso.
Liverpool protes karena mereka belum membentuk pagar betis. Tapi, wasit
Jose Maria Ortiz de Mendibil menganggap gol itu sah. Begitu juga dengan gol
kedua Inter lewat Joaquin Peiro. Kiper Liverpool Tommy Lawrence sebenarnya
sudah memegang bola. Tapi, Peiro menendangnya untuk membawa timnya unggul. De
Mendibil kembali bergeming dengan protes Ian Callaghan dkk.
Wasit asal Spanyol itu terus menunjukkan keberpihakannya terhadap Inter
kala menganulir gol sah Ian St John. I Nerazzurri -julukan Inter- akhirnya
menang 3-0 untuk unggul agregat dan melaju ke final. "Wasit itu tak pernah
bertugas lagi. Rumor menyebut, dia pensiun di rumah mewah pinggir pantai
Spanyol, dibeli dari uang sogokan yang diterima dari Inter. Sejak saat itulah
saya membenci sepak bola Italia dan tak tahan dengan Inter," tutur salah satu
gelandang Liverpool yang bermain, Tommy Smith, seperti dilansir Telegraph.
(harley ikhsan) (www.seputar-indonseia.com)
Dan pada tahun 2008 mereka sukses mengalahkan Inter dengan
keadilan.............
Thanks LIVERPOOL "You'll Never Walk Alone"
From Juventini Indonesia
Disclaimer: Although this message has been checked for all known viruses
using Trend Micro InterScan Messaging Security Suite, Bukopin
accept no liability for any loss or damage arising
from the use of this E-Mail or attachments.
[Non-text portions of this message have been removed]