Kamis, 13 Mar 2008, Karena Lawan Keder Duluan
Mengapa LIVERPOOL, Manchester United, dan Arsenal bisa demikian berjaya di Inggris? Sebab, para pemain mereka hebat-hebat? Mungkin! Pasalnya, mereka memiliki pelatih jempolan yang pintar meramu taktik? Bisa jadi! Tapi, ada satu faktor lain yang sama sekali tak boleh dikesampingkan: ketiga klub itu memiliki kostum kebesaran berwarna merah! Anda boleh tak percaya. Tapi, itulah hasil riset yang dilakukan tim gabungan dari Universitas Plymouth dan Durham. Seperti dilansir Daily Mail kemarin (12/3), penelitian tersebut mengambil objek 68 tim top Liga Inggris di periode 1946-2003. "Berdasar penelitian kami, selama periode 1946-2003, tim yang memiliki kostum kandang berwarna merah memenangkan pertandingan lebih banyak daripada tim dengan kostum kandang warna lainnya. Dugaan kami, itu terjadi karena merah membuat lawan tertekan secara psikologis. Di luar itu, warna merah juga membuat seorang pemain lebih mudah mengenali teman setimnya. Muaranya, kerja sama tim bisa terjalin lebih baik," ujar rilis resmi tim peneliti seperti dikutip Daily Mail. Sayang, Daily Mail tak menyebutkan secara detail berapa persentase kemenangan tim-tim merah daripada tim-tim dengan kostum warna lain. Yang pasti, tim-tim merah memang bergantian mendominasi Liga Inggris. Di periode 1960-an, misalnya, United berjaya di bawah kendali Matt Busby. The Red Devils -julukan Manchester United-menjuarai Liga Inggris dua kali dan sekali merebut mahkota Piala Champions (sekarang Liga Champions, Red). Bahkan, kalau saja tak mengalami kecelakaan pesawat di Munich yang menewaskan 18 pemainnya, gelar yang dikoleksi United bakal lebih berjibun. Memasuki 1970-an, ada Liverpool dan Nottingham Forest. Keduanya berkostum merah. The Reds Liverpool melanjutkan dominasinya pada 1980-an. United kemudian mengambil alih "kekuasaan" The Reds pada dekade 1990-an dengan perlawanan ketat dari Arsenal. Nah, di milenium yang baru ini, United dan Arsenal tetap berkuasa meski juga muncul The Blues Chelsea. Kemunculan The Blues tersebut pun bukan sesuatu yang mengejutkan. Sebab, berdasar penelitian itu, di belakang tim-tim merah, posisi kedua dihuni tim-tim dengan kostum biru atau putih. Selain Chelsea, ada Everton (biru) dan Leeds United (putih). Mereka dikenang sebagai kekuatan besar di era 1980-an dan 1970-an. Ada kostum bawa rezeki, ada pula kostum yang bikin buntung. Yang masuk kategori terakhir itu adalah kostum kuning dan oranye. Tapi, bukankah Timnas Brazil yang lima kali juara dunia tersebut juga berkostum kuning? Ah, mereka kan tidak tampil di Liga Inggris! (ttg)
