[rudy]
Bangsai yang nulis, pasti penggemar Arsenal atau Liga Inggris nich.
Performa Milan musim ini memang lagi ga bagus, tapi bukan berarti Milan
turun kasta menjadi kalah kelas dari Arsenal. Di Eropa Milan adalah tim
kelas 1 dengan 7 gelar Liga Champions, 2 Piala Winners, dan 5 Piala Super
Eropa. Arsenal?
Ciao
[/rudy]

Rabu, 05/03/2008 07:37 WIB
Milan Kalah Kelas dari Arsenal
Doni Wahyudi - detikSport


AFP
Milan - Setelah dalam lima musim terakhir selalu lolos ke perempatfinal,
langkah AC Milan musim ini terhenti di tangan Arsenal. Kali ini Rossoneri
memang bertemu dengan lawan dengan kelas yang lebih baik.

Demikian pengakuan Carlo Ancelotti usai menelan 0-2 atas Arsenal dalam laga
leg II babak 16 besar Liga Champions di San Siro, Rabu (5/3/3008). Carletto
yang musim lalu mengantar Milan meraih tropi Liga Champions ketujuhnya malah
menyebut tanda-tanda kekalahan pasukannya sudah tampak di leg pertama lalu.

Saat itu mungkin banyak yang mengunggulkan Milan karena bisa pulang membawa
hasil 0-0 yang membuat peluang mereka untuk lolos jadi lebih besar. Padahal
dalam laga di Emirates Stadium tersebut keunggulan pasukan muda The Gunners
atas rombongan renta Rossoneri sudah terlihat jelas.

"Saya pikir sepanjang 180 menit mereka (Arsenal) mampu tampil sesuai dengan
permainan mereka sendiri dan Milan tak mampu menghadapi itu dengan
konsisten. Pujian untuk Arsenal, yang mampu menguasai lapangan dan terus
menekan kami," ungkap Ancelotti di Channel4.

Hasil tanpa gol di leg pertama lalu bisa dibilang datang ke Milan dengan
bantuan Dewi Fortuna karena Arsenal tampil sangat dominan dan punya banyak
peluang. Sayangnya kondisi tersebut tak mampu diantisipasi Paolo Maldini cs
di leg kedua, yang meski bermain di kandang sendiri namun kembali didikte
lawannya.

"Tak ada penyesalan. Saya pikir kami memang tak mampu berbuat apa-apa lagi
malam ini, Arsenal menguasai lapangan tengah yang membuat kami kesulitan
mengembangkan permainan. Setiap pemain telah melakukan pekerjaan dengan baik
untuk saat ini," lanjut pelatih yang sudah menyumbang delapan gelar buat
Milan sejak kedatangannya tahun 2001 lalu itu.

Meski tampil dengan pemain-pemain terbaiknya -- kecuali Clarence Seedorf
yang masih cedera -- Milan tetap tak mampu mengimbangi Arsenal. Di lini
tengah, Kaka dan Andrea Pirlo yang menjadi nyawa tuan rumah tak kuasa
mengimbangi dominasi lima gelandang Arsenal, sementara Pato yang berkilau di
Seri A jelas mati kutu saat tak dapat suplai dari para midfielder.

Seperti yang sempat dikeluhkan sebelumnya, Carletto berdalih kalau kondisi
fisik pemainnya, akibat jadwal yang padat, membuat permainan Milan jadi tak
maksimal. Karena mengejar ketertinggalan akibat keikutsertaan di Kejuaraan
Dunia Antarklub, Desember lalu, Diavolo Rosso bertanding 15 kali sejak tahun
baru atau jika dikira-kira merumput setiap 3,4 hari sekali.

"Sulit untuk mengakuinya. Arsenal sangat kuat, muda dan antusias. Jika Milan
dalam kondisi 100% mungkin akan mampu menandingi, dalm dalam kondisi seperti
sekarang sulit untuk bisa melakukan lebih baik lagi," pungkas Ancelotti yang
posisinya sudah dijamin aman oleh Silvio Berlusconi. (din/a2s)

-- 
Cavaliere
AC Milan atau tidak sama sekal!


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke